Cabuli Anak Dibawah Umur, Warga Wayamiga Dilaporkan ke Polsek Batim

0
762

i-malut.com, LABUHA — Ibrahim, salah seorang warga Desa Wayamiga Kecamatan Bacan Timur Kabupaten Halmahera Selatan nekat mencabuli anak dibawah umur yang masih tercatat sebagai siswa kelas 3 pada SDN Negeri Tabalema kecamatan Mandioli Selatan.

Dalam laporannya, korban Bunga (13) bukan nama sebenarnya menceritakan kejadian yang dialaminya kepada penyidik KaUnit PPA Reskrim Polsek Bacan timur Briptu Afriyani F Nurdin dan, Bripka Tri Astuti. Dalam keterangannya, korban di iming-imingi uang 20 ribu oleh pelaku kemudian pelaku membawa korban di kebun yang tak jauh dari rumah tinggalnya di Desa wayamiga kecamatan Bacan timur.

Dikatakannya, saat tiba di kebun, sekitar pukul 9.00 Wii, pelaku lalu membuka celana dan baju korban, dan langsung naik diatas perut korban kemudian melakukan aksi bejatnya dengan cara menghisap pantat, buah dada, serta areal sensitif korban, dan pelaku ‘Bataria sadap”. Setelah itu korban diajak pelaku untuk pulang ke rumah, setibanya di rumah, pelaku atas nama Ibrahim menjanjikan kepada korban akan memberikan uang senilai 20 ribu rupiah, sehingga korbanpun tidak pulang karena belum mendapatkan uang 20 ribu. pelaku juga meminta kepada korban untuk tidak menceritakan perbuatan bejatnya kepada keluarga korban.

Sebelum korban menceritakan perbuatan pelaku, pelaku kembali membawa korban ditempat yang sama yakni dikebun milik warga, sekitar pukul 15.00 dan kemudian kembali melakukan tindakan pencabulan yang sama terhadap korban. Setelah itu korban diajak pulang oleh pelaku dan setibanya di rumah, pelaku mengambil uang 20 rupiah dan memberikan kepada korban.

Setelah pulang ke rumah yang tidak jauh dari rumah pelaku, korbanpun menceritakan perbuatan pelaku kepada Tantenya bernama Na. Tantenya langsung marah dan menghubungi kakaknya bernama Ruslan untuk melaporkan kasus pencabulan ini ke Polsek Bacan timur kabupaten Halmahera Selatan.

Ruslan saat mendengar informasi dari adiknya, kalau ponakannya yang masih duduk di bangku kelas 3 SD itu dicabuli, Ruslan pun langsung mendampingi ponakannya yang juga korban, melaporkan kasus tindak pidana pencabulan anak dibawah umur yang terjadi pada hari Jumat (19/10/2018) itu ke Polsek Bacan timur pukul 9.00 Wit dengan Nomor Laporan Polisi Nomor STPL/16/ /2018/Polsek Bacan Timur. Laporan tersebut diterima langsung oleh anggota Polsek Bacan timur Hayatu Kasim.

Menurut Hayatu, kasus ini akan diproses sesuai hukum yang berlaku, dan hingga sekarang pelaku belum bisa diamankan karena pada saat petugas kepolisian Polsek Bacan timur turun ke rumah pelaku, polisi hanya menemui istrinya dan istrinya memberitahukan kalau pelaku sudah melarikan diri ke Ambon melalui kapal Babang Ternate dan melanjutkan perjalanan lagi dengan menggunakan kapal Dorolonda Ternate-Ambon.

Red/Rep : (Bur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here