Rossi Tegaskan Masih Mengincar Gelar ke-10

i-malut.com, JAKARTA — Valentino Rossi menegaskan masih mengincar gelar juara dunia ke-10 dalam dua tahun ke depan bersama tim Yamaha.

Dikutip pada laman cnnindonesia.com, Selasa (20/11/2018) dini hari, Rossi sudah sembilan tahun tanpa gelar juara dunia. Sejak MotoGP 2009, Rossi selalu gagal bersaing dengan pebalap-pebalap seperti Jorge Lorenzo, Casey Stoner, dan Marc Marquez.

Prestasi terbaiknya dalam sembilan musim terakhir adalah menempati peringkat kedua klasemen pebalap pada musim 2014 hingga 2016.

Tahun ini, Rossi kembali gagal menjadi juara dunia. Bahkan pebalap gaek itu tidak pernah menjadi pemenang dalam sebuah seri, seperti pada musim 2011 dan 2012 ketika bergabung bersama Ducati.

Kegagalan dalam sembilan musim dan faktor usia tidak menyurutkan ambisi Rossi meraih gelar juara dunia ke-10.

Valentino Rossi mengakhiri musim 2018 dengan menempati peringkat ketiga di klasemen pebalap. (CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo)

“Peringkat ketiga di klasemen akhir pantas saya dapatkan karena saya selalu berusaha, meski ketika Yamaha tidak dalam performa terbaik,” ucap Rossi dikutip dari tuttomotoriweb.

“Keberhasilan menempati pole position dan tampil di podium Mugello adalah memori terbaik tahun ini. Maaf saya jatuh di Sepang karena saya rasa mampu melakukannya. Besok kami akan memulai kembali, saya masih memiliki kontrak dua tahun dan saya ingin memenangi gelar juara dunia ke-10,” sambungnya.

Perubahan positif yang ditunjukkan Yamaha pada seri-seri akhir musim balap 2018 membawa semangat tersendiri bagi Rossi, termasuk pada saat jatuh di Malaysia dan Valencia ketika sedang berada di jajaran pebalap terdepan.

“Saya melakukan kesalahan, kami telah melakukan verifikasi data tapi kami belum mengerti apa yang terjadi. Dalam dua balapan terakhir saya berupaya menjadi yang pertama.”

“Bersama Yamaha, kami tidak beruntung selama setahun terakhi dan perkembangan hanya terjadi belakangan, kami butuh lebih dari itu untuk bisa kompetitif,” ujar Rossi.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Hadiri Giat Kementrian Agama, Ketum Sinode ke Morotai

Tobelo — Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Di Halmahera (GMIH), Pdt. Demianus Ice, usai mendampingi Kapolda Malut dalam kegiatan Vaksinasi Rabu kemarin di Uniera Tobelo, kini sempatkan waktu berkunjung...

KPPD Desa Gosoma, Minta Pemda Halut Bertanggung Jawab

Tobelo — Komunitas Pemuda Pemerhati Desa (KPPD) Gosoma Kecamatan Tobelo, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut), bertanggung jawab atas proses Pilkades yang berlangsung di desa setempat. Informasi disampaikan langsung...

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Rossi Tegaskan Masih Mengincar Gelar ke-10

i-malut.com, JAKARTA — Valentino Rossi menegaskan masih mengincar gelar juara dunia ke-10 dalam dua tahun ke depan bersama tim Yamaha.

Dikutip pada laman cnnindonesia.com, Selasa (20/11/2018) dini hari, Rossi sudah sembilan tahun tanpa gelar juara dunia. Sejak MotoGP 2009, Rossi selalu gagal bersaing dengan pebalap-pebalap seperti Jorge Lorenzo, Casey Stoner, dan Marc Marquez.

Prestasi terbaiknya dalam sembilan musim terakhir adalah menempati peringkat kedua klasemen pebalap pada musim 2014 hingga 2016.

Tahun ini, Rossi kembali gagal menjadi juara dunia. Bahkan pebalap gaek itu tidak pernah menjadi pemenang dalam sebuah seri, seperti pada musim 2011 dan 2012 ketika bergabung bersama Ducati.

Kegagalan dalam sembilan musim dan faktor usia tidak menyurutkan ambisi Rossi meraih gelar juara dunia ke-10.

Valentino Rossi mengakhiri musim 2018 dengan menempati peringkat ketiga di klasemen pebalap. (CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo)

“Peringkat ketiga di klasemen akhir pantas saya dapatkan karena saya selalu berusaha, meski ketika Yamaha tidak dalam performa terbaik,” ucap Rossi dikutip dari tuttomotoriweb.

“Keberhasilan menempati pole position dan tampil di podium Mugello adalah memori terbaik tahun ini. Maaf saya jatuh di Sepang karena saya rasa mampu melakukannya. Besok kami akan memulai kembali, saya masih memiliki kontrak dua tahun dan saya ingin memenangi gelar juara dunia ke-10,” sambungnya.

Perubahan positif yang ditunjukkan Yamaha pada seri-seri akhir musim balap 2018 membawa semangat tersendiri bagi Rossi, termasuk pada saat jatuh di Malaysia dan Valencia ketika sedang berada di jajaran pebalap terdepan.

“Saya melakukan kesalahan, kami telah melakukan verifikasi data tapi kami belum mengerti apa yang terjadi. Dalam dua balapan terakhir saya berupaya menjadi yang pertama.”

“Bersama Yamaha, kami tidak beruntung selama setahun terakhi dan perkembangan hanya terjadi belakangan, kami butuh lebih dari itu untuk bisa kompetitif,” ujar Rossi.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER