Dilempar Ibunya dari Mobil, Bayi Akhirnya Tewas

i-malut.com, DENPASAR — Seorang bule asal Amerika Serikat tega melempar bayinya dari atas mobil di Denpasar, Bali. Si bayi pun akhirnya tewas. Nyawa bayi berinisial BAR yang masih berusia dua bulan itu tak tertolong, meski sempat diselamatkan warga dan dilarikan ke rumah sakit.

“Ada luka fatal di bagian kepala,” kata Direktur Rumah Sakit Bali Mandara Gede Bagus Darmayasa, Selasa (20/11).

Di rumah sakit, BAR sempat mendapat perawatan selama sekitar empat jam. Dari hasil pemeriksaan medis, luka di bagian kepala balita itu akibat benturan keras saat dilempar ibunya dari atas mobil dan jatuh ke aspal.

Dilansir sindonews.com, Selasa (20/11/2018), hasil pemeriksaan lainnya, BAR juga mengalami dehidrasi dan kelaparan. Bayi malang itu juga mengalami sesak nafas. “Kami sudah berusaha maksimal, tapi tuhan berkehendak lain,” imbuh Darmayasa.

Sedangkan NJ menderita sejumlah luka karena berusaha bunuh diri dengan melompat dari dalam mobil, beberapa saat setelah dia melempar bayinya. Dia sempat dirawat di RS Bali Mandara dan akhirnya dirujuk ke RS Sanglah.

Polisi yang melakukan penyelidikan belum bisa mengungkap motif kejadian tersebut. “Ibu bayi belum bisa kita mintai keterangan,” kata Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nyoman Wirajaya.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa dua orang saksi, yaitu I Made Arimbawa (47) dan I Wayan Siaja (37) sopir dan guide yang saat itu mengantarkan NJ.

Dari hasil pemeriksaan, kedua saksi diminta menjemput NJ ke penginapannya di kawasan Ubud, Gianyar, Senin (19/11/2018) malam. Rencananya, kedua saksi akan mengatarkan NJ ke Bandara Ngurah Rai untuk kembali ke negaranya.

Saat mobil yang ditumpangi melintas di Jalan By Pass Sanur, NJ yang duduk di kursi tengah tiba-tiba saja melompat dari dalam mobil. Si sopir spontan mengerem dan menghentikan mobilnya dan kemudian menolong NJ.

Saat ditolong, bule asal California itu malah berontak sambil berteriak histeris. Polisi yang tiba di lokasi setelah mendapat lalu membawa NJ ke sebuah klinik yang dekat lokasi kejadian.

“Saat itulah saksi baru sadar kalau wanita bule itu sebelumnya membawa bayinya tapi tidak ada di mobil,” ungkap Wirajaya.

Setelah diingat-ingat, saksi mengatakan NJ sempat membuka pintu mobil ketika melintas di Jalan Danau Tempe Sanur. Setelah dilakukan pencarian, polisi menemukan bayi itu telah diselamatkan seorang warga, Yuliana Lestari (34).

Kepada polisi, Yuliana mengaku menemukan bayi itu tergeletak di tengah jalan. Saat ditemukan, bayi berjenis kelamin perempuan itu mengalami sejumlah luka di kepala.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

Babinsa Fuata ikut Sosialisasikan Filariasis ke Warga Desa

Sanana -- Baru-baru ini Bintara Pemuda Desa (Babinsa), di Desa Fuata-Kec. Sulabesi Selatan, Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Serda. Yusran Fataruba ikut mensosialisasikan penyakit Kaki Gajah (Filariasis) kepada Masyarakat Desa,...

Akhirnya Pemprov Malut Hentikan Proses Produksi Dilokasi Smelter...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), ditanggapi serius oleh Pemprov melalui Dinas Tenaga...

KASN sebut mutasi massal pejabat di Sula sebagai...

Sanana -- Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN akhirnya angkat bicara terkait mutasi massal yang dilakukan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM). Sumardi, S.E., M.Si asisten Komisioner KASN...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Dilempar Ibunya dari Mobil, Bayi Akhirnya Tewas

i-malut.com, DENPASAR — Seorang bule asal Amerika Serikat tega melempar bayinya dari atas mobil di Denpasar, Bali. Si bayi pun akhirnya tewas. Nyawa bayi berinisial BAR yang masih berusia dua bulan itu tak tertolong, meski sempat diselamatkan warga dan dilarikan ke rumah sakit.

“Ada luka fatal di bagian kepala,” kata Direktur Rumah Sakit Bali Mandara Gede Bagus Darmayasa, Selasa (20/11).

Di rumah sakit, BAR sempat mendapat perawatan selama sekitar empat jam. Dari hasil pemeriksaan medis, luka di bagian kepala balita itu akibat benturan keras saat dilempar ibunya dari atas mobil dan jatuh ke aspal.

Dilansir sindonews.com, Selasa (20/11/2018), hasil pemeriksaan lainnya, BAR juga mengalami dehidrasi dan kelaparan. Bayi malang itu juga mengalami sesak nafas. “Kami sudah berusaha maksimal, tapi tuhan berkehendak lain,” imbuh Darmayasa.

Sedangkan NJ menderita sejumlah luka karena berusaha bunuh diri dengan melompat dari dalam mobil, beberapa saat setelah dia melempar bayinya. Dia sempat dirawat di RS Bali Mandara dan akhirnya dirujuk ke RS Sanglah.

Polisi yang melakukan penyelidikan belum bisa mengungkap motif kejadian tersebut. “Ibu bayi belum bisa kita mintai keterangan,” kata Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nyoman Wirajaya.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa dua orang saksi, yaitu I Made Arimbawa (47) dan I Wayan Siaja (37) sopir dan guide yang saat itu mengantarkan NJ.

Dari hasil pemeriksaan, kedua saksi diminta menjemput NJ ke penginapannya di kawasan Ubud, Gianyar, Senin (19/11/2018) malam. Rencananya, kedua saksi akan mengatarkan NJ ke Bandara Ngurah Rai untuk kembali ke negaranya.

Saat mobil yang ditumpangi melintas di Jalan By Pass Sanur, NJ yang duduk di kursi tengah tiba-tiba saja melompat dari dalam mobil. Si sopir spontan mengerem dan menghentikan mobilnya dan kemudian menolong NJ.

Saat ditolong, bule asal California itu malah berontak sambil berteriak histeris. Polisi yang tiba di lokasi setelah mendapat lalu membawa NJ ke sebuah klinik yang dekat lokasi kejadian.

“Saat itulah saksi baru sadar kalau wanita bule itu sebelumnya membawa bayinya tapi tidak ada di mobil,” ungkap Wirajaya.

Setelah diingat-ingat, saksi mengatakan NJ sempat membuka pintu mobil ketika melintas di Jalan Danau Tempe Sanur. Setelah dilakukan pencarian, polisi menemukan bayi itu telah diselamatkan seorang warga, Yuliana Lestari (34).

Kepada polisi, Yuliana mengaku menemukan bayi itu tergeletak di tengah jalan. Saat ditemukan, bayi berjenis kelamin perempuan itu mengalami sejumlah luka di kepala.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER