UEFA Nations League: Belanda Tembus Semifinal

i-malut.com, GELSENKIRCHEN — Timnas Belanda menembus semifinal UEFA Nations League. Sempat tertinggal dua gol, De Oranje bermain imbang 2-2 kontra Jerman.

Pada laga keempat Liga 1 Grup A yang dihelat di Veltins Arena, Gelsenkirchen, Selasa (20/11) dini hari WIB, Belanda tertinggal dua gol lebih dulu di babak pertama dalam tempo 20 menit lewat gol-gol Timo Werner dan Leroy Sane.

Dengan posisi seperti ini, Belanda cuma finis posisi kedua grup dan Prancis yang lolos. Namun, di lima menit terakhir pertandingan, Belanda comeback. Diawali gol Quincy Promes di menit ke-85, kapten Virgil van Dijk memastikan kelolosan Belanda di menit ke-90.

Tambahan satu poin sudah cukup memastikan kelolosan Belanda ke semifinal. Belanda finis juara grup dengan tujuh poin, sama dengan milik Prancis, tapi unggul selisih gol. Jerman degradasi ke Liga 2 tanpa satu kemenangan pun dari empat laga dengan dua poin.

Dilansir dari detik.com, Selasa (20/11/2018), pelatih Belanda Ronald Koeman puas dengan kelolosan timnya secara dramatis di kandang Jerman. Dia menyoroti karakter pantang menyerah anak asuhnya.

Tak diunggulkan karena tergabung di grup berat yang dihuni Jerman dan Prancis, Belanda malah membuat kejutan lewat performa apik. Padahal Belanda mengawali kiprahnya dengan kekalahan 1-2 dari Les Bleus.

“Tim menunjukkan karakter. Kami terus berusaha. Saya rasa kami tidak bermain baik,” ujar Koeman di situs resmi UEFA.

“Mungkin di fase seperti ini, terlalu melelahkan bermain dua laga dalam periode yang pendek menghadapi tim-tim berkualitas tinggi. Jangan lupakan bahwa Jerman itu tim yang luar biasa, bahkan lebih baik ketimbang Prancis,” sambungnya.

“Tapi kami juga menunjukkan bahwa kami bisa bangkit ketika menghadapi lawan sekuat ini.”

Pertandingan

Jerman yang nothing to lose di laga ini justru tancap gas sejak menit awal dan langsung menekan pertahanan Belanda. Hasilnya gawang Jasper Cillessen sudah bobol di menit kesembilan.

Toni Kroos memegang bola dan kemudian memindahkan ke sisi kiri yang ditempati Serge Gnabry dan mengirim umpan silang ke kotak penalti. Werner menerima dengan dada dan menuntaskan lewat sepakan voli dari luar kotak penalti ke pojok kanan gawang.

Usai gol cepat tersebut, Jerman mampu mengendalikan permainan dan membuat Belanda kesulitan. Lini belakang Belanda yang dikomandoi Van Dijk tampak kewalahan menghadapi serangan tuan rumah.

Jerman menghukum Belanda lagi ketika lalai menjaga pertahanan di menit ke-19 dan membiarkan Sane dengan mudah mengontrol umpan panjang Kroos. Sane, yang dikawal 2-3 pemain di dekan kotak penalti, melepaskan sepakan kiri kiri dan bola mengenai lawan dulu sebelum menjebol jala Cillessen.

Belanda tak bisa mengembangkan permainan di babak pertama mengingat Jerman terus-menerus menekan. Bahkan tuan rumah nyaris mencetak gol ketiga di menit ke-41 andaikan tandukan Gnabry meneruskan crossing Nico Schulz tak melebar.

Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Belanda memasukkan Javairo Dilrosun menggantikan Ryan Babel yang tak bermain efektif selama babak pertama. Tapi, Jerman masih saja menguasai jalannya pertandingan.

Di menit ke-62 Werner punya kans membuat gol keduanya ketika menerima umpan silang Gnabry. Berhasil lepas dari kawalan Kenny Tete, Werner cuma bisa mengarahkan bola ke sisi gawang.

Belanda mendapat peluang emas ketika Memphis sukses menaklukkan Nicklas Sule dan Mats Hummel sebelum menembak bola yang bisa diselamatkan Neuer.

Tim tamu akhirnya bisa bikin gol di menit ke-85 setelah pertahanan Jerman gagal mengantisipasi bola crossing Daley Blind. Frenkie de Jong mendapat bola liar dan mengirim kepada Marten de Roon yang malah mengumpan lagi kepada Promes, untuk dituntaskan lewat sepakan melengkung dari luar kotak penalti.

Laga tampaknya akan berakhir untuk kemenangan Jerman dan Belanda pun gagal lolos. Tapi, keajaiban terjadi saat laga memasuki menit ke-92 ketika bek-bek Jerman lagi-lagi gagal membuang bola crossing Belanda dan kali ini jatuh di jalur tembak Van Dijk yang menghantamnya keras-keras untuk menjebol jala Manuel Neuer.

Skor 2-2 menjadi penutup laga itu dan Belanda berhak atas tiket semifinal.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

Babinsa Fuata ikut Sosialisasikan Filariasis ke Warga Desa

Sanana -- Baru-baru ini Bintara Pemuda Desa (Babinsa), di Desa Fuata-Kec. Sulabesi Selatan, Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Serda. Yusran Fataruba ikut mensosialisasikan penyakit Kaki Gajah (Filariasis) kepada Masyarakat Desa,...

Akhirnya Pemprov Malut Hentikan Proses Produksi Dilokasi Smelter...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), ditanggapi serius oleh Pemprov melalui Dinas Tenaga...

KASN sebut mutasi massal pejabat di Sula sebagai...

Sanana -- Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN akhirnya angkat bicara terkait mutasi massal yang dilakukan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM). Sumardi, S.E., M.Si asisten Komisioner KASN...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

UEFA Nations League: Belanda Tembus Semifinal

i-malut.com, GELSENKIRCHEN — Timnas Belanda menembus semifinal UEFA Nations League. Sempat tertinggal dua gol, De Oranje bermain imbang 2-2 kontra Jerman.

Pada laga keempat Liga 1 Grup A yang dihelat di Veltins Arena, Gelsenkirchen, Selasa (20/11) dini hari WIB, Belanda tertinggal dua gol lebih dulu di babak pertama dalam tempo 20 menit lewat gol-gol Timo Werner dan Leroy Sane.

Dengan posisi seperti ini, Belanda cuma finis posisi kedua grup dan Prancis yang lolos. Namun, di lima menit terakhir pertandingan, Belanda comeback. Diawali gol Quincy Promes di menit ke-85, kapten Virgil van Dijk memastikan kelolosan Belanda di menit ke-90.

Tambahan satu poin sudah cukup memastikan kelolosan Belanda ke semifinal. Belanda finis juara grup dengan tujuh poin, sama dengan milik Prancis, tapi unggul selisih gol. Jerman degradasi ke Liga 2 tanpa satu kemenangan pun dari empat laga dengan dua poin.

Dilansir dari detik.com, Selasa (20/11/2018), pelatih Belanda Ronald Koeman puas dengan kelolosan timnya secara dramatis di kandang Jerman. Dia menyoroti karakter pantang menyerah anak asuhnya.

Tak diunggulkan karena tergabung di grup berat yang dihuni Jerman dan Prancis, Belanda malah membuat kejutan lewat performa apik. Padahal Belanda mengawali kiprahnya dengan kekalahan 1-2 dari Les Bleus.

“Tim menunjukkan karakter. Kami terus berusaha. Saya rasa kami tidak bermain baik,” ujar Koeman di situs resmi UEFA.

“Mungkin di fase seperti ini, terlalu melelahkan bermain dua laga dalam periode yang pendek menghadapi tim-tim berkualitas tinggi. Jangan lupakan bahwa Jerman itu tim yang luar biasa, bahkan lebih baik ketimbang Prancis,” sambungnya.

“Tapi kami juga menunjukkan bahwa kami bisa bangkit ketika menghadapi lawan sekuat ini.”

Pertandingan

Jerman yang nothing to lose di laga ini justru tancap gas sejak menit awal dan langsung menekan pertahanan Belanda. Hasilnya gawang Jasper Cillessen sudah bobol di menit kesembilan.

Toni Kroos memegang bola dan kemudian memindahkan ke sisi kiri yang ditempati Serge Gnabry dan mengirim umpan silang ke kotak penalti. Werner menerima dengan dada dan menuntaskan lewat sepakan voli dari luar kotak penalti ke pojok kanan gawang.

Usai gol cepat tersebut, Jerman mampu mengendalikan permainan dan membuat Belanda kesulitan. Lini belakang Belanda yang dikomandoi Van Dijk tampak kewalahan menghadapi serangan tuan rumah.

Jerman menghukum Belanda lagi ketika lalai menjaga pertahanan di menit ke-19 dan membiarkan Sane dengan mudah mengontrol umpan panjang Kroos. Sane, yang dikawal 2-3 pemain di dekan kotak penalti, melepaskan sepakan kiri kiri dan bola mengenai lawan dulu sebelum menjebol jala Cillessen.

Belanda tak bisa mengembangkan permainan di babak pertama mengingat Jerman terus-menerus menekan. Bahkan tuan rumah nyaris mencetak gol ketiga di menit ke-41 andaikan tandukan Gnabry meneruskan crossing Nico Schulz tak melebar.

Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Belanda memasukkan Javairo Dilrosun menggantikan Ryan Babel yang tak bermain efektif selama babak pertama. Tapi, Jerman masih saja menguasai jalannya pertandingan.

Di menit ke-62 Werner punya kans membuat gol keduanya ketika menerima umpan silang Gnabry. Berhasil lepas dari kawalan Kenny Tete, Werner cuma bisa mengarahkan bola ke sisi gawang.

Belanda mendapat peluang emas ketika Memphis sukses menaklukkan Nicklas Sule dan Mats Hummel sebelum menembak bola yang bisa diselamatkan Neuer.

Tim tamu akhirnya bisa bikin gol di menit ke-85 setelah pertahanan Jerman gagal mengantisipasi bola crossing Daley Blind. Frenkie de Jong mendapat bola liar dan mengirim kepada Marten de Roon yang malah mengumpan lagi kepada Promes, untuk dituntaskan lewat sepakan melengkung dari luar kotak penalti.

Laga tampaknya akan berakhir untuk kemenangan Jerman dan Belanda pun gagal lolos. Tapi, keajaiban terjadi saat laga memasuki menit ke-92 ketika bek-bek Jerman lagi-lagi gagal membuang bola crossing Belanda dan kali ini jatuh di jalur tembak Van Dijk yang menghantamnya keras-keras untuk menjebol jala Manuel Neuer.

Skor 2-2 menjadi penutup laga itu dan Belanda berhak atas tiket semifinal.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER