Janin Bayi Tanpa Kepala Ditemukan di Pinggir Pantai

i-malut.com, BATAM – Sesosok mayat janin tanpa kepala ditemukan di bibir pantai kawasan Sekupang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (19/11/2018) pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat ditemukan, kondisi mayat janin bayi ini sedang dimakan oleh seekor anjing.

Mayat janin bayi ini pertama kali ditemukan oleh M. Nur Fatoni, petugas cleaning service yang sedang membersihkan sampah di bibir pantai. Saat itu, ia melihat jasad janin bayi tanpa kepala sedang dimakan oleh anjing. Temuan tersebut langsung dilaporkannya kepada dua rekannya yang langsung melakukan pengecekan ke lokasi yang dimaksud.

Dugaan sementara, mayat janin bayi ini hanyut terbawa arus laut hingga ke bibir pantai. Saat ditemukan, kondisi mayat sudah tidak utuh dan tanpa kepala. Saksi yang menemukan jasad tersebut tidak melihat ari-ari bayi di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Sekupang Kompol Oji Fahroji mengatakan, pihaknya masih mendalami penemuan jasad janin bayi tersebut. Ia menduga jasad bayi ini terbawa arus laut hingga terdampar di bibir pantai.

“Untuk penyebab tidak utuhnya jasad bayi ini, kita belum bisa pastikan. Masih didalami,” katanya.

Oji menjelaskan, jasad bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki. Dari hasil pemeriksaan oleh Dokter Polisi Polda Kepri, dr Leo diketahui bahwa janin diperkirakan berusia 4-5 bulan dan sudah meninggal dunia sejak 2-3 hari lalu.

“Dari hasil pemeriksaan juga diketahui bahwa ari-ari bayi sengaja dipotong bukan ditarik,” kata Oji lagi.

Sementara itu, dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi juga mengamankan satu kantong plastik berwarna biru dan satu kantong plastik berwarna putih sebagai barang bukti. Kantong plastik ini diduga digunakan untuk membungkus jasad janin bayi.

Hingga saat ini, lanjut Oji, timnya masih melakukan penyelidikan atas kasus penemuan jawab janin bayi tersebut. Tim masih bergerak untuk mengetahui pelaku pembuang janin dan penyebab tidak utuhnya jasad tersebut.

“Masih didalami. Perkembangannya nanti diinfokan,” pungkasnya. Demikian seperti dilansir okezone.com, Senin (19/11/2018).

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Siap-Siap, Guru yang ‘Lompat’ Duduki Jabatan Struktural Bakal...

Labuha - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bakal mengembalikan sejumlah pegawai fungsional (guru) yang saat ini menduduki jabatan struktural disejumlah SKPD, baik Eselon II, III dan IV,...

Soal Tunggakan 1 Milyar di PDAM, Pemkot Ternate...

Ternate -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate masih menunggak pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) kurang lebih 1 Milyar. Tunggakan tersebut terjadi saat Pemkot Ternate menempati X-Kantor Gubernur. Walikota Ternate M....

Langkah Cepat Nakertrans Malut Selidiki Insiden Kebakaran di...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Selasa, 15 Juni 2021 kemarin, menelan korban luka bakar sebanyak 6 orang karyawannya. Insiden ini langsung...

Usai dilantik Ramli Tidore nyatakan PKS siap bantu...

Sanana -- Acara Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus MPD, DPD dan DED, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kab. Pulau Taliabu (Pultab) yang di...

Babinsa Bajo, PAM Kunker Wabup Kepsul

Sanana -- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bajo-Kec. Sanana Utara, Koptu. Arifin Kemhay, baru-baru ini melakukan Pengamanan (PAM) bersama Bhabinkamtibmas dan Petugas lainnya, mengawal Kunjungan Kerja (Kunker-red) Wakil Bupati (Wabup)...

LSM LIRA Malut Mengutuk Keras Pemukulan Wartawan Binpers...

Ternate -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA) Maluku Utara (Malut), mengutuk keras tindakan pemukulan terhadap salah satu wartawan Berita Investigasi Nasional (Binpers) Biro Maluku Utara. Ketua LSM...

EGP dengan teguran Gubernur, Ningsih terus lakukan Pergantian

Sanana -- Anjing menggongong Kafilah tetap berlalu menjadi pribahasa yang tepat untuk menggambarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dibawah Kepemimpinan Kepala Daerah (Bupati-red) Fifian Adeningsih Mus. Bagaimana tidak,...

F-Demokrat DPRD Kepsul, ingatkan Bupati Penyerapan DAK 2021

Sanana -- Fraksi Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul), mengingatkan Bupati Kepsul, Fifian Adeningsih Mus terkait penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021. Melalui Sekretaris Ajis...

Geser Jabatan Disdukcapil, Masyarakat Jadi Korban

Sanana -- Ketika muncul pertanyaan, apakah Kebijakan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM) melakukan Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan yang tidak sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

ARTIKEL TERKAIT

Janin Bayi Tanpa Kepala Ditemukan di Pinggir Pantai

i-malut.com, BATAM – Sesosok mayat janin tanpa kepala ditemukan di bibir pantai kawasan Sekupang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (19/11/2018) pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat ditemukan, kondisi mayat janin bayi ini sedang dimakan oleh seekor anjing.

Mayat janin bayi ini pertama kali ditemukan oleh M. Nur Fatoni, petugas cleaning service yang sedang membersihkan sampah di bibir pantai. Saat itu, ia melihat jasad janin bayi tanpa kepala sedang dimakan oleh anjing. Temuan tersebut langsung dilaporkannya kepada dua rekannya yang langsung melakukan pengecekan ke lokasi yang dimaksud.

Dugaan sementara, mayat janin bayi ini hanyut terbawa arus laut hingga ke bibir pantai. Saat ditemukan, kondisi mayat sudah tidak utuh dan tanpa kepala. Saksi yang menemukan jasad tersebut tidak melihat ari-ari bayi di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Sekupang Kompol Oji Fahroji mengatakan, pihaknya masih mendalami penemuan jasad janin bayi tersebut. Ia menduga jasad bayi ini terbawa arus laut hingga terdampar di bibir pantai.

“Untuk penyebab tidak utuhnya jasad bayi ini, kita belum bisa pastikan. Masih didalami,” katanya.

Oji menjelaskan, jasad bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki. Dari hasil pemeriksaan oleh Dokter Polisi Polda Kepri, dr Leo diketahui bahwa janin diperkirakan berusia 4-5 bulan dan sudah meninggal dunia sejak 2-3 hari lalu.

“Dari hasil pemeriksaan juga diketahui bahwa ari-ari bayi sengaja dipotong bukan ditarik,” kata Oji lagi.

Sementara itu, dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi juga mengamankan satu kantong plastik berwarna biru dan satu kantong plastik berwarna putih sebagai barang bukti. Kantong plastik ini diduga digunakan untuk membungkus jasad janin bayi.

Hingga saat ini, lanjut Oji, timnya masih melakukan penyelidikan atas kasus penemuan jawab janin bayi tersebut. Tim masih bergerak untuk mengetahui pelaku pembuang janin dan penyebab tidak utuhnya jasad tersebut.

“Masih didalami. Perkembangannya nanti diinfokan,” pungkasnya. Demikian seperti dilansir okezone.com, Senin (19/11/2018).

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...