DAK Kabupaten Pulau Morotai 2019 Meningkat Siknifikan

i-malut.com, MOROTAI – Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Pulau Morotai tahun 2019 yang bersumber dari APBN meningkat siknifikan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pulau Morotai, Dr. Abjan Sofyan, ST. MT, saat dikonfirmasi media ini, kamis (15/11/2018), siang pukul 02.30 Wit menjelaskan, bahwa Dana Alokasi Umum dan dan Alokasi Khusus kabupaten Pulau Morotai tahun 2019 meningkat cukup besar dari tahun 2018, terutama DAK.

“Di Tahun 2018 DAU kita hanya Rp. 391.524.047.000 milyar, DAK Rp. 144.618.225.000 milyar, sedangkan untuk tahun 2019 DAU kita naik Rp. 404.673.835.000 milyar, DAK Rp. 234.116.655.000 milyar, serta dana bagi hasil pajak dan bukan pajak sebesar Rp. 21.576.754.000 milyar, sehingga jumlah total yang masuk ke kas daerah Rp. 660.367.244.000 milyar.” jelasnya

Lanjutnya, dilihat dari besaran penerimaan kas daerah dari APBN tahun 2019, DAU meningkat 3.25% atau Rp. 13.149.788.000 milyar dan DAK meningkat 38.23% atau Rp. 89.498.430.000 milyar. namun kata Abjan, ini belum termasuk PAD Pulau Morotai yang semuanya akan disampaikan secara resmi.

“Untuk APBD Kabupaten Pulau Morotai tahun 2019 secara total kami tidak mau mendahului semuanya, sehingga nilai totalnya akan kami sampaikan secara resmi dalam pembahasan di DPRD pada bulan november ini.”ungkapnya

Meningkat tajamnya DAK tahun anggaran 2019, ujar Abjan, karena kesiapan data dan proaktifnya SKPD mewujudkan semua kebutuhan yang dapat meningkatkan DAK kita.

“Untuk berikut kenaikan DAK tergantung data-data yang disajikan dan pro aktifnya SKPD dalam aplikasi krisna dan tertib laporan penyerapan dana tahun sebelumnya serta semua sesuai prosedur. Untuk DAU biasanya terjadi kenaikan karena adanya kenaikan gaji, penambahan jumlah penduduk atau penambahan kuota ASN Pemkab Pulau Morotai.” terangnya

Dikatakan untuk DAK diperuntukkan hanya dibeberapa sektor, diantarayang sektor PU, sektor Perhubungan Transportasi, sektor Pendidikan dan Budaya, sektor Kesehatan, sektor perikanan, sektor Pertanian, sektor Pariwisata dan sektor Lingkungan Hidup.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

DAK Kabupaten Pulau Morotai 2019 Meningkat Siknifikan

i-malut.com, MOROTAI – Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Pulau Morotai tahun 2019 yang bersumber dari APBN meningkat siknifikan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pulau Morotai, Dr. Abjan Sofyan, ST. MT, saat dikonfirmasi media ini, kamis (15/11/2018), siang pukul 02.30 Wit menjelaskan, bahwa Dana Alokasi Umum dan dan Alokasi Khusus kabupaten Pulau Morotai tahun 2019 meningkat cukup besar dari tahun 2018, terutama DAK.

“Di Tahun 2018 DAU kita hanya Rp. 391.524.047.000 milyar, DAK Rp. 144.618.225.000 milyar, sedangkan untuk tahun 2019 DAU kita naik Rp. 404.673.835.000 milyar, DAK Rp. 234.116.655.000 milyar, serta dana bagi hasil pajak dan bukan pajak sebesar Rp. 21.576.754.000 milyar, sehingga jumlah total yang masuk ke kas daerah Rp. 660.367.244.000 milyar.” jelasnya

Lanjutnya, dilihat dari besaran penerimaan kas daerah dari APBN tahun 2019, DAU meningkat 3.25% atau Rp. 13.149.788.000 milyar dan DAK meningkat 38.23% atau Rp. 89.498.430.000 milyar. namun kata Abjan, ini belum termasuk PAD Pulau Morotai yang semuanya akan disampaikan secara resmi.

“Untuk APBD Kabupaten Pulau Morotai tahun 2019 secara total kami tidak mau mendahului semuanya, sehingga nilai totalnya akan kami sampaikan secara resmi dalam pembahasan di DPRD pada bulan november ini.”ungkapnya

Meningkat tajamnya DAK tahun anggaran 2019, ujar Abjan, karena kesiapan data dan proaktifnya SKPD mewujudkan semua kebutuhan yang dapat meningkatkan DAK kita.

“Untuk berikut kenaikan DAK tergantung data-data yang disajikan dan pro aktifnya SKPD dalam aplikasi krisna dan tertib laporan penyerapan dana tahun sebelumnya serta semua sesuai prosedur. Untuk DAU biasanya terjadi kenaikan karena adanya kenaikan gaji, penambahan jumlah penduduk atau penambahan kuota ASN Pemkab Pulau Morotai.” terangnya

Dikatakan untuk DAK diperuntukkan hanya dibeberapa sektor, diantarayang sektor PU, sektor Perhubungan Transportasi, sektor Pendidikan dan Budaya, sektor Kesehatan, sektor perikanan, sektor Pertanian, sektor Pariwisata dan sektor Lingkungan Hidup.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER