Alasan Pria Lebih Banyak Berbohong

i-malut.com, JAKARTA — Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa pria lebih banyak berbohong daripada wanita. Kebohongan ini terutama terjadi selama negosiasi bisnis. Namun, ini bukan karena pria lebih tidak jujur, tapi bisa jadi karena pria lebih kompetitif dalam hal tersebut.

Sebelumnya, sebuah survei menunjukkan bahwa pria berbohong sekitar tiga kali sehari, sedangkan wanita berbohong sekitar dua kali sehari.

Pria cenderung berbohong biasanya untuk kepentingan dirinya sendiri seperti membelokkan kesalahan, rasa malu atau hanya untuk menghindari perasaannya yang terluka. Sebaliknya, wanita berbohong dengan cara yang dimaksudkan untuk membuat orang lain merasa lebih baik.

Para peneliti untuk penelitian ini pertama-tama melakukan survei terhadap 138 orang dewasa yang bekerja dalam pekerjaan yang butuh negosisasi.

Setelah mengendalikan variabel seperti usia dan suasana hati, data menunjukkan bahwa pria lebih bersedia untuk berbohong dalam situasi yang mengadu mereka dengan pria lain.

Menariknya, ketika diminta untuk menanggapi skenario negosiasi dengan seseorang yang tidak mereka kenal, pria cenderung bersedia bertindak tidak etis jika pasangan negosiasi yang dihadapi dianggap menarik.

Menurut peneliti, hasil tersebut menunjukkan bahwa pria berbohong lebih banyak terhadap pria yang menarik diajak bernegosiasi. Dasar teorinya adalah bahwa pria berkompetisi dengan pria lain untuk menjadi lebih tangguh, sehingga daya saingnya lebih menguntungkan, demikian dikutip dari rona.metrotvnews.com, Selasa, (13/11/2018).

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Hadiri Giat Kementrian Agama, Ketum Sinode ke Morotai

Tobelo — Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Di Halmahera (GMIH), Pdt. Demianus Ice, usai mendampingi Kapolda Malut dalam kegiatan Vaksinasi Rabu kemarin di Uniera Tobelo, kini sempatkan waktu berkunjung...

KPPD Desa Gosoma, Minta Pemda Halut Bertanggung Jawab

Tobelo — Komunitas Pemuda Pemerhati Desa (KPPD) Gosoma Kecamatan Tobelo, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut), bertanggung jawab atas proses Pilkades yang berlangsung di desa setempat. Informasi disampaikan langsung...

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Alasan Pria Lebih Banyak Berbohong

i-malut.com, JAKARTA — Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa pria lebih banyak berbohong daripada wanita. Kebohongan ini terutama terjadi selama negosiasi bisnis. Namun, ini bukan karena pria lebih tidak jujur, tapi bisa jadi karena pria lebih kompetitif dalam hal tersebut.

Sebelumnya, sebuah survei menunjukkan bahwa pria berbohong sekitar tiga kali sehari, sedangkan wanita berbohong sekitar dua kali sehari.

Pria cenderung berbohong biasanya untuk kepentingan dirinya sendiri seperti membelokkan kesalahan, rasa malu atau hanya untuk menghindari perasaannya yang terluka. Sebaliknya, wanita berbohong dengan cara yang dimaksudkan untuk membuat orang lain merasa lebih baik.

Para peneliti untuk penelitian ini pertama-tama melakukan survei terhadap 138 orang dewasa yang bekerja dalam pekerjaan yang butuh negosisasi.

Setelah mengendalikan variabel seperti usia dan suasana hati, data menunjukkan bahwa pria lebih bersedia untuk berbohong dalam situasi yang mengadu mereka dengan pria lain.

Menariknya, ketika diminta untuk menanggapi skenario negosiasi dengan seseorang yang tidak mereka kenal, pria cenderung bersedia bertindak tidak etis jika pasangan negosiasi yang dihadapi dianggap menarik.

Menurut peneliti, hasil tersebut menunjukkan bahwa pria berbohong lebih banyak terhadap pria yang menarik diajak bernegosiasi. Dasar teorinya adalah bahwa pria berkompetisi dengan pria lain untuk menjadi lebih tangguh, sehingga daya saingnya lebih menguntungkan, demikian dikutip dari rona.metrotvnews.com, Selasa, (13/11/2018).

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER