Setelah Evaluasi Kinerja, Pemkab Morotai Berikan Punishment

i-malut.com, MOROTAI — Pemerintah  Daerah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, setelah melakukan evaluasi kinerja sejumlah pejabat Sekretariat Daerah, Kepala Dinas dan kepala desa, yang masuk dalam team “Satgas Morotai Menyala” kembali menemukan kelalaian sehingga diberikan hukuman (punishment) kepada mereka, sesuai dengan surat yang di tandatangani Sekertaris Daerah (Sekda) Pulau Morotai, Drs. M Maaruf Kharie, MSi, bernomor: 002.1/904/Setda/X/2018, perihal: Punishment, tertanggal Senin 22/10/2018.

Soal kebenaran surat Punishment itu, media ini mengkonfirmasi Sekda Pulau Morotai, melalui WhatApp dan dibenarkan adanya surat tersebut.

“Betul, Mereka yang sudah di SK kan sebagai Satgas Morotai Menyala.” ungkap Sekda, saat di konfirmasi, Rabu (24/10/2018)

Lanjutnya, Mereka yang diberikan Punishment tergabung dalam satgas “Morotai menyala” adalah Asisten I Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik, kepala Dinas Lingkungan Hudup, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, kepala Bappeda-Litbang, kepala BPKAD, kepala dinas PMD, kepala Dinas Perhubungan, kepala Dinas Pariwisata, kepala Dinas PUPR, kepala Dinas Nakertrans, kepala Bagian Perbatasan Setda, kepala bagian hukum dan HAM Setda, Camat Sorotai selatan barat dan kepala Desa Tiley.

Dikatakan, dalam surat itu disampaikan kepada mereka (nama nama yang disebut diatas) bahwa berdasarkan hasil evaluasi kinerja mereka terutama yang berkaitan dengan masalah jaringan listrik yang ada di dusun kasturian, desa tiley, hingga saat ini belum tersambung.

“Sehubungan dengan itu dimintakan kepada mereka agar segera melakukan langkah-langkah untuk menangani masalah tersebut, ” pintanya

Sebagai akibat, yang ditegaskan dalam surat itu, karena kerja satgas “Morotai Menyala” yang belum maksimal, maka mereka diberikan Punishment sampai jaringan PLN yang ada di dusun Kasturian, Desa Tiley tersambung dan dapat dinikmati masyarakat di dusun tersebut.

Sementara Asisten I Bidang Hukum dan Pemerintahan, Muchlis Baay, MSi, saat dikonfirmasi soal mendapat Punishment, Ia tidak menjawab dan memilih diam.

Red/Rep : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Setelah Evaluasi Kinerja, Pemkab Morotai Berikan Punishment

i-malut.com, MOROTAI — Pemerintah  Daerah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, setelah melakukan evaluasi kinerja sejumlah pejabat Sekretariat Daerah, Kepala Dinas dan kepala desa, yang masuk dalam team “Satgas Morotai Menyala” kembali menemukan kelalaian sehingga diberikan hukuman (punishment) kepada mereka, sesuai dengan surat yang di tandatangani Sekertaris Daerah (Sekda) Pulau Morotai, Drs. M Maaruf Kharie, MSi, bernomor: 002.1/904/Setda/X/2018, perihal: Punishment, tertanggal Senin 22/10/2018.

Soal kebenaran surat Punishment itu, media ini mengkonfirmasi Sekda Pulau Morotai, melalui WhatApp dan dibenarkan adanya surat tersebut.

“Betul, Mereka yang sudah di SK kan sebagai Satgas Morotai Menyala.” ungkap Sekda, saat di konfirmasi, Rabu (24/10/2018)

Lanjutnya, Mereka yang diberikan Punishment tergabung dalam satgas “Morotai menyala” adalah Asisten I Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik, kepala Dinas Lingkungan Hudup, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, kepala Bappeda-Litbang, kepala BPKAD, kepala dinas PMD, kepala Dinas Perhubungan, kepala Dinas Pariwisata, kepala Dinas PUPR, kepala Dinas Nakertrans, kepala Bagian Perbatasan Setda, kepala bagian hukum dan HAM Setda, Camat Sorotai selatan barat dan kepala Desa Tiley.

Dikatakan, dalam surat itu disampaikan kepada mereka (nama nama yang disebut diatas) bahwa berdasarkan hasil evaluasi kinerja mereka terutama yang berkaitan dengan masalah jaringan listrik yang ada di dusun kasturian, desa tiley, hingga saat ini belum tersambung.

“Sehubungan dengan itu dimintakan kepada mereka agar segera melakukan langkah-langkah untuk menangani masalah tersebut, ” pintanya

Sebagai akibat, yang ditegaskan dalam surat itu, karena kerja satgas “Morotai Menyala” yang belum maksimal, maka mereka diberikan Punishment sampai jaringan PLN yang ada di dusun Kasturian, Desa Tiley tersambung dan dapat dinikmati masyarakat di dusun tersebut.

Sementara Asisten I Bidang Hukum dan Pemerintahan, Muchlis Baay, MSi, saat dikonfirmasi soal mendapat Punishment, Ia tidak menjawab dan memilih diam.

Red/Rep : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER