911 Peserta Rebut 245 Kuota CPNS Morotai, Hanya 6 Orang Capai Passing Grade

i-malut.com, MOROTAI — Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 (CPNS 2018) Kabupaten Pulau Morotai, yang berlangsung selama empat hari, sejak selasa tanggal 6 sampai dengan jumat 9 nopember 2018 telah usai dilaksanakan BKD Pulau Morotai dan BKN Regional XI Manado, di lantai satu SMPN 1 Daruba.

Lokasi tes seleksi TKD CPNS 2018 Kabupaten Pulau Morotai

Tes yang berlangsung selama empat hari ini, ratusan peserta gugur karena tidak memenuhi passing grade, dan hanya beberapa orang yang lolos dengan mengantongi nilai yang cukup baik.

Diantara peserta yang lolos SKD CAT CPNS 2018 tersebut, terdapat satu orang yang berhasil mendapatkan nilai melebihi passing grade atau mencapai nilai tertinggi (top score) ialah Minarti, ST dengan nilai TWK 85 TIU 100 dan TKP 150.

Namun sangat miris, karena dari 911 orang peserta tes CPNS Kabupaten Pulau Morotai yang perhari dibagi dalam lima sesi, persesi 55 orang, dihari pertama dalam 5 sesi tidak ada yang lolos passing grade, dihari kedua hanya satu orang lulus yakni dr Irmawati Tangka, dihari ketiga sesi ke lima, hanya 2 orang yang berhasil mencapai passing grade yakni Supriyono, Amd Kepa dan Ade Triwahyuni, SKM dari formasi kesehatan, masuk pada kamis hari ke empat kembali dari 250 peserta tes hanya 2 orang yang capai passing grade, adalah Minarti ST dan Haripin, Amd komp, dari formasi tenaga tehnik dan hari ke lima, jumat 9/11/2018 atau hari terakhir yang lolos pasing grade hanya satu orang disesi pertama, yakni Roy Pratama, Amd Keb.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pulau Morotai Rina Ishak, saat dikonfirmasi, Kamis (8/11/2018) terkait apa yang menjadi penyebab peserta tes CPNS sehingga 99% gugur karena tidak capai pasing grade. Ia menjelaskan rata-rata peserta tes mengeluh waktu yang disediakan terlalu sedikit, yakni hanya 90 menit untuk 100 soal dan penetapan passing grade yang terlalu tinggi.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

911 Peserta Rebut 245 Kuota CPNS Morotai, Hanya 6 Orang Capai Passing Grade

i-malut.com, MOROTAI — Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 (CPNS 2018) Kabupaten Pulau Morotai, yang berlangsung selama empat hari, sejak selasa tanggal 6 sampai dengan jumat 9 nopember 2018 telah usai dilaksanakan BKD Pulau Morotai dan BKN Regional XI Manado, di lantai satu SMPN 1 Daruba.

Lokasi tes seleksi TKD CPNS 2018 Kabupaten Pulau Morotai

Tes yang berlangsung selama empat hari ini, ratusan peserta gugur karena tidak memenuhi passing grade, dan hanya beberapa orang yang lolos dengan mengantongi nilai yang cukup baik.

Diantara peserta yang lolos SKD CAT CPNS 2018 tersebut, terdapat satu orang yang berhasil mendapatkan nilai melebihi passing grade atau mencapai nilai tertinggi (top score) ialah Minarti, ST dengan nilai TWK 85 TIU 100 dan TKP 150.

Namun sangat miris, karena dari 911 orang peserta tes CPNS Kabupaten Pulau Morotai yang perhari dibagi dalam lima sesi, persesi 55 orang, dihari pertama dalam 5 sesi tidak ada yang lolos passing grade, dihari kedua hanya satu orang lulus yakni dr Irmawati Tangka, dihari ketiga sesi ke lima, hanya 2 orang yang berhasil mencapai passing grade yakni Supriyono, Amd Kepa dan Ade Triwahyuni, SKM dari formasi kesehatan, masuk pada kamis hari ke empat kembali dari 250 peserta tes hanya 2 orang yang capai passing grade, adalah Minarti ST dan Haripin, Amd komp, dari formasi tenaga tehnik dan hari ke lima, jumat 9/11/2018 atau hari terakhir yang lolos pasing grade hanya satu orang disesi pertama, yakni Roy Pratama, Amd Keb.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pulau Morotai Rina Ishak, saat dikonfirmasi, Kamis (8/11/2018) terkait apa yang menjadi penyebab peserta tes CPNS sehingga 99% gugur karena tidak capai pasing grade. Ia menjelaskan rata-rata peserta tes mengeluh waktu yang disediakan terlalu sedikit, yakni hanya 90 menit untuk 100 soal dan penetapan passing grade yang terlalu tinggi.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER