Pariwisata Morotai, Sektor Andalan Yang Mandul

i-malut.com, MOROTAI — Kabupaten Pulau Morotai khususnya dipusat Kota Daruba Kecamatan Morotai Selatan, terdapat banyak tempat menarik yang patut dikunjungi, baik wisata pantainya, taman kota dan wisata sejarah, semua ada diseputaran Kota Daruba.

Seperti objek wisata Museum Trikora di Desa Wawama, objek wisata Taman Bunga Matahari di Lemon Nade, objek wisata Kuliner Taman Kota Daruba, pantai Jababeka, pantai Sagolo dan lokasi Sail di Desa Juanga serta objek wisata pantai dan sejarah Army Dock di Desa Pandanga. Sejumlah pantai wisata dipusat Kota Daruba ini menawarkan panorama yang menawan sehingga ramai dikunjungi para wisatawan lokal maupun luar daerah ketika berada di pulau terluar ini.

Lokasi Sail Indonesia di Morotai,

Pantai Jababeka

Museum Trikora di Desa Wawama, Kecamatan Morotai Selatan

Ke tujuh objek wisata itu, pantai Army Dock yang paling banyak pengunjungnya, karena selain menyuguhkan pasir putih yang indah juga sangat dekat dari pusat Kota Daruba.

“Tempat wisata ini sejak dibuka belum lama ini banyak di serbu pengunjung, baik masyarakat di seputaran kota daruba maupun dari luar, lebih banyak pengunjung datang bersama keluarga, karena pantainya bersih sehingga mereka merasa nyaman untuk anak anak mereka berenang di pantai,” ungkap salah satu ibu pemilik lapak di pantai Army Dock, Selasa (31/10/2018) sore

Pantai Army Dock, objek wisata pantai dipusat Kota Daruba yang paling ramai dikunjungi para pengunjung.

Selain tempatnya sangat strategis, pantainya indah Army Dock juga sebagai objek wisata sejarah dan akan di jadikan salah satu destinasi wisata sejarah yang akan dibangun Pemkab Pulau Morotai,

“Pantai dan pelabuhan army dock adalah salah satu destinasi wisata sejarah yang sudah dibuat masterplannya dan akan di bangun Pemkab Pulau Morotai bersama Pemerintah Pusat,” ungkap Bupati Pulau Morotai, Benny Laos, beberapa bulan lalu, saat menerima Utut adyanto, wakil ketua DPR RI yang membidangi pari wisata berkunjung ke Pulau Morotai.

Sesuai pantauan media ini dari sejumlah tempat wisata tersebut pantai Army Dock yang paling ramai di kunjungi,

“Disini tiap hari ada pengunjung dari berbagai kalangan,” ungkap pemilik lapak

Tapi sangat disayangkan, tempat-tempat ini belum dikelola dengan baik sehingga pariwisata menjadi sektor andalan tetapi sejauh ini belum mampu nenyumbang PAD yang signifikan.

“Dinas pariwisata tahun ini dikasih target hanya 120 juta PADnya, ini sangat kecil tetapi kami memahami karena kita belum punya fasilitas penunjang untuk menjual objek wisata tetsebut padahal kita punya banyak spot.”ungkap kepala BPKAD Pulau Morotai, M Umar Ali, beberapa waktu lalu diruang kerjanya.

Tetapi kata kepala BPKAD, Ia optimis pada tahun 2019 sektor pariwisata akan menyumbang PAD yang signifikan karena seluruh infrastruktur dan fasilitas lain sudah dibangun untuk menunjang sektor pariwisata.

Sementara sejumlah pengunjung berharap Pemkab bisa bertindak cepat untuk mengembangkan objek wisata yang ada karena sangat menjanjikan pendapatannya.

“Pemkab segera buat perdanya menetapkan objek wisata yang segera dikembangkan sehingga itu menjadi kebutuhan dan dianggarkan di APBD untuk dibangun menjadi objek wisata yang layak di jual, sayangkan tempatnya indah tapi belum dikelola dengan baik, ” ungkap Sufyan, pengunjung pantai Army Dock asal Kalimantan Timur.

Red/Rep : (Lilo)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Ike Sebut SPSI Malut Bakal Kawal Hak-hak Korban...

Ternate -- Pimpinan Daerah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD-SPSI) Maluku Utara (Malut), menyikapi insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Ketua...

Siap-Siap, Guru yang ‘Lompat’ Duduki Jabatan Struktural Bakal...

Labuha - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bakal mengembalikan sejumlah pegawai fungsional (guru) yang saat ini menduduki jabatan struktural disejumlah SKPD, baik Eselon II, III dan IV,...

Soal Tunggakan 1 Milyar di PDAM, Pemkot Ternate...

Ternate -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate masih menunggak pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) kurang lebih 1 Milyar. Tunggakan tersebut terjadi saat Pemkot Ternate menempati X-Kantor Gubernur. Walikota Ternate M....

Langkah Cepat Nakertrans Malut Selidiki Insiden Kebakaran di...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Selasa, 15 Juni 2021 kemarin, menelan korban luka bakar sebanyak 6 orang karyawannya. Insiden ini langsung...

Usai dilantik Ramli Tidore nyatakan PKS siap bantu...

Sanana -- Acara Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus MPD, DPD dan DED, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kab. Pulau Taliabu (Pultab) yang di...

Babinsa Bajo, PAM Kunker Wabup Kepsul

Sanana -- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bajo-Kec. Sanana Utara, Koptu. Arifin Kemhay, baru-baru ini melakukan Pengamanan (PAM) bersama Bhabinkamtibmas dan Petugas lainnya, mengawal Kunjungan Kerja (Kunker-red) Wakil Bupati (Wabup)...

LSM LIRA Malut Mengutuk Keras Pemukulan Wartawan Binpers...

Ternate -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA) Maluku Utara (Malut), mengutuk keras tindakan pemukulan terhadap salah satu wartawan Berita Investigasi Nasional (Binpers) Biro Maluku Utara. Ketua LSM...

EGP dengan teguran Gubernur, Ningsih terus lakukan Pergantian

Sanana -- Anjing menggongong Kafilah tetap berlalu menjadi pribahasa yang tepat untuk menggambarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dibawah Kepemimpinan Kepala Daerah (Bupati-red) Fifian Adeningsih Mus. Bagaimana tidak,...

F-Demokrat DPRD Kepsul, ingatkan Bupati Penyerapan DAK 2021

Sanana -- Fraksi Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul), mengingatkan Bupati Kepsul, Fifian Adeningsih Mus terkait penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021. Melalui Sekretaris Ajis...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

ARTIKEL TERKAIT

Pariwisata Morotai, Sektor Andalan Yang Mandul

i-malut.com, MOROTAI — Kabupaten Pulau Morotai khususnya dipusat Kota Daruba Kecamatan Morotai Selatan, terdapat banyak tempat menarik yang patut dikunjungi, baik wisata pantainya, taman kota dan wisata sejarah, semua ada diseputaran Kota Daruba.

Seperti objek wisata Museum Trikora di Desa Wawama, objek wisata Taman Bunga Matahari di Lemon Nade, objek wisata Kuliner Taman Kota Daruba, pantai Jababeka, pantai Sagolo dan lokasi Sail di Desa Juanga serta objek wisata pantai dan sejarah Army Dock di Desa Pandanga. Sejumlah pantai wisata dipusat Kota Daruba ini menawarkan panorama yang menawan sehingga ramai dikunjungi para wisatawan lokal maupun luar daerah ketika berada di pulau terluar ini.

Lokasi Sail Indonesia di Morotai,

Pantai Jababeka

Museum Trikora di Desa Wawama, Kecamatan Morotai Selatan

Ke tujuh objek wisata itu, pantai Army Dock yang paling banyak pengunjungnya, karena selain menyuguhkan pasir putih yang indah juga sangat dekat dari pusat Kota Daruba.

“Tempat wisata ini sejak dibuka belum lama ini banyak di serbu pengunjung, baik masyarakat di seputaran kota daruba maupun dari luar, lebih banyak pengunjung datang bersama keluarga, karena pantainya bersih sehingga mereka merasa nyaman untuk anak anak mereka berenang di pantai,” ungkap salah satu ibu pemilik lapak di pantai Army Dock, Selasa (31/10/2018) sore

Pantai Army Dock, objek wisata pantai dipusat Kota Daruba yang paling ramai dikunjungi para pengunjung.

Selain tempatnya sangat strategis, pantainya indah Army Dock juga sebagai objek wisata sejarah dan akan di jadikan salah satu destinasi wisata sejarah yang akan dibangun Pemkab Pulau Morotai,

“Pantai dan pelabuhan army dock adalah salah satu destinasi wisata sejarah yang sudah dibuat masterplannya dan akan di bangun Pemkab Pulau Morotai bersama Pemerintah Pusat,” ungkap Bupati Pulau Morotai, Benny Laos, beberapa bulan lalu, saat menerima Utut adyanto, wakil ketua DPR RI yang membidangi pari wisata berkunjung ke Pulau Morotai.

Sesuai pantauan media ini dari sejumlah tempat wisata tersebut pantai Army Dock yang paling ramai di kunjungi,

“Disini tiap hari ada pengunjung dari berbagai kalangan,” ungkap pemilik lapak

Tapi sangat disayangkan, tempat-tempat ini belum dikelola dengan baik sehingga pariwisata menjadi sektor andalan tetapi sejauh ini belum mampu nenyumbang PAD yang signifikan.

“Dinas pariwisata tahun ini dikasih target hanya 120 juta PADnya, ini sangat kecil tetapi kami memahami karena kita belum punya fasilitas penunjang untuk menjual objek wisata tetsebut padahal kita punya banyak spot.”ungkap kepala BPKAD Pulau Morotai, M Umar Ali, beberapa waktu lalu diruang kerjanya.

Tetapi kata kepala BPKAD, Ia optimis pada tahun 2019 sektor pariwisata akan menyumbang PAD yang signifikan karena seluruh infrastruktur dan fasilitas lain sudah dibangun untuk menunjang sektor pariwisata.

Sementara sejumlah pengunjung berharap Pemkab bisa bertindak cepat untuk mengembangkan objek wisata yang ada karena sangat menjanjikan pendapatannya.

“Pemkab segera buat perdanya menetapkan objek wisata yang segera dikembangkan sehingga itu menjadi kebutuhan dan dianggarkan di APBD untuk dibangun menjadi objek wisata yang layak di jual, sayangkan tempatnya indah tapi belum dikelola dengan baik, ” ungkap Sufyan, pengunjung pantai Army Dock asal Kalimantan Timur.

Red/Rep : (Lilo)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...