Sejumlah Pejabat Setda Membantah Pengakuan Supriyadi Mandar

i-malut.com, MOROTAI – Demonstrasi untuk menjatuhkan Benny Laos dari kursi Bupati, yang dilakukan ASN dilingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai akan mengalami kendala untuk dilanjutkan pada tanggal 30 november 2018 nanti.

Bagaimana tidak, aksi unras yang dilakukan ASN dan didengungkan para orator melalui orasi dari beberapa ASN, bahwa aksi ini hasil kordinasi dengan Sekda M Maaruf Kharie, Asisten I Muchlis Baay dan Asisten II Alexander Wermasubun, ternyata dibantah oleh mereka.

Supriyadi Mandar adalah ASN staf bagian Hukum yang berorasi menantang Bupati, dalam orasinya Ia terikkan yakni sampaikan kepada Benny Laos, Supriyadi mandar pasang bendera perang, kita akan aksi sampai tanggal 30.

“Tidak usah takut, saya sudah konsolidasi massa mulai dari sekda, sampai Asisten dan pejabat-pejabat lainnya untuk melakukan aksi ini, tapi sangat disayangkan hari ini mereka beberapa pejabat masih ada yg takut.” semburnya

Tambahnya, “Selama ini ASN Morotai tertindas dengan kebijakan Bupati Morotai, untuk itu saya menghimbau kepada seluruh ASN, jangan takut dengan Bupati, mari bersatu kita lawan Bupati yang bertindak semena-mena.”

Terkait celoteh Supriyadi Mandar saat berorasi menyampaikan aksi ASN ini, hasil koordinasi dengan Sekda, As I dan As II, dimentahkan oleh mereka bertiga.

Asisten II Setda pulau Morotai saat di konfirmasi melalui saluran telpon selulernya, selasa (19/11/2018) pukul 16.45 Wit membantah kalau aksi ASN adalah hasil kordinasi dengannya,

“Tidak benar, mereka caplok nama saya, sehingga dipernyataan sikap mereka pasang nama saya,” katanya

Begitu juga dengan Asisten I, Muchlis Baay, membantah keras ucapan Supriyadi Mandar,

“Saya tidak pernah melakukan koordinasi dengan mereka untuk melakukan aksi, jadi tidak benar,” bantahnya

Demikian juga Sekda Pulau Morotai, M Maaruf Kharie, membantah kalau Supriyadi Mandar melakukan aksi ini telah berkoordinasi dengannya,

“Upi (Supriyadi) itu PNS disekertariat dan satu desa dengan saya, jadi tiap hari ketemu, tapi soal berkoordinasi untuk melakukan aksi tidak pernah dan saya tidak pernah menginginkan ini, jadi yang disampaikan upi tidak benar,” tandasnya

Sementara Supriyadi Mandar, saat dikonfirmasi kembali oleh media ini, Senin (19/11/2018) pukul 17.40 Wit di depan Kantor Bupati, menegaskan, bahwa benar aksi yang dilakukan ASN ini adalah hasil koordinasi dengan Sekda, As I dan As II,

“Benar aksi yang dilakukan ASN ini hasil koordinasi dengan Sekda M Maaruf Kharie, Asisten I Muchlis Baay dan Asisten II Alexander Wermasubun,” tegasnya

Lanjutnya, bila mereka mengelak dirinya siap di konfrontasi dan akan bawakan saksi,

“Kalau Sekda saya sendiri yang koordinasi tetapi kalau Asisten I dan Asisten II, saya bersama teman-teman yang koordinasi.” pungkasnya.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Siap-Siap, Guru yang ‘Lompat’ Duduki Jabatan Struktural Bakal...

Labuha - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bakal mengembalikan sejumlah pegawai fungsional (guru) yang saat ini menduduki jabatan struktural disejumlah SKPD, baik Eselon II, III dan IV,...

Soal Tunggakan 1 Milyar di PDAM, Pemkot Ternate...

Ternate -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate masih menunggak pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) kurang lebih 1 Milyar. Tunggakan tersebut terjadi saat Pemkot Ternate menempati X-Kantor Gubernur. Walikota Ternate M....

Langkah Cepat Nakertrans Malut Selidiki Insiden Kebakaran di...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Selasa, 15 Juni 2021 kemarin, menelan korban luka bakar sebanyak 6 orang karyawannya. Insiden ini langsung...

Usai dilantik Ramli Tidore nyatakan PKS siap bantu...

Sanana -- Acara Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus MPD, DPD dan DED, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kab. Pulau Taliabu (Pultab) yang di...

Babinsa Bajo, PAM Kunker Wabup Kepsul

Sanana -- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bajo-Kec. Sanana Utara, Koptu. Arifin Kemhay, baru-baru ini melakukan Pengamanan (PAM) bersama Bhabinkamtibmas dan Petugas lainnya, mengawal Kunjungan Kerja (Kunker-red) Wakil Bupati (Wabup)...

LSM LIRA Malut Mengutuk Keras Pemukulan Wartawan Binpers...

Ternate -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA) Maluku Utara (Malut), mengutuk keras tindakan pemukulan terhadap salah satu wartawan Berita Investigasi Nasional (Binpers) Biro Maluku Utara. Ketua LSM...

EGP dengan teguran Gubernur, Ningsih terus lakukan Pergantian

Sanana -- Anjing menggongong Kafilah tetap berlalu menjadi pribahasa yang tepat untuk menggambarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dibawah Kepemimpinan Kepala Daerah (Bupati-red) Fifian Adeningsih Mus. Bagaimana tidak,...

F-Demokrat DPRD Kepsul, ingatkan Bupati Penyerapan DAK 2021

Sanana -- Fraksi Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul), mengingatkan Bupati Kepsul, Fifian Adeningsih Mus terkait penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021. Melalui Sekretaris Ajis...

Geser Jabatan Disdukcapil, Masyarakat Jadi Korban

Sanana -- Ketika muncul pertanyaan, apakah Kebijakan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM) melakukan Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan yang tidak sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

ARTIKEL TERKAIT

Sejumlah Pejabat Setda Membantah Pengakuan Supriyadi Mandar

i-malut.com, MOROTAI – Demonstrasi untuk menjatuhkan Benny Laos dari kursi Bupati, yang dilakukan ASN dilingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai akan mengalami kendala untuk dilanjutkan pada tanggal 30 november 2018 nanti.

Bagaimana tidak, aksi unras yang dilakukan ASN dan didengungkan para orator melalui orasi dari beberapa ASN, bahwa aksi ini hasil kordinasi dengan Sekda M Maaruf Kharie, Asisten I Muchlis Baay dan Asisten II Alexander Wermasubun, ternyata dibantah oleh mereka.

Supriyadi Mandar adalah ASN staf bagian Hukum yang berorasi menantang Bupati, dalam orasinya Ia terikkan yakni sampaikan kepada Benny Laos, Supriyadi mandar pasang bendera perang, kita akan aksi sampai tanggal 30.

“Tidak usah takut, saya sudah konsolidasi massa mulai dari sekda, sampai Asisten dan pejabat-pejabat lainnya untuk melakukan aksi ini, tapi sangat disayangkan hari ini mereka beberapa pejabat masih ada yg takut.” semburnya

Tambahnya, “Selama ini ASN Morotai tertindas dengan kebijakan Bupati Morotai, untuk itu saya menghimbau kepada seluruh ASN, jangan takut dengan Bupati, mari bersatu kita lawan Bupati yang bertindak semena-mena.”

Terkait celoteh Supriyadi Mandar saat berorasi menyampaikan aksi ASN ini, hasil koordinasi dengan Sekda, As I dan As II, dimentahkan oleh mereka bertiga.

Asisten II Setda pulau Morotai saat di konfirmasi melalui saluran telpon selulernya, selasa (19/11/2018) pukul 16.45 Wit membantah kalau aksi ASN adalah hasil kordinasi dengannya,

“Tidak benar, mereka caplok nama saya, sehingga dipernyataan sikap mereka pasang nama saya,” katanya

Begitu juga dengan Asisten I, Muchlis Baay, membantah keras ucapan Supriyadi Mandar,

“Saya tidak pernah melakukan koordinasi dengan mereka untuk melakukan aksi, jadi tidak benar,” bantahnya

Demikian juga Sekda Pulau Morotai, M Maaruf Kharie, membantah kalau Supriyadi Mandar melakukan aksi ini telah berkoordinasi dengannya,

“Upi (Supriyadi) itu PNS disekertariat dan satu desa dengan saya, jadi tiap hari ketemu, tapi soal berkoordinasi untuk melakukan aksi tidak pernah dan saya tidak pernah menginginkan ini, jadi yang disampaikan upi tidak benar,” tandasnya

Sementara Supriyadi Mandar, saat dikonfirmasi kembali oleh media ini, Senin (19/11/2018) pukul 17.40 Wit di depan Kantor Bupati, menegaskan, bahwa benar aksi yang dilakukan ASN ini adalah hasil koordinasi dengan Sekda, As I dan As II,

“Benar aksi yang dilakukan ASN ini hasil koordinasi dengan Sekda M Maaruf Kharie, Asisten I Muchlis Baay dan Asisten II Alexander Wermasubun,” tegasnya

Lanjutnya, bila mereka mengelak dirinya siap di konfrontasi dan akan bawakan saksi,

“Kalau Sekda saya sendiri yang koordinasi tetapi kalau Asisten I dan Asisten II, saya bersama teman-teman yang koordinasi.” pungkasnya.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...