Sering Lakukan Kekerasan Terhadap Siswa, Warga Desak Kadiknas Berhentikan Oknum Guru GHC

i-malut.com, LABUHA — Salah seorang Oknom Guru Honorer Halsel Cerdas (GHC) pada SDN 214 Desa Tabamoi kecamatan Mandioli Selatan Kabupaten Halmahera Selatan, bernama Siti Muhamad, dituding sering melakukan tindakan kekeraaan terhadap muridnya sehingga tindakannya mendapat perlawanan dari orang tua siswa. Tindakan kekerasan yang dilakukan oknum guru terhadap muridnya tersebut dengan cara memukul dengan menggunakan kayu hingga ada siswa yang babak belur.

Hal ini disampaikan salah seorang orang tua siswa kepada, wartawan media ini, yang enggan dipublikasikan namanya, Minggu (04/11/2018). Dia menuturkan, pihaknya tidak terima ulah staf pengajar, Guru GHC, pada SDN 214 Tabamoi, yang sering melakukan tindakan kekerasan terhadap siswa-siswinya itu.

Dikatakannya, tipikal seorang guru itu mendidik dan membina bukan menganiaya para siswanya hingga babak belur. Bahkan menurut Dia, ada siswa yang tidak mau masuk sekolah jika kepala sekolah SDN 214 Tabamoi Nuraini Said, sedang berurusan di Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan, sebab jika kepala sekolah tidak berada di tempat, sang guru honorer tersebut berperan sebagai kepala sekolah dan melaksanakan tindakan semaunya saja terhadap siswa di sekolah.

Ditambahkannya, selain melakukan Kekerasan terhadap siswanya dengan cara memukul, sang guru GHC juga sering mempekerjakan siswa-siswinya mengangkut batu, pasir, dan kerikil untuk keperluan membangun rumah pribadinya di desa Tabamoi kecamatan Mandioli selatan. Jika para siswa tidak menuruti keinginannya, Dia (Guru GHC) lantas menghukum para siswa, sehingga belum lama ini orang tua wali murid marah dan mendatangi guru tersebut sehingga terjadi adu mulut, bahkan sang guru tersebut diancam mau di laporkan ke polisi oleh orang tua siswa.

Namun, Guru GHC tersebut merasa seakan dirinya tidak bersalah dan menjawab kepada orang tua dari murid, “kalau pukul anak di sekolah itu tidak ada masalah karena masih tanggung jawab guru jadi jangan marah kalau anak-anak yang di pukul di jam belajar” menurut salah seorang orang tua siswa meniru pernyataan sang guru tersebut, kepada wartawan media ini.

“Kami meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan Hj. Nurlaila Muhammad agar memberhentikan Guru honorer GHC dari SDN 214 desa Tabamoi kecamatan mandioli selatan kabupaten Halmahera Selatan.” pintanya.

Sementara itu kepala sekolah SDN 214 Tabamoi, Nuraini Said, saat dihubungi wartawan, melalui saluran teleponnya terkait kekerasan terhadap anak di sekolah yang dilakukan staf gurunya, pihaknya mengaku apa yang dilakukan sang guru itu ketika dirinya melakukan pengurusan Dinas di Labuha. Dia juga mengaku, perlakuan sang guru GHC tersebut pernah dikeluhkan oleh pihak orang tua siswa.

Lanjutnya, pada saat apel di sekolah, Dirinya (kepsek,red) meminta kepada siswa, untuk lebih fokus belajar dan jika ada pekerjaan yang berat itu tanggung jawab orang tua bukan menjadi beban siswa, untuk bekerja secara fisik.

“dan bagi guru untuk tidak melakukan tindakan kekerasan terhadap para siswa di sekolah.” cetusnya

Sang guru honorer Halsel cerdas pada SDN 214 Tabamoi Siti Muhamad, saat di konfirmasi wartawan Minggu (04/11/2018) melalui saluran teleponnya, nomor handphonenya tidak aktif.

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

YPK GMIH Angkat Tommy Sebagai Kepsek SMA Kristen...

Tobelo -- Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH), pada Sabtu (12/6) tadi, resmi mengangkat Tommy S Pangi sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Kristen Nehemia Galela. Jabatan...

Kekuasaan

Aspek normatif, atau kritik-nilai analisis keputusan terlihat ketika kita menyadari bahwa pengetahuan yang relevan dengan keputusan mencakup antara dinamika "tujuan" dan "cara" yang sifatnya Valuatif. (Duncan MacRay, Jr "The...

Siap Tabuh Genderang Perang, jika Bupati membawa Dendam

Sanana -- Mantan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda), Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Arif Umasugi yang juga merupakan ASN Senior di Pemda Sula, menyebut perbuatan pencopotan...

Dukung Program Pemerintah Soal Literasi Digital, Dit Intelkam...

Ternate –– Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intekam) Polda Maluku Utara gelar kegiatan Coffee Morning dengan tema, "Literasi Digital Solution Smart Island Dan Smart Goverment Provinsi Maluku Utara", bertempat...

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh,...

Kodim 1510/Sula-Koramil 03/Sanana menjadi Pelaksana Program Serbuan Vaksin...

Sanana -- Komandan Rayon Militer (Danramil) 03/Sanana-Kodim 1510/Sula, Kapten. Abdul Malik Fudji, baru-baru ini menggelar rapat Koordinasi terkait pelaksanaan Program Serbuan Vaksin bagi Masyarakat, yang menjadi Program TNI-AD. Rapat yang...

Hampir Lima Bulan, Pemda Halut Tunggak Gaji Pegawai...

Tobelo -- Hampir Lima bulan gaji dan tunjangan pegawai honorer bahkan untuk Penghasilan Tetap (Siltap) bagi perangkat desa, terhitung sekitar bulan Februari hingga Juni 2021 belum dibayar atau menunggak...

Fraksi-PD DPRD Kepsul Angkat bicara terkait Mutasi massal...

Sanana -- Akhirnya DPRD Kepsul angkat bicara terkait Mutasi massal yang dilakukan oleh Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM). Walau belum secara kelembagaan, namun yang dilakukan Fraksi Partai...

PDAM Tegaskan Pihak X-Walikota Ternate Secepatnya Lunasi Tunggakan...

Ternate -- Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Ternate telah memutuskan pelayanan air bersih dilingkup instansi X-Walikota Ternate. Pemutusan tersebut dilatarbelakangi banyaknya tunggakan rekening air yang belum dibayar senilai 200...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

Apakah Bupati dan Dirjen Otda Bermain Mata, terkait...

Sanana -- Mutasi massal yang dilakukan oleh Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsih Mus (FAM) Kepada 57 Pejabat Eselon...

Beri Sinyal Tidak Ada Dendam Politik, Bupati: Siapa...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik memiliki kebiasaan melakukkan Inspeksi Mendadak (Sidak) di kantor Dinas/Badan, kantor desa,...

ARTIKEL TERKAIT

Sering Lakukan Kekerasan Terhadap Siswa, Warga Desak Kadiknas Berhentikan Oknum Guru GHC

-

i-malut.com, LABUHA — Salah seorang Oknom Guru Honorer Halsel Cerdas (GHC) pada SDN 214 Desa Tabamoi kecamatan Mandioli Selatan Kabupaten Halmahera Selatan, bernama Siti Muhamad, dituding sering melakukan tindakan kekeraaan terhadap muridnya sehingga tindakannya mendapat perlawanan dari orang tua siswa. Tindakan kekerasan yang dilakukan oknum guru terhadap muridnya tersebut dengan cara memukul dengan menggunakan kayu hingga ada siswa yang babak belur.

Hal ini disampaikan salah seorang orang tua siswa kepada, wartawan media ini, yang enggan dipublikasikan namanya, Minggu (04/11/2018). Dia menuturkan, pihaknya tidak terima ulah staf pengajar, Guru GHC, pada SDN 214 Tabamoi, yang sering melakukan tindakan kekerasan terhadap siswa-siswinya itu.

Dikatakannya, tipikal seorang guru itu mendidik dan membina bukan menganiaya para siswanya hingga babak belur. Bahkan menurut Dia, ada siswa yang tidak mau masuk sekolah jika kepala sekolah SDN 214 Tabamoi Nuraini Said, sedang berurusan di Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan, sebab jika kepala sekolah tidak berada di tempat, sang guru honorer tersebut berperan sebagai kepala sekolah dan melaksanakan tindakan semaunya saja terhadap siswa di sekolah.

Ditambahkannya, selain melakukan Kekerasan terhadap siswanya dengan cara memukul, sang guru GHC juga sering mempekerjakan siswa-siswinya mengangkut batu, pasir, dan kerikil untuk keperluan membangun rumah pribadinya di desa Tabamoi kecamatan Mandioli selatan. Jika para siswa tidak menuruti keinginannya, Dia (Guru GHC) lantas menghukum para siswa, sehingga belum lama ini orang tua wali murid marah dan mendatangi guru tersebut sehingga terjadi adu mulut, bahkan sang guru tersebut diancam mau di laporkan ke polisi oleh orang tua siswa.

Namun, Guru GHC tersebut merasa seakan dirinya tidak bersalah dan menjawab kepada orang tua dari murid, “kalau pukul anak di sekolah itu tidak ada masalah karena masih tanggung jawab guru jadi jangan marah kalau anak-anak yang di pukul di jam belajar” menurut salah seorang orang tua siswa meniru pernyataan sang guru tersebut, kepada wartawan media ini.

“Kami meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan Hj. Nurlaila Muhammad agar memberhentikan Guru honorer GHC dari SDN 214 desa Tabamoi kecamatan mandioli selatan kabupaten Halmahera Selatan.” pintanya.

Sementara itu kepala sekolah SDN 214 Tabamoi, Nuraini Said, saat dihubungi wartawan, melalui saluran teleponnya terkait kekerasan terhadap anak di sekolah yang dilakukan staf gurunya, pihaknya mengaku apa yang dilakukan sang guru itu ketika dirinya melakukan pengurusan Dinas di Labuha. Dia juga mengaku, perlakuan sang guru GHC tersebut pernah dikeluhkan oleh pihak orang tua siswa.

Lanjutnya, pada saat apel di sekolah, Dirinya (kepsek,red) meminta kepada siswa, untuk lebih fokus belajar dan jika ada pekerjaan yang berat itu tanggung jawab orang tua bukan menjadi beban siswa, untuk bekerja secara fisik.

“dan bagi guru untuk tidak melakukan tindakan kekerasan terhadap para siswa di sekolah.” cetusnya

Sang guru honorer Halsel cerdas pada SDN 214 Tabamoi Siti Muhamad, saat di konfirmasi wartawan Minggu (04/11/2018) melalui saluran teleponnya, nomor handphonenya tidak aktif.

BERITA LAINNYA

Apakah Bupati dan Dirjen Otda Bermain Mata, terkait...

Sanana -- Mutasi massal yang dilakukan oleh Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsih Mus (FAM)...

APHS Demo tuding Bupati Ningsih Tabrak Aturan

Sanana -- Sejumlah Pemuda yang tergabung dalam Aliansi Peduli Hai Sua (APHS) melakukan aksi turun...

Fraksi-PD DPRD Kepsul Angkat bicara terkait Mutasi massal...

Sanana -- Akhirnya DPRD Kepsul angkat bicara terkait Mutasi massal yang dilakukan oleh Bupati Kepulauan...

Dukung 100 Hari Kerja Wali Kota Ternate, Lurah...

Ternate -- Kelurahan Makasar Barat, Kecamatan Kota Ternate Tengah, Selasa (08/06) tadi menggelar rapat merespon...

Babinsa Waihama dan Nakes Kompak soal Penanganan C-19

Sanana -- Bintara Pemuda Desa atau Babinsa Waihama-Kec. Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Kopka. Abdullah...

Sadis!!! Camat Joronga Berkantor Di Labuha, Isteri Camat...

Labuha - Semenjak dilantik sebagai Camat di Kecamatan Joronga tahun 2016 lalu, Mahdan Hi. Abidin,...

TERPOPULER

Beri Sinyal Tidak Ada Dendam Politik, Bupati: Siapa...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik memiliki kebiasaan melakukkan Inspeksi Mendadak (Sidak) di kantor Dinas/Badan, kantor desa,...

Ningsih jadikan TSK Pimpin Dinas Pendidikan Kepsul

Sanana -- Entah apa yang ada dibenak Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus (FAM) menjadikan seorang Tersangka (TSK-red) pada suatu...