Pengaruh Miras, Sekcam Lede Setubuhi Anak Tiri di Rumah Miliknya

i-malut.com, LEDE — Dipengruhi Minuman Keras (Miras) jenis cap tikus, Sekertaris Kecamatan (Sekcam), Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu, Alimudin T (56) nekat setubuhi anak tirinya berinisial F (14) yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama.

Sikap tak terpuji itu berawal ketika Alimudin (pelaku) pulang kerumahnya setelah mengkonsumsi minuman keras jenis Sopi (Captikus) diluar bersama temannya, Pelaku lalu masuk ke gudang hendak memperbaiki mesin. Setelah beberapa saat kemudian, pelaku memanggil anak tirinya F (14) kedalam gudang dengan niat membantunya, namun, pelaku langsung menutup pintu dan langsung melakukan aksi bejatnya terhadap F.

“Seorang bapak itu melindungi anaknya bukan menghancurkan masa depan anaknya sendiri, contoh yang tidak pantas, kami mengetahui setelah pelaku membongkar semuanya di depan rumah,” kata Halim Keluarga Korban saat di konfirmasi via handphone, Selasa (23/10/2018).

Lanjut dia, pelaku menyetubuhi anak tirinya tersebut. Setelah itu pelaku langsung keluar dan duduk di ruang tamu dengan sikap seakan-akan tidak terjadi apa-apa.

Beberapa saat kemudian, kata Halim,Istrinya berinisial WS (40) warga Desa Langganu, datang dengan tujuan untuk menegur pelaku dalam kondisi mabuk, serta mengusir pelaku keluar dari rumah. Sebelum keluar dari rumah, pelaku dengan lantangnya berteriak,

“tak mengapalah usir saya dari rumah, akan tetapi saya sudah setubuhi/perkosa anakmu,”

Setelah mendengar apa yang diucapakan pelaku, WS langsung memberitahukan ke seluruh keluarga, dan pelaku dilaporkan ke Pos Satgas 731/KBR Pos Lede, kemudian anggota Pospol Lede, Bripka Aco dan Bripka Amin mengamankan pelaku.

“Setelah itu pada Pukul 16.00 WIT pelaku diantar menuju ke Polsek Bobong dengan menggunakan longboad, untuk di proses sesuai dengan hukum yang berlaku. ” jelasnya

Halim menambahkan, kejadian tersebut itu benar dan pelaku langsung diamankan oleh anggota polisi dan sudah di serahkan ke Polsek Taliabu Barat di kota Bobong, dan meminta agar pelakunya di proses sesuai dengan perbuatannya.

“Saya selaku keluarga korban meminta agar pelaku di proses sesuai dengan hukum yang setimpal dengan perbuatannya.” jelasnya.

Red/Rep : (Sdn)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Satu Karyawan PT IWIP Meninggal Dunia, SPSI Bakal...

Sofifi -- Satu karyawan yang merupakan korban pada insiden ledakan tungku Smelter A PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, dinyatakan telah menghembuskan napas...

Kadis Tersangka, simak Komentar mereka Eks. Kadisdik Sula

Sanana -- Permasalahan Hukum yang tengah dihadapi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kepulauan Sula (Kepsul), Rifai Haitami, mendapat komentar beragam dari ASN Senior yang pernah juga menjabat sebagai Kadisdik Kepsul. Rifai...

Berkas Perkara menuju P21, Pelapor berharap Kadisdik Sula...

Sanana -- Berkas Kasus dugaan Pengancaman lewat media Elektronik yang dilaporkan oleh Saudara La Onyong Ode Ali alias Nyong alias Ongen dengan Terlapor Saudara Rifai Haitami alias Kafu, Oknum...

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Pengaruh Miras, Sekcam Lede Setubuhi Anak Tiri di Rumah Miliknya

i-malut.com, LEDE — Dipengruhi Minuman Keras (Miras) jenis cap tikus, Sekertaris Kecamatan (Sekcam), Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu, Alimudin T (56) nekat setubuhi anak tirinya berinisial F (14) yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama.

Sikap tak terpuji itu berawal ketika Alimudin (pelaku) pulang kerumahnya setelah mengkonsumsi minuman keras jenis Sopi (Captikus) diluar bersama temannya, Pelaku lalu masuk ke gudang hendak memperbaiki mesin. Setelah beberapa saat kemudian, pelaku memanggil anak tirinya F (14) kedalam gudang dengan niat membantunya, namun, pelaku langsung menutup pintu dan langsung melakukan aksi bejatnya terhadap F.

“Seorang bapak itu melindungi anaknya bukan menghancurkan masa depan anaknya sendiri, contoh yang tidak pantas, kami mengetahui setelah pelaku membongkar semuanya di depan rumah,” kata Halim Keluarga Korban saat di konfirmasi via handphone, Selasa (23/10/2018).

Lanjut dia, pelaku menyetubuhi anak tirinya tersebut. Setelah itu pelaku langsung keluar dan duduk di ruang tamu dengan sikap seakan-akan tidak terjadi apa-apa.

Beberapa saat kemudian, kata Halim,Istrinya berinisial WS (40) warga Desa Langganu, datang dengan tujuan untuk menegur pelaku dalam kondisi mabuk, serta mengusir pelaku keluar dari rumah. Sebelum keluar dari rumah, pelaku dengan lantangnya berteriak,

“tak mengapalah usir saya dari rumah, akan tetapi saya sudah setubuhi/perkosa anakmu,”

Setelah mendengar apa yang diucapakan pelaku, WS langsung memberitahukan ke seluruh keluarga, dan pelaku dilaporkan ke Pos Satgas 731/KBR Pos Lede, kemudian anggota Pospol Lede, Bripka Aco dan Bripka Amin mengamankan pelaku.

“Setelah itu pada Pukul 16.00 WIT pelaku diantar menuju ke Polsek Bobong dengan menggunakan longboad, untuk di proses sesuai dengan hukum yang berlaku. ” jelasnya

Halim menambahkan, kejadian tersebut itu benar dan pelaku langsung diamankan oleh anggota polisi dan sudah di serahkan ke Polsek Taliabu Barat di kota Bobong, dan meminta agar pelakunya di proses sesuai dengan perbuatannya.

“Saya selaku keluarga korban meminta agar pelaku di proses sesuai dengan hukum yang setimpal dengan perbuatannya.” jelasnya.

Red/Rep : (Sdn)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER