Para Guru Kristen Ikuti Diklat Yang Digelar Yayasan GMIH

i-malut.com, MOROTAI — Yayasan Gereja Masehi Injil di Halmahera (GMIH) laksanakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi para kepala sekolah SD, SMP, SMA dan SMK Kristen GMIH Kabupaten Pulau Morotai tahun 2018, bertempat di Gereja Getsemani Daruba, senin (29/10/2018).

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Revi F Dara, MPd, Kadis Pertanian, Daniel, Kapolsek Morsel, Jhon Solimede dan pengurus Sinode, serta Asisten II Setda Pulau Morotai.

Kehadiran Asisten II bidang administasi umum dan kepegawaian, Alexander Wermasubun, SIP. MSI, mewakili Bupati membuka acara dimaksud. Mengawali sambutan Bupati Pulau Morotai, Asisten II menyampaikan, bahwa kunci utama dalam pendidikan kristen lebih khusus yayasan pendidikan kristen GMIH adalah bagaimana seorang kepala sekolah mampu membuat gerakan inovasi/terobosan yang menggalang partisipasi para pemangku kepentingan di daerah ini, sehingga melalui inovasi itu akan membuka ruang adanya kemitraan dengan semua pihak dan sudah pasti melalui kemitraan itu akan menjadikan pendidikan kristen GMIH di Kabupaten Pulau Morotai menjadi yayasan yang kuat dan mandiri.

“Dalam kemajuan teknologi serta daya saing, seorang pemimpin haruslah memiliki sifat sifat pemimpin yang visioner mampu mengelola dan menerapkan fungsi fungsi managemen dalam organisasi secara baik, artinya dalam sebuah organisasi pemimpin bukanlah seorang diri, tetapi merupakan sebuah sistem didalamnya terdapat orang lain yang bersama sama bekerja untuk mencapai tujuan.” ungkapnya

Lanjutnya, program wajib belajar 16 tahun Pemkab Pulau Morotai yakni program sekolah unggulan dan pendidikan gratis, hendaklah dimanfaatkan secara baik oleh para kepala sekolah pada yayasan pendidikan kristen GMIH ini. Sehingga anak-anak kita kedepan mampu menampilkan jati diri pribadi kristen yang berkesinambungan dan kelak yayasan pendidikan kristen GMIH tetap kuat, mandiri, maju dan berlanjut untuk GMIH secara khusus dan mandiri secara umum.

Dikatakan, untuk mewujudkan morotai cerdas dengan komitmen membuang kebiasan buruk dan membiasakan hal yang benar, sesuai visi misi bupati dan wabup, maka peran kepala sekolah dan guru yang bernaung dibawah yayasan pendidikan kristen GMIH juga memegang andil besar mensukseskan visi misi Pemkab saat ini.

“Dengan demikian kami berharap agar para kepala sekolah dan guru hendaklah menjadi pemimpin garda terdepan untuk mengkaderkan generasi muda yang berbudi luhur, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Kasih serta mampu menerapkan teori teori kepemimpinan kristiani yang sejati.” harapannya

Kegiatan diklat para kepala sekolah dan guru SD, SMP, SMA dan SMK Kristen GMIH Pulau Morotai itu di ikuti sebanyak 48 orang dan akan berlangsung selama tiga hari.

Red/Rep : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Para Guru Kristen Ikuti Diklat Yang Digelar Yayasan GMIH

i-malut.com, MOROTAI — Yayasan Gereja Masehi Injil di Halmahera (GMIH) laksanakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi para kepala sekolah SD, SMP, SMA dan SMK Kristen GMIH Kabupaten Pulau Morotai tahun 2018, bertempat di Gereja Getsemani Daruba, senin (29/10/2018).

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Revi F Dara, MPd, Kadis Pertanian, Daniel, Kapolsek Morsel, Jhon Solimede dan pengurus Sinode, serta Asisten II Setda Pulau Morotai.

Kehadiran Asisten II bidang administasi umum dan kepegawaian, Alexander Wermasubun, SIP. MSI, mewakili Bupati membuka acara dimaksud. Mengawali sambutan Bupati Pulau Morotai, Asisten II menyampaikan, bahwa kunci utama dalam pendidikan kristen lebih khusus yayasan pendidikan kristen GMIH adalah bagaimana seorang kepala sekolah mampu membuat gerakan inovasi/terobosan yang menggalang partisipasi para pemangku kepentingan di daerah ini, sehingga melalui inovasi itu akan membuka ruang adanya kemitraan dengan semua pihak dan sudah pasti melalui kemitraan itu akan menjadikan pendidikan kristen GMIH di Kabupaten Pulau Morotai menjadi yayasan yang kuat dan mandiri.

“Dalam kemajuan teknologi serta daya saing, seorang pemimpin haruslah memiliki sifat sifat pemimpin yang visioner mampu mengelola dan menerapkan fungsi fungsi managemen dalam organisasi secara baik, artinya dalam sebuah organisasi pemimpin bukanlah seorang diri, tetapi merupakan sebuah sistem didalamnya terdapat orang lain yang bersama sama bekerja untuk mencapai tujuan.” ungkapnya

Lanjutnya, program wajib belajar 16 tahun Pemkab Pulau Morotai yakni program sekolah unggulan dan pendidikan gratis, hendaklah dimanfaatkan secara baik oleh para kepala sekolah pada yayasan pendidikan kristen GMIH ini. Sehingga anak-anak kita kedepan mampu menampilkan jati diri pribadi kristen yang berkesinambungan dan kelak yayasan pendidikan kristen GMIH tetap kuat, mandiri, maju dan berlanjut untuk GMIH secara khusus dan mandiri secara umum.

Dikatakan, untuk mewujudkan morotai cerdas dengan komitmen membuang kebiasan buruk dan membiasakan hal yang benar, sesuai visi misi bupati dan wabup, maka peran kepala sekolah dan guru yang bernaung dibawah yayasan pendidikan kristen GMIH juga memegang andil besar mensukseskan visi misi Pemkab saat ini.

“Dengan demikian kami berharap agar para kepala sekolah dan guru hendaklah menjadi pemimpin garda terdepan untuk mengkaderkan generasi muda yang berbudi luhur, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Kasih serta mampu menerapkan teori teori kepemimpinan kristiani yang sejati.” harapannya

Kegiatan diklat para kepala sekolah dan guru SD, SMP, SMA dan SMK Kristen GMIH Pulau Morotai itu di ikuti sebanyak 48 orang dan akan berlangsung selama tiga hari.

Red/Rep : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER