Money Politik di Desa Umaloya Jadi Perhatian Publik

Ketua Kawan AHM, Muhammad Ali Anwar meminta kepada Bawaslu agar tegas dalam mengambil tindakan terhadap pihak2 yang terduga melakukan Money Politik, termasuk Cagub Abdul Gani Kasuba karena Yurisprudensi sangat jelas, dimana dalam Pilgub Maluku Utara sejumlah orang/pelaku Money politik telah menjalani Hukuman sehingga Bawaslu harus lebih tegas dalam menerapkan aturan terkait pelaku Money politik dengan tidak tebang pilih dalam penanganannya.

Politisi partai berkarya ini juga meminta Cagub AGK agar memberi contoh yang Baik dengan memenuhi panggilan Bawaslu agar clear tindakan yang beliau lakukan pada hari H masuk kategori Money politik atau tidak dan ini hanya bisa dibuktikan jika yang bersangkutan memenuhi panggilan Bawaslu untuk klarifikasi, karena akan menjadi aib jika calon pemimpin memberi contoh buruk dengan mengabaikan panggilan Bawaslu dan harus dilakukan jemput paksa untuk hadir dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Sebagai orang tua juga sebagai kyai harusnya AGK jadi contoh yang baik. masa sudah dua kali panggilan beliau tidak hadir. kalau sampai panggilan paksa kan malu jadinya. masa kyai dipaksa, apa kata dunia”, ujar lelaki yang biasa disapa Boy ini.

Lebih jauh, Boy Anwar mengatakan, kasus money politik terutama di Desa Umaloya telah menjadi perhatian publik karena melibatkan calon gubernur petahana. Oleh sebab itu, pihaknya berharap Bawaslu dapat bertindak konsisten, profesional dan tidak takut pada tekanan dari pihak-pihak tertentu.

“Kita minta Bawaslu professional dan konsisten. Kalau Bawaslu Maluku Utara tidak menemui kemajuan dalam kasus ini karena ada pihak-pihak yang sengaja menghambat, kami sarankan agar Bawaslu meminta bantuan penanganan ke Bawaslu RI,” paparnya.

Boy Anwar juga menghimbau kepada semua pihak, terutama para pendukung AHM-RIVAI agar terus mengawal berbagai kasus pelanggaran yang terjadi, sehingga terang dimata hukum dan masyarakat.

“Ayo kita kawal sama-sama, ini bukan hanya semata soal AHM-RIVAI, tetapi soal masa depan demokrasi dan masa depan Maluku Utara yang sama-sama kita cintai,” pungkasnya

Red/Rep : (Sdn)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

Babinsa Fuata ikut Sosialisasikan Filariasis ke Warga Desa

Sanana -- Baru-baru ini Bintara Pemuda Desa (Babinsa), di Desa Fuata-Kec. Sulabesi Selatan, Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Serda. Yusran Fataruba ikut mensosialisasikan penyakit Kaki Gajah (Filariasis) kepada Masyarakat Desa,...

Akhirnya Pemprov Malut Hentikan Proses Produksi Dilokasi Smelter...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), ditanggapi serius oleh Pemprov melalui Dinas Tenaga...

KASN sebut mutasi massal pejabat di Sula sebagai...

Sanana -- Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN akhirnya angkat bicara terkait mutasi massal yang dilakukan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM). Sumardi, S.E., M.Si asisten Komisioner KASN...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Money Politik di Desa Umaloya Jadi Perhatian Publik

Ketua Kawan AHM, Muhammad Ali Anwar meminta kepada Bawaslu agar tegas dalam mengambil tindakan terhadap pihak2 yang terduga melakukan Money Politik, termasuk Cagub Abdul Gani Kasuba karena Yurisprudensi sangat jelas, dimana dalam Pilgub Maluku Utara sejumlah orang/pelaku Money politik telah menjalani Hukuman sehingga Bawaslu harus lebih tegas dalam menerapkan aturan terkait pelaku Money politik dengan tidak tebang pilih dalam penanganannya.

Politisi partai berkarya ini juga meminta Cagub AGK agar memberi contoh yang Baik dengan memenuhi panggilan Bawaslu agar clear tindakan yang beliau lakukan pada hari H masuk kategori Money politik atau tidak dan ini hanya bisa dibuktikan jika yang bersangkutan memenuhi panggilan Bawaslu untuk klarifikasi, karena akan menjadi aib jika calon pemimpin memberi contoh buruk dengan mengabaikan panggilan Bawaslu dan harus dilakukan jemput paksa untuk hadir dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Sebagai orang tua juga sebagai kyai harusnya AGK jadi contoh yang baik. masa sudah dua kali panggilan beliau tidak hadir. kalau sampai panggilan paksa kan malu jadinya. masa kyai dipaksa, apa kata dunia”, ujar lelaki yang biasa disapa Boy ini.

Lebih jauh, Boy Anwar mengatakan, kasus money politik terutama di Desa Umaloya telah menjadi perhatian publik karena melibatkan calon gubernur petahana. Oleh sebab itu, pihaknya berharap Bawaslu dapat bertindak konsisten, profesional dan tidak takut pada tekanan dari pihak-pihak tertentu.

“Kita minta Bawaslu professional dan konsisten. Kalau Bawaslu Maluku Utara tidak menemui kemajuan dalam kasus ini karena ada pihak-pihak yang sengaja menghambat, kami sarankan agar Bawaslu meminta bantuan penanganan ke Bawaslu RI,” paparnya.

Boy Anwar juga menghimbau kepada semua pihak, terutama para pendukung AHM-RIVAI agar terus mengawal berbagai kasus pelanggaran yang terjadi, sehingga terang dimata hukum dan masyarakat.

“Ayo kita kawal sama-sama, ini bukan hanya semata soal AHM-RIVAI, tetapi soal masa depan demokrasi dan masa depan Maluku Utara yang sama-sama kita cintai,” pungkasnya

Red/Rep : (Sdn)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER