Tim Jokowi Minta Prabowo Tak Umbar Janji

i-malut.com, JAKARTA — Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan no urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin merespons umbar janji di kampanye yang disampaikan Prabowo Subianto soal swasembada pangan. Sebelumnya, Prabowo menyebut jika ia menang, pemerintahannya akan menolak impor dan memilih berdiri di atas kaki sendiri.

Dikutip dari CNNIndonesia.com, Senin (5/11), juru bicara TKN, Ace Hasan Syadzily mengatakan Prabowo tak perlu mengumbar janji anti-impor jika realitas publik tidak mendukung. Menurut dia, impor bukan hal yang salah asalkan tidak menyengsarakan rakyat.

“Clear, saya kira, jangan alergi terhadap impor,” kata Ace.

Jika berbicara semangat kedaulatan pangan, kata Ace, pemerintah saat ini sudah sangat serius. Pemerintah dinilai sudah sangat berperan menjaga ketopangan pangan kita agar dapat betul-betul memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Perlu disadari bahwa ada alasan tertentu yang memaksa kita harus melakukan impor pangan,” kata Ace.

Sejumlah alasan impor, kata Ketua DPP Partai Golkar itu, pertama, memang ketersediaan stok beras dalam negeri dan kebutuhan masyarakat yang tak seimbang. Kedua, lantaran perilaku pelaku ekonomi, pelaku dagang, pasar, juga kerapkali spekulan yang selalu memainkan stok beras.

“Artinya, pemerintah bukan tanpa alasan melakukan impor,” ujarnya.

Kata dia, dengan impor, justru akan semakin menjaga konsumen menjangkau harga pangan. Impor adalah hal lumrah, selagi harga pangan di tingkat petani tetap terjaga.

Mengenai kutipan Proklamator Bung Karno yang dipinjam Prabowo ‘Berdiri di atas kaki sendiri’, TKN Jokowi mengaku tak mempersoalkan. Menurut dia, secara nilai apa yang diajarkan Bung Karno sifatnya universal.

“Oleh karena itu wajar saja meminjam kutipan tersebut,” ucapnya.

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berjanji akan membawa masyarakat Indonesia untuk berdiri di atas kaki sendiri dengan menjalankan swasembada pangan, energi hingga air.

“Saya bersaksi di sini kalau Insya Allah saya menerima amanah rakyat indonesia, saya akan bikin Indonesia berdiri di atas kaki kita sendiri!” kata Prabowo dalam Deklarasi Komando Ulama Pemenangan Prabowo Sandi (Koppasandi) di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Minggu (4/11).

Dalam arti lain, Prabowo mengatakan tidak akan melakukan impor baik di bidang pangan, energi hingga air.

“Kita tidak akan impor apa-apa saudara-saudara sekalian! Kita harus dan kita mampu swasembada pangan! Mampu! Kita juga harus dan mampu swasemabda energi, swasembada bahan bakar,” katanya.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Tim Jokowi Minta Prabowo Tak Umbar Janji

i-malut.com, JAKARTA — Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan no urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin merespons umbar janji di kampanye yang disampaikan Prabowo Subianto soal swasembada pangan. Sebelumnya, Prabowo menyebut jika ia menang, pemerintahannya akan menolak impor dan memilih berdiri di atas kaki sendiri.

Dikutip dari CNNIndonesia.com, Senin (5/11), juru bicara TKN, Ace Hasan Syadzily mengatakan Prabowo tak perlu mengumbar janji anti-impor jika realitas publik tidak mendukung. Menurut dia, impor bukan hal yang salah asalkan tidak menyengsarakan rakyat.

“Clear, saya kira, jangan alergi terhadap impor,” kata Ace.

Jika berbicara semangat kedaulatan pangan, kata Ace, pemerintah saat ini sudah sangat serius. Pemerintah dinilai sudah sangat berperan menjaga ketopangan pangan kita agar dapat betul-betul memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Perlu disadari bahwa ada alasan tertentu yang memaksa kita harus melakukan impor pangan,” kata Ace.

Sejumlah alasan impor, kata Ketua DPP Partai Golkar itu, pertama, memang ketersediaan stok beras dalam negeri dan kebutuhan masyarakat yang tak seimbang. Kedua, lantaran perilaku pelaku ekonomi, pelaku dagang, pasar, juga kerapkali spekulan yang selalu memainkan stok beras.

“Artinya, pemerintah bukan tanpa alasan melakukan impor,” ujarnya.

Kata dia, dengan impor, justru akan semakin menjaga konsumen menjangkau harga pangan. Impor adalah hal lumrah, selagi harga pangan di tingkat petani tetap terjaga.

Mengenai kutipan Proklamator Bung Karno yang dipinjam Prabowo ‘Berdiri di atas kaki sendiri’, TKN Jokowi mengaku tak mempersoalkan. Menurut dia, secara nilai apa yang diajarkan Bung Karno sifatnya universal.

“Oleh karena itu wajar saja meminjam kutipan tersebut,” ucapnya.

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berjanji akan membawa masyarakat Indonesia untuk berdiri di atas kaki sendiri dengan menjalankan swasembada pangan, energi hingga air.

“Saya bersaksi di sini kalau Insya Allah saya menerima amanah rakyat indonesia, saya akan bikin Indonesia berdiri di atas kaki kita sendiri!” kata Prabowo dalam Deklarasi Komando Ulama Pemenangan Prabowo Sandi (Koppasandi) di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Minggu (4/11).

Dalam arti lain, Prabowo mengatakan tidak akan melakukan impor baik di bidang pangan, energi hingga air.

“Kita tidak akan impor apa-apa saudara-saudara sekalian! Kita harus dan kita mampu swasembada pangan! Mampu! Kita juga harus dan mampu swasemabda energi, swasembada bahan bakar,” katanya.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER