Hari Kesehatan Nasional Jadikan Momen Instrospeksi Diri

i-malut.com, TOBELO — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Utara, Muhamad TapiTapi, kepada i-malut.com, Senin (12/11/2018) di sela-sela kegiatan HUT ke 54 Hari Kesehatan Naional mengatakan, Hari Kesehatan Nasional tahun ini adalah momentum untuk melakukan Instrospeksi diri, baik secara pribadi, kelembagaan maupun masyarakat.

“Saya menyampaikan ini sebagai sebuah perenungan bagi kita untuk selalu hidup disiplin,  artinya disiplin dalam segala bidang, terutama para pegawai kesehatan puskesmas yang berada diseluruh kecamatan dan juga di Tobelo. Semua sudah harus merubah pola pikir untuk menunjang program pemerintah daerah lewat visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati.” cetusnya

tambahnya “Itu berarti kita sudah tidak bisa bermalas-malas dalam melaksanakan tugas selaku ASN maupun tenaga kontrak kesehatan yang bertugas baik di Puskesmas, Rumah Sakit dan Dinas Instansi terkait lainya. Harus banyak belajar untuk penguatan kapasitas,  sehingga bisa menjadi tenaga kesehatan yang profesional.”

Yang menjadi tantangan daerah, Lanjut Muhamad, adalah penyakit HIV di Halut sejak 2010 sampai dengan saat ini dari data yang ada pada Dinas Kesehatan, adalah kurang lebih 500 pengidap oenyakit HIV, sedangkan untuk tahun 2018 ini ada kedapatan kurang lebih 70 orang pengidap HIV.

“Padahal kami sudah melakukan berbagai sosialisasi kepada masyarakat, sekolah-sekolah. Untuk itu saya sampaikan kepada semua masyarakat untuk kita budayakan hidup sehat, disiplinkan diri ajak saudara, keluarga untuk biasakan hidup sehat.” ajaknya

Muhamad, menambahkan, bahwa peningkatan kesehatan masyarakat tidak lepas dari sarana, prasarana, dan kemampuan pengelola kesehatan. Untuk itu, kata Dia, ada beberapa Puskemas akan di akreditasi tahun ini sehingga di tahun 2020 nanti semua Puskesmas di 17 kecamatan sudah terakreditasi.

“Ini semua demi peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Halmahera Utara.” ungkapnya.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

Babinsa Fuata ikut Sosialisasikan Filariasis ke Warga Desa

Sanana -- Baru-baru ini Bintara Pemuda Desa (Babinsa), di Desa Fuata-Kec. Sulabesi Selatan, Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Serda. Yusran Fataruba ikut mensosialisasikan penyakit Kaki Gajah (Filariasis) kepada Masyarakat Desa,...

Akhirnya Pemprov Malut Hentikan Proses Produksi Dilokasi Smelter...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), ditanggapi serius oleh Pemprov melalui Dinas Tenaga...

KASN sebut mutasi massal pejabat di Sula sebagai...

Sanana -- Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN akhirnya angkat bicara terkait mutasi massal yang dilakukan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM). Sumardi, S.E., M.Si asisten Komisioner KASN...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Hari Kesehatan Nasional Jadikan Momen Instrospeksi Diri

i-malut.com, TOBELO — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Utara, Muhamad TapiTapi, kepada i-malut.com, Senin (12/11/2018) di sela-sela kegiatan HUT ke 54 Hari Kesehatan Naional mengatakan, Hari Kesehatan Nasional tahun ini adalah momentum untuk melakukan Instrospeksi diri, baik secara pribadi, kelembagaan maupun masyarakat.

“Saya menyampaikan ini sebagai sebuah perenungan bagi kita untuk selalu hidup disiplin,  artinya disiplin dalam segala bidang, terutama para pegawai kesehatan puskesmas yang berada diseluruh kecamatan dan juga di Tobelo. Semua sudah harus merubah pola pikir untuk menunjang program pemerintah daerah lewat visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati.” cetusnya

tambahnya “Itu berarti kita sudah tidak bisa bermalas-malas dalam melaksanakan tugas selaku ASN maupun tenaga kontrak kesehatan yang bertugas baik di Puskesmas, Rumah Sakit dan Dinas Instansi terkait lainya. Harus banyak belajar untuk penguatan kapasitas,  sehingga bisa menjadi tenaga kesehatan yang profesional.”

Yang menjadi tantangan daerah, Lanjut Muhamad, adalah penyakit HIV di Halut sejak 2010 sampai dengan saat ini dari data yang ada pada Dinas Kesehatan, adalah kurang lebih 500 pengidap oenyakit HIV, sedangkan untuk tahun 2018 ini ada kedapatan kurang lebih 70 orang pengidap HIV.

“Padahal kami sudah melakukan berbagai sosialisasi kepada masyarakat, sekolah-sekolah. Untuk itu saya sampaikan kepada semua masyarakat untuk kita budayakan hidup sehat, disiplinkan diri ajak saudara, keluarga untuk biasakan hidup sehat.” ajaknya

Muhamad, menambahkan, bahwa peningkatan kesehatan masyarakat tidak lepas dari sarana, prasarana, dan kemampuan pengelola kesehatan. Untuk itu, kata Dia, ada beberapa Puskemas akan di akreditasi tahun ini sehingga di tahun 2020 nanti semua Puskesmas di 17 kecamatan sudah terakreditasi.

“Ini semua demi peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Halmahera Utara.” ungkapnya.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER