Tak Ada Guru, Siswa SD 54 Libur Panjang

i-malut.com, LABUHA – Pendidikan di Kecamatan Gane Barat Utara Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) akhir akhir ini memprihatibkan. Jika sebelumnya, masalah pendidikan dikeluhkan siswa-siswi dan orang tua siswa-siswi SMAN 32 Desa Samo Kecamatan Gane Barat Utara, kini masalah yang sama pula dikeluhkan oleh siswa-siswi dan warga Desa Samat Kecamatan Gane Barat Utara.

Betapa tidak, para siswa SD 54 Desa Samat saat ini terpaksa diliburkan karena tidak ada guru sehingga tidak adanya proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

Junaidi Salim, warga Samad menjelaskan, akibat tidak ada tenaga pengajar sehingga sekolah terpaksa diliburkan.

Selain tidak ada guru, kata Salim, Kepala Sekolah (Kepsek) Mahmud A Rahman juga sering ke Labuha dan Ternate sehingga siswa harus diliburkan.

“Sekolah tidak ada guru, hanya Kepsek saja, jika Kepsek ke Labuha atau Ternate, maka sekolah diliburkan karena tidak ada guru,” tandasnya.

Lanjut Dia, para siswa/siswi dan orang tua serta warga Desa Samad meminta Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Halsel dapat melihat masalah ini.

“Kami minta Pemda agar melihat kondisi yang terjadi saat ini dan kami juga berharap proses brlajar mengajar kembali seperti sebelumnya,” harapnya.

Dikatakan, sebelumnya, SD 54 Desa Samad memiliki 4 orang guru, namun dipindahkan ke sekolah lain, sehigga SD 54 tidak ada guru dan hanya Kepsek.

Terkait hal itu, Sekretaris Dikbud Halsel, Unar Iskandar Alam mengatakan, pihaknya sudah mengambil langkah terkait kasus SD 54 Desa Samad.

“Kami sudah tindak lanjuti masalah SD 54 Desa Samad,” ujar Sekretaris Dikbud Halsel, Kamis Sore (8/11/2018) di ruang kerjanya.

Bahkan, lanjut Umar, pihaknya telah memanggil Kepsek SD 54 Desa Samad dan sudah dimintai klarifikasinya.

“Kami sudah panggil Kepseknya dan Kepsek mengakui kalau dirinya tinggalkan tugas katean lagi mengurus dana Bos triwulan tiga,” jelas Umar.

Untuk kekurangan guru, lanjut Umar, pihaknya telah menempatkan dua guru PNS yang juga warga Desa Samad di SD 54 Desa Samad.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Satu Karyawan PT IWIP Meninggal Dunia, SPSI Bakal...

Sofifi -- Satu karyawan yang merupakan korban pada insiden ledakan tungku Smelter A PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, dinyatakan telah menghembuskan napas...

Kadis Tersangka, simak Komentar mereka Eks. Kadisdik Sula

Sanana -- Permasalahan Hukum yang tengah dihadapi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kepulauan Sula (Kepsul), Rifai Haitami, mendapat komentar beragam dari ASN Senior yang pernah juga menjabat sebagai Kadisdik Kepsul. Rifai...

Berkas Perkara menuju P21, Pelapor berharap Kadisdik Sula...

Sanana -- Berkas Kasus dugaan Pengancaman lewat media Elektronik yang dilaporkan oleh Saudara La Onyong Ode Ali alias Nyong alias Ongen dengan Terlapor Saudara Rifai Haitami alias Kafu, Oknum...

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Tak Ada Guru, Siswa SD 54 Libur Panjang

i-malut.com, LABUHA – Pendidikan di Kecamatan Gane Barat Utara Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) akhir akhir ini memprihatibkan. Jika sebelumnya, masalah pendidikan dikeluhkan siswa-siswi dan orang tua siswa-siswi SMAN 32 Desa Samo Kecamatan Gane Barat Utara, kini masalah yang sama pula dikeluhkan oleh siswa-siswi dan warga Desa Samat Kecamatan Gane Barat Utara.

Betapa tidak, para siswa SD 54 Desa Samat saat ini terpaksa diliburkan karena tidak ada guru sehingga tidak adanya proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

Junaidi Salim, warga Samad menjelaskan, akibat tidak ada tenaga pengajar sehingga sekolah terpaksa diliburkan.

Selain tidak ada guru, kata Salim, Kepala Sekolah (Kepsek) Mahmud A Rahman juga sering ke Labuha dan Ternate sehingga siswa harus diliburkan.

“Sekolah tidak ada guru, hanya Kepsek saja, jika Kepsek ke Labuha atau Ternate, maka sekolah diliburkan karena tidak ada guru,” tandasnya.

Lanjut Dia, para siswa/siswi dan orang tua serta warga Desa Samad meminta Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Halsel dapat melihat masalah ini.

“Kami minta Pemda agar melihat kondisi yang terjadi saat ini dan kami juga berharap proses brlajar mengajar kembali seperti sebelumnya,” harapnya.

Dikatakan, sebelumnya, SD 54 Desa Samad memiliki 4 orang guru, namun dipindahkan ke sekolah lain, sehigga SD 54 tidak ada guru dan hanya Kepsek.

Terkait hal itu, Sekretaris Dikbud Halsel, Unar Iskandar Alam mengatakan, pihaknya sudah mengambil langkah terkait kasus SD 54 Desa Samad.

“Kami sudah tindak lanjuti masalah SD 54 Desa Samad,” ujar Sekretaris Dikbud Halsel, Kamis Sore (8/11/2018) di ruang kerjanya.

Bahkan, lanjut Umar, pihaknya telah memanggil Kepsek SD 54 Desa Samad dan sudah dimintai klarifikasinya.

“Kami sudah panggil Kepseknya dan Kepsek mengakui kalau dirinya tinggalkan tugas katean lagi mengurus dana Bos triwulan tiga,” jelas Umar.

Untuk kekurangan guru, lanjut Umar, pihaknya telah menempatkan dua guru PNS yang juga warga Desa Samad di SD 54 Desa Samad.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER