Peserta Seleksi SKD CPNS 2018 Diharpkan Hadir Sebelum Sesi Ujian

i-malut.com, Jakarta — Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan, mengimbau beberapa hal bagi peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 yang sudah dipastikan melanjutkan ke tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

“Tolong hadir di tempat lokasi maksimal satu jam sebelum sesi ujian Anda. Ujian sendiri kira-kira ada lima sesi dalam sehari yaitu mulai pukul 08.00 hingga 9.30, kemudian sesi II pukul 10.00-11.30, lalu mulai pukul 12.00-13.30, 14.00-15.30, kemudian sesi empat 16.00- 17.30 dan sesi terakhir kalau masih ada mulai dari 18.00-19.30,” jelas Ridwan dalam konferensi pers di Kantor BKN, Jakarta, Rabu (24/10).

Ridwan menjelaskan peserta yang datang di tempat ujian tidak langsung duduk untuk mengikuti SKD CPNS 2018. Mereka akan diverifikasi identitasnya dulu kemudian diberi penjelas mengenai cara mengerjakan soal berbasis komputer tersebut.

“Yang harus dibawa saat tes adalah KTP dan Kartu Tanda Peserta SKD yang dicetak berwarna karena biasa di sana ada scan laser barcode ya,” katanya.

Selain itu, peserta juga diimbau berada di kota atau di sekitar lokasi tes sehari sebelumnya. Hal itu untuk menghindari keterlambatan tes lantaran hingga kini jadwal SKD CPNS 2018, tempat, dan sesi peserta yang belum jelas.

Ketidakjelasan jadwal dua hari menjelang jadwal tes itu akibat masih ada 146 instansi yang belum menyelesaikan proses verifikasi berkas pelamar. Artinya, jumlah pelamar masih bisa bertambah, sesi dan tempat ujian pun masih bisa berubah.

Oleh karena itu, sambung Ridwan, peserta seleksi CPNS diminta untuk rajin memeriksa media sosial atau portal informasi instansi atau lembaga yang dituju.

“Kesulitannya adalah kita saat ini berpacu dengan waktu. Ada kekhawatiran yang mendalam mengenai ini kapan tesnya. Kalau di luar pulau pesawat gimana, kalau di luar kota menginap di mana, takutnya nanti tidak berada di kota tersebut dan kebagian sesi pertama kan repot,” kata dia.

Namun, Ridwan mengatakan akan memberikan jadwal pasti terhadap peserta yang sudah dinyatakan sebagai peserta tes SKD lebih dahulu. Bagi yang hingga besok belum mendapatkan pengumuman lolos seleksi administrasi, maka akan mendapat jadwal tes SKD di tengah atau akhir periode ujian.

Ridwan sendiri tidak menjelaskan lebih rinci dasar penentuan tempat lokasi maupun sesi. Hal ini kata dia, ditentukan instansi-instansi yang dilamar.

Sementara itu, jadwal SKD CPNS 2018 dimulai pada 26 Oktober hingga 17 November 2018. Seleksi akan dilakukan berbasis komputer (SKD) di 269 titik lokasi tes, baik dari fasilitas BKN dan bantuan fasilitas Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang disediakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

sumber: garudaonline.co

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Peserta Seleksi SKD CPNS 2018 Diharpkan Hadir Sebelum Sesi Ujian

i-malut.com, Jakarta — Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan, mengimbau beberapa hal bagi peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 yang sudah dipastikan melanjutkan ke tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

“Tolong hadir di tempat lokasi maksimal satu jam sebelum sesi ujian Anda. Ujian sendiri kira-kira ada lima sesi dalam sehari yaitu mulai pukul 08.00 hingga 9.30, kemudian sesi II pukul 10.00-11.30, lalu mulai pukul 12.00-13.30, 14.00-15.30, kemudian sesi empat 16.00- 17.30 dan sesi terakhir kalau masih ada mulai dari 18.00-19.30,” jelas Ridwan dalam konferensi pers di Kantor BKN, Jakarta, Rabu (24/10).

Ridwan menjelaskan peserta yang datang di tempat ujian tidak langsung duduk untuk mengikuti SKD CPNS 2018. Mereka akan diverifikasi identitasnya dulu kemudian diberi penjelas mengenai cara mengerjakan soal berbasis komputer tersebut.

“Yang harus dibawa saat tes adalah KTP dan Kartu Tanda Peserta SKD yang dicetak berwarna karena biasa di sana ada scan laser barcode ya,” katanya.

Selain itu, peserta juga diimbau berada di kota atau di sekitar lokasi tes sehari sebelumnya. Hal itu untuk menghindari keterlambatan tes lantaran hingga kini jadwal SKD CPNS 2018, tempat, dan sesi peserta yang belum jelas.

Ketidakjelasan jadwal dua hari menjelang jadwal tes itu akibat masih ada 146 instansi yang belum menyelesaikan proses verifikasi berkas pelamar. Artinya, jumlah pelamar masih bisa bertambah, sesi dan tempat ujian pun masih bisa berubah.

Oleh karena itu, sambung Ridwan, peserta seleksi CPNS diminta untuk rajin memeriksa media sosial atau portal informasi instansi atau lembaga yang dituju.

“Kesulitannya adalah kita saat ini berpacu dengan waktu. Ada kekhawatiran yang mendalam mengenai ini kapan tesnya. Kalau di luar pulau pesawat gimana, kalau di luar kota menginap di mana, takutnya nanti tidak berada di kota tersebut dan kebagian sesi pertama kan repot,” kata dia.

Namun, Ridwan mengatakan akan memberikan jadwal pasti terhadap peserta yang sudah dinyatakan sebagai peserta tes SKD lebih dahulu. Bagi yang hingga besok belum mendapatkan pengumuman lolos seleksi administrasi, maka akan mendapat jadwal tes SKD di tengah atau akhir periode ujian.

Ridwan sendiri tidak menjelaskan lebih rinci dasar penentuan tempat lokasi maupun sesi. Hal ini kata dia, ditentukan instansi-instansi yang dilamar.

Sementara itu, jadwal SKD CPNS 2018 dimulai pada 26 Oktober hingga 17 November 2018. Seleksi akan dilakukan berbasis komputer (SKD) di 269 titik lokasi tes, baik dari fasilitas BKN dan bantuan fasilitas Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang disediakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

sumber: garudaonline.co

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER