Rizal Ramli ‘Tantang’ Jokowi dan Prabowo Sikat Mafia Pangan

i-malut.com, JAKARTA — Dua calon presiden, Prabowo Subianto dan Joko Widodo mendapatkan tantangan dari Ekonom Senior Rizal Ramli. Dia menantang keduanya untuk memberantas mafia pangan.

Tantangan itu disampaikan pria yang pernah menjabat sebagai Menko Kemaritiman itu melalui akun Twitter-nya yang kemudian dikonfirmasi oleh detikFinance. Rizal mengaku telah menyampaikan tantangan itu kepada Prabowo melalui adiknya Hashim Djojohadikusumo.

“Saya tanya Mas Hashim, adiknya Prabowo, jika seandainya Prabowo menang April 2019, apakah Prabowo akan negosiasi dengan Mafia quota pangan tersebut? Mereka akan sebar uang banyak sekali. Hashim bersumpah bahwa Prabowo tidak akan kompromi dengan mafia kuota tersebut,” ujarnya.

Setelah mendengar jawaban dari kubu Prabowo, Rizal pun menyampaikan tantangan yang sama kepada Jokowi. Dalam cuitannya dia juga ikut mencolek akun twitter Jokowi

“Belum sempat, tapi saya juga ingin bertanya ke Mas @jokowi, apakah akan tetap membiarkan Mafia Pangan jika terpilih lagi 2019?” tanya Rizal.

Dikutip dari finance.detik.com, Senin (5/11), menurut Rizal dalam keadaan tertentu seperti cuaca panas berkepanjangan, impor dibutuhkan untuk menutupi kebutuhan. Namun impor itu dilakukan untuk jangka pendek, jika tidak maka berpotensi munculnya mafia.

“Jika cuaca panas sekali, seperti El Nino, impor tidak bisa dihindarkan. Yang penting, jika betul-betul ada kelangkaan, impor boleh tapi hanya untuk jangka pendek. Tetapi impor ugal-ugalan karena kelangkaan buatan artificial scarcity adalah kejahatan. Merugikan petani, konsumen dan perekonomian negara,” tegasnya.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Hadiri Giat Kementrian Agama, Ketum Sinode ke Morotai

Tobelo — Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Di Halmahera (GMIH), Pdt. Demianus Ice, usai mendampingi Kapolda Malut dalam kegiatan Vaksinasi Rabu kemarin di Uniera Tobelo, kini sempatkan waktu berkunjung...

KPPD Desa Gosoma, Minta Pemda Halut Bertanggung Jawab

Tobelo — Komunitas Pemuda Pemerhati Desa (KPPD) Gosoma Kecamatan Tobelo, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut), bertanggung jawab atas proses Pilkades yang berlangsung di desa setempat. Informasi disampaikan langsung...

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Rizal Ramli ‘Tantang’ Jokowi dan Prabowo Sikat Mafia Pangan

i-malut.com, JAKARTA — Dua calon presiden, Prabowo Subianto dan Joko Widodo mendapatkan tantangan dari Ekonom Senior Rizal Ramli. Dia menantang keduanya untuk memberantas mafia pangan.

Tantangan itu disampaikan pria yang pernah menjabat sebagai Menko Kemaritiman itu melalui akun Twitter-nya yang kemudian dikonfirmasi oleh detikFinance. Rizal mengaku telah menyampaikan tantangan itu kepada Prabowo melalui adiknya Hashim Djojohadikusumo.

“Saya tanya Mas Hashim, adiknya Prabowo, jika seandainya Prabowo menang April 2019, apakah Prabowo akan negosiasi dengan Mafia quota pangan tersebut? Mereka akan sebar uang banyak sekali. Hashim bersumpah bahwa Prabowo tidak akan kompromi dengan mafia kuota tersebut,” ujarnya.

Setelah mendengar jawaban dari kubu Prabowo, Rizal pun menyampaikan tantangan yang sama kepada Jokowi. Dalam cuitannya dia juga ikut mencolek akun twitter Jokowi

“Belum sempat, tapi saya juga ingin bertanya ke Mas @jokowi, apakah akan tetap membiarkan Mafia Pangan jika terpilih lagi 2019?” tanya Rizal.

Dikutip dari finance.detik.com, Senin (5/11), menurut Rizal dalam keadaan tertentu seperti cuaca panas berkepanjangan, impor dibutuhkan untuk menutupi kebutuhan. Namun impor itu dilakukan untuk jangka pendek, jika tidak maka berpotensi munculnya mafia.

“Jika cuaca panas sekali, seperti El Nino, impor tidak bisa dihindarkan. Yang penting, jika betul-betul ada kelangkaan, impor boleh tapi hanya untuk jangka pendek. Tetapi impor ugal-ugalan karena kelangkaan buatan artificial scarcity adalah kejahatan. Merugikan petani, konsumen dan perekonomian negara,” tegasnya.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER