Wabup Morotai Ikut Kegiatan CSS XVIII Di Kota Jambi

i-malut.com, JAMBI — Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi gelar Kegitan City Sanitation Summit (CSS) yang ke XVIII tahun 2018 di Hotel BW Luxury, jalan soekarno hatta, nomor 40 jambi selatan, Kota Jambi.

Terlaksananya kegiatan ini berdasarkan surat keputusan ketua umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI), Nomor 001/ketum/AKOPSI/2017, tertanggal 13 Desember 2017 tentang penetapan tuan rumah bagi pelaksanaan City Sanitation Summit (CSS) ke XVIII, ditetapkan Kota Jambi sebagai tuan rumah pada tahun 2018. sebagaimana isi surat undangan yang ditandatangani Walikota Jambi, DR. H. Syarif Fasha, ME, tertanggal 5 oktober 2018.

Wakil Bupati Kabupaten Pulau Morotai, Asrun Padoma, MSi, adalah salah satu peserta yang menghadiri undangan tersebut, mewakili Pemkab Pulau Morotai, sebagai anggota AKKOPSI.

“Kehadiran saya mewakili Pemkab Pulau Morotai, sesuai undangan Pemkot Jambi, nomor 005/1410/DLH/X/2018, selaku tuan rumah kegiatan CSS XVIII AKKOPSI tahun 2018,” ungkap Wabup saat dikonfirmasi, via handphone, Kamis (25/10/2018).

Suasana foto bersama anggota AKKOPSI se Indonesia

Lanjutnya, kegiatan dibuka oleh Dirjen Cipta Karya Kementrian PUPR Dr. Ir. Donis Hidayat Sumandiaga Meng.Sc. Kamis tanggal 25 oktober 2018.

Terang Asrun, menurut Dirjen Cipta Karya Kementrian PUPR bahwa penyusunan RPJMD harusnya memuat air bersih bagi daerah sebagaimana instruksi Presiden Jokowi, bahwa tahun 2018 ditargetkan untuk air bersih 100 persen klear.

“AKKOPSI atau aliansi kabupaten kota peduli sanitasi, di ketuai oleh Walikota Makassar H.M. Ramdany Pomanto dan sekjennya adalah Walikota Jambi Dr. Syarif Fasha ME yang beranggotakan 487 Kabupaten/kota dari 514 Kabupaten/kota di Indonesia.kabupaten pulau morotai pada nomor urut ke 461.” katanya

Dikatakan, pada prinsipnya bahwa maju mundurnya daerah terletak pada ukuran sanitasi, itulah sebabnya ada tiga hal yang mesti diperhatikan oleh daerah yakni: Pembangunan daerah harus berbasis pada sanitasi, Penganggaran daerah soal sanitasi pada APBD dan Partisipasi publik dalam pengelolaan sanitasi. ini bertujuan untuk memperoleh smart award city, sanitasi bagi daerah yang peduli sanitasi melalui DAK untuk kesejahteraan rakyat.

“Daerah sebagian mengalami kesulitan karena ada beberapa kewenangan daerah yang diambil alih pusat, misalnya soal canal terkadang bermasalah masyarakat menyalahkan daerah padahal kewenangan ada di pusat.”tegasnya

Tetapi ujar Asrun, peduli sanitasi tidak mesti bergantung pada pemerintah namun juga pada behavior atau prilaku masyaraka, karena itu harus ada perubahan pola pikir masyarakat misalnya soal hidup sehat.

Red/Rep : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Wabup Morotai Ikut Kegiatan CSS XVIII Di Kota Jambi

i-malut.com, JAMBI — Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi gelar Kegitan City Sanitation Summit (CSS) yang ke XVIII tahun 2018 di Hotel BW Luxury, jalan soekarno hatta, nomor 40 jambi selatan, Kota Jambi.

Terlaksananya kegiatan ini berdasarkan surat keputusan ketua umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI), Nomor 001/ketum/AKOPSI/2017, tertanggal 13 Desember 2017 tentang penetapan tuan rumah bagi pelaksanaan City Sanitation Summit (CSS) ke XVIII, ditetapkan Kota Jambi sebagai tuan rumah pada tahun 2018. sebagaimana isi surat undangan yang ditandatangani Walikota Jambi, DR. H. Syarif Fasha, ME, tertanggal 5 oktober 2018.

Wakil Bupati Kabupaten Pulau Morotai, Asrun Padoma, MSi, adalah salah satu peserta yang menghadiri undangan tersebut, mewakili Pemkab Pulau Morotai, sebagai anggota AKKOPSI.

“Kehadiran saya mewakili Pemkab Pulau Morotai, sesuai undangan Pemkot Jambi, nomor 005/1410/DLH/X/2018, selaku tuan rumah kegiatan CSS XVIII AKKOPSI tahun 2018,” ungkap Wabup saat dikonfirmasi, via handphone, Kamis (25/10/2018).

Suasana foto bersama anggota AKKOPSI se Indonesia

Lanjutnya, kegiatan dibuka oleh Dirjen Cipta Karya Kementrian PUPR Dr. Ir. Donis Hidayat Sumandiaga Meng.Sc. Kamis tanggal 25 oktober 2018.

Terang Asrun, menurut Dirjen Cipta Karya Kementrian PUPR bahwa penyusunan RPJMD harusnya memuat air bersih bagi daerah sebagaimana instruksi Presiden Jokowi, bahwa tahun 2018 ditargetkan untuk air bersih 100 persen klear.

“AKKOPSI atau aliansi kabupaten kota peduli sanitasi, di ketuai oleh Walikota Makassar H.M. Ramdany Pomanto dan sekjennya adalah Walikota Jambi Dr. Syarif Fasha ME yang beranggotakan 487 Kabupaten/kota dari 514 Kabupaten/kota di Indonesia.kabupaten pulau morotai pada nomor urut ke 461.” katanya

Dikatakan, pada prinsipnya bahwa maju mundurnya daerah terletak pada ukuran sanitasi, itulah sebabnya ada tiga hal yang mesti diperhatikan oleh daerah yakni: Pembangunan daerah harus berbasis pada sanitasi, Penganggaran daerah soal sanitasi pada APBD dan Partisipasi publik dalam pengelolaan sanitasi. ini bertujuan untuk memperoleh smart award city, sanitasi bagi daerah yang peduli sanitasi melalui DAK untuk kesejahteraan rakyat.

“Daerah sebagian mengalami kesulitan karena ada beberapa kewenangan daerah yang diambil alih pusat, misalnya soal canal terkadang bermasalah masyarakat menyalahkan daerah padahal kewenangan ada di pusat.”tegasnya

Tetapi ujar Asrun, peduli sanitasi tidak mesti bergantung pada pemerintah namun juga pada behavior atau prilaku masyaraka, karena itu harus ada perubahan pola pikir masyarakat misalnya soal hidup sehat.

Red/Rep : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER