Mengenal Panel Layar Mini LED Pesaing OLED

i-malut.com, JAKARTA — Saat ini hanya ada dua jenis panel yang populer digunakan di ponsel yang beredar di pasaran, yaitu LCD IPS dan OLED (atau AMOLED milik Samsung).

LCD IPS yang mengandalkan pencahayaan LED harganya lebih murah, namun kualitasnya jauh disalip oleh OLED yang harganya lebih mahal. Namun saat ini ada teknologi anyar bernama mini LED yang disebut bisa membuat panel LCD bisa bersaing dengan panel OLED.

Teknologi ini bisa digunakan untuk mendukung panel LED active matrix, namun utamanya adalah digunakan sebagai backlight untuk panel LCD. Peningkatan performa dengan mini LED ini disebut sangatlah tinggi, namun dengan biaya produksi yang tetap lebih murah ketimbang biaya pembuatan panel OLED.

Mini LED menggunakan 9000 sampai 10.000 unit LED untuk menerangi sebuah layar 5 inch. Jauh lebih banyak dari LED biasa yang hanya 25 unit. Ini membuat mini LED bisa meningkatkan performa HDR pada panel LCD, karena pengontrolan LED ini bisa jauh lebih akurat.

Kabarnya, mini LED ini bisa meningkatkan tingkat keterangan, kontras, reproduksi warna dengan tetap menghemat penggunaan daya dibanding panel LCD yang ada saat ini, bahkan bisa bersaing dengan panel AMOLED.

Begitu juga soal ketebalan panelnya, yang jauh lebih tipis dibanding panel LED biasa. Bahkan ketipisannya ini bisa bersaing dengan panel AMOLED, demikian dikutip dari inet.detik.com, Sabtu (3/11).

Memang, panel OLED tetap lebih baik ketimbang mini LED karena kemampuannya untuk mematikan dan menyalakan setiap pixel secara terpisah. Namun biaya produksinya yang tinggi membuat adopsi panel jenis ini masih terbatas pada ponsel-ponsel premium.

Namun untuk bisa merasakan panel mini LED anyar ini, tentulah kita harus menunggu teknologi itu digunakan di ponsel-ponsel yang ada di pasaran. Saat ini panel mini LED memang sudah memasuki masa produksi massal, namun volume produksinya belum bisa mencapai angka yang optimal.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Siap-Siap, Guru yang ‘Lompat’ Duduki Jabatan Struktural Bakal...

Labuha - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bakal mengembalikan sejumlah pegawai fungsional (guru) yang saat ini menduduki jabatan struktural disejumlah SKPD, baik Eselon II, III dan IV,...

Soal Tunggakan 1 Milyar di PDAM, Pemkot Ternate...

Ternate -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate masih menunggak pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) kurang lebih 1 Milyar. Tunggakan tersebut terjadi saat Pemkot Ternate menempati X-Kantor Gubernur. Walikota Ternate M....

Langkah Cepat Nakertrans Malut Selidiki Insiden Kebakaran di...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Selasa, 15 Juni 2021 kemarin, menelan korban luka bakar sebanyak 6 orang karyawannya. Insiden ini langsung...

Usai dilantik Ramli Tidore nyatakan PKS siap bantu...

Sanana -- Acara Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus MPD, DPD dan DED, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kab. Pulau Taliabu (Pultab) yang di...

Babinsa Bajo, PAM Kunker Wabup Kepsul

Sanana -- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bajo-Kec. Sanana Utara, Koptu. Arifin Kemhay, baru-baru ini melakukan Pengamanan (PAM) bersama Bhabinkamtibmas dan Petugas lainnya, mengawal Kunjungan Kerja (Kunker-red) Wakil Bupati (Wabup)...

LSM LIRA Malut Mengutuk Keras Pemukulan Wartawan Binpers...

Ternate -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA) Maluku Utara (Malut), mengutuk keras tindakan pemukulan terhadap salah satu wartawan Berita Investigasi Nasional (Binpers) Biro Maluku Utara. Ketua LSM...

EGP dengan teguran Gubernur, Ningsih terus lakukan Pergantian

Sanana -- Anjing menggongong Kafilah tetap berlalu menjadi pribahasa yang tepat untuk menggambarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dibawah Kepemimpinan Kepala Daerah (Bupati-red) Fifian Adeningsih Mus. Bagaimana tidak,...

F-Demokrat DPRD Kepsul, ingatkan Bupati Penyerapan DAK 2021

Sanana -- Fraksi Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul), mengingatkan Bupati Kepsul, Fifian Adeningsih Mus terkait penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021. Melalui Sekretaris Ajis...

Geser Jabatan Disdukcapil, Masyarakat Jadi Korban

Sanana -- Ketika muncul pertanyaan, apakah Kebijakan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM) melakukan Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan yang tidak sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Panel Layar Mini LED Pesaing OLED

i-malut.com, JAKARTA — Saat ini hanya ada dua jenis panel yang populer digunakan di ponsel yang beredar di pasaran, yaitu LCD IPS dan OLED (atau AMOLED milik Samsung).

LCD IPS yang mengandalkan pencahayaan LED harganya lebih murah, namun kualitasnya jauh disalip oleh OLED yang harganya lebih mahal. Namun saat ini ada teknologi anyar bernama mini LED yang disebut bisa membuat panel LCD bisa bersaing dengan panel OLED.

Teknologi ini bisa digunakan untuk mendukung panel LED active matrix, namun utamanya adalah digunakan sebagai backlight untuk panel LCD. Peningkatan performa dengan mini LED ini disebut sangatlah tinggi, namun dengan biaya produksi yang tetap lebih murah ketimbang biaya pembuatan panel OLED.

Mini LED menggunakan 9000 sampai 10.000 unit LED untuk menerangi sebuah layar 5 inch. Jauh lebih banyak dari LED biasa yang hanya 25 unit. Ini membuat mini LED bisa meningkatkan performa HDR pada panel LCD, karena pengontrolan LED ini bisa jauh lebih akurat.

Kabarnya, mini LED ini bisa meningkatkan tingkat keterangan, kontras, reproduksi warna dengan tetap menghemat penggunaan daya dibanding panel LCD yang ada saat ini, bahkan bisa bersaing dengan panel AMOLED.

Begitu juga soal ketebalan panelnya, yang jauh lebih tipis dibanding panel LED biasa. Bahkan ketipisannya ini bisa bersaing dengan panel AMOLED, demikian dikutip dari inet.detik.com, Sabtu (3/11).

Memang, panel OLED tetap lebih baik ketimbang mini LED karena kemampuannya untuk mematikan dan menyalakan setiap pixel secara terpisah. Namun biaya produksinya yang tinggi membuat adopsi panel jenis ini masih terbatas pada ponsel-ponsel premium.

Namun untuk bisa merasakan panel mini LED anyar ini, tentulah kita harus menunggu teknologi itu digunakan di ponsel-ponsel yang ada di pasaran. Saat ini panel mini LED memang sudah memasuki masa produksi massal, namun volume produksinya belum bisa mencapai angka yang optimal.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...