KMMB dan ASN Kembali Aksi, Pemboikotan Aktifitas Pemkab Lumpuh Total

i-malut.com, MOROTAI – Koalisi Masyarakat Morotai Bersatu (KMMB ), bersama PNS lingkup Pemda Morotai, kembali gelar aksi terkait masalah korupsi dan  peIanggaran kententuan aparatur sipil Negara (ASN) serta dugaan penistaan Agama Kristen yang dilakukan oleh Bupati Pulau Morotai Benny Laos, Rabu (21/11/2018) pukul 09.30 Wit, bertempat di halaman depan kantor Bupati Pulau Morotai desa Darame, kecamatan Morotai Selatan Kabupaten Pulau Morotai.

Demonstrasi tersebut dipimpin oleh Mujril H. Dayan sebagai kordinator lapangan (Korlap) dengan jumlah massa kurang lebih 350 orang, menggunakan satu unit Mobil Pick up dilengkapi sound system, dan membawa spanduk yang bertuliskan “Bupati Morotai segera turun jabatan”.

Dalam aksi unras itu juga, masa aksi menyampaikan pernyataan sikap yang dibacakan oleh korlap yakni :

  1. Mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi, Kejaksaan Agung dan Kepolisian Republik Indonesia agar secepatnya mengusut tuntas dan menangkap keterlibatan Benny Laos dalam kasus korupsi dan Gratifikasi pada kementrian PUPR dalam project jalan lingkar Halmahera dan jalan lingkar selatan masala.
  2. Meminta kepada mentri dalam negeri untuk memberikan teguran keras terhadap bupati morotai dan memberikan sangksi atas pelangaran kententuan aparatur sipil Negara.
  3. Mendesak Komisi Aparatur Sipil Negara untuk melakukan teguran atas pelangaran terhadap UU No. 5 Tahun 2014 serta melakukan eksecutif review terhadap berbagai produk hukum daerah tentang pemberian Hukuman terhadap ASN.
  4. Meminta kepada Benny Laos untuk tidak lagi kembali dan mengajukan surat pengunduran diri selaku bupati pulau morotai. Jika Benny Laos tidak mengindakan tuntutan kami maka, Kami akan melakukan pemboikotan seluruh aktifitas pemerintahan dan pelayanan kemasyarakatan di Pulau Morotai.
  5. Tidak lagi adanya pemberian punhismen terhadap pegawai negeri sipil Kabupaten Pulau Morotai.

Tepat Pukul 10.00 WIT massa melakukan aksi Road show mengelilingi Kota Daruba dan Pukul 10.50 WIT bertempat di Gedung bangsaha Morotai, massa mebubarkan kegiatan pembentukan Tagana Muda dinas sosial Provinsi Maluku utara tahun 2018 dengan melepas spanduk kegiatan dan membubarkan peserta kegiatan.

Pukul 11.05 WIT massa aksi bergeser ke depan kantor DPRD Morotai melakukan orasi secara bergantian.

“Kami datang ke kantor DPRD untuk menagih janji dan komitmen DPRD Morotai.” kata Taufik Sibua salah satu orator

Orator Fandi Latif, dalam orasinya menyampaikan, aksi ini tidak ada tindensi Politik apapun, akan tetapi demi kepentingan masyarakat Morotai, dilakukan secara Kolektif. Pihaknya meminta sikap DPRD dalam perjuangan bersama Rakyat untuk menurunkan Bupati Morotai.

“Kami menguji komitemen DPRD Morotai, jangan cuma bicara dan bertetiak akan tetapi harus ada tindakan yang dilakukan oleh DPRD Morotai.” tantangnya

Sementara korlap aksi Mujril Hi Dayan menegaskan “Jika disekitar massa aksi ada intelijen Bupati maka sampaikan bahwa dalam gerakan ini sama sekali tidak ada tendensi politik sebagaimana yang dituduhkan dikoran-koran. Ini murni panggilan nurani orang Morotai yang telah dicabik-cabik oleh kebijakan Bupati yang tidak berpihak pada rakyat kecil.”

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Drupadi BMI Malut Desak Polda Malut Usut Tuntas...

Ternate -- Drupadi Bintang Muda Indonesia (BIM) Maluku Utara (Malut), desak Polda Malut untuk segera mengusut tuntas kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh salah satu oknum Polisi berpangkat Briptu pada...

Dampingi Luhut Resmi Pabrik Bahan Baku Batrai, Bupati...

Labuha -- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), ikut mendampingi Menteri Koordinator bidang kemaritiman, Luhut Bizar Pandjaitan, dalam peresmian Pabrik bahan baku baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia yang memproduksi...

Lagi, Jembatan Pitago Bailengit Rusak

Tobelo -- Sangat memprihatinkan, jembatan Wailamo yang menghubungkan Desa Pitago dan Desa Bailengit Kecamatan Kao Barat Kabupaten Halmahera Utara, lagi-lagi kembali rusak. Padahal, jembatan tersebut belum lama ini telah...

Dinas P3A Malut Bakal Kawal Kasus Pemerkosaan di...

Sofifi -- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Maluku Utara (Malut) akan mengawal kasus pemerkosaan terhadap korban yang masih dibawah umur, yang diduga dilakukan oknum Polisi di...

Kembali marak, Babinsa Waiman ingatkan warga terkait Bahaya...

Sanana, Perang terhadap Corona Virus Disease atau Covid-19 belum selesai, bahkan kini ada varian baru terkait virus ini. Untuk itu Pemerintah Indonesia, mulai dari Pusat maupun Daerah kembali mengingatkan...

Bergerak Cepat, DPD BMI Malut Mengakar Hingga ke-Pelosok...

Ternate -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bintang Muda Indonesian (BMI) Maluku Utara, gencar melakukan sosialisasi serta konsolidasi dan verifikasi faktual, guna membentuk DPC Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara (Malut). Hal ini...

Besok, Disdik Kota Ternate Lounching Sekolah Insklusif di...

Ternate - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ternate pada Rabu 23 Juni 2021 besok akan Lounching Sekolah Insklusif, bertempat SD Negeri 6 Kota Ternate, Kelurahan Kampung Makasar Barat, Kota Ternate...

Sambut kedatangan Mendagri Tito Karnavian, APMS pasang baliho...

Sanana -- Aliansi Peduli Masyarakat Sula atau APMS kepada media ini memberikan penjelasan terkait Sikap Bupati Sula memutasi dan merotasi 57 jabatan termasuk menon-jobkan Sekda Kepulauan Sula, sebagai perbuatan...

Babinsa Sekom Pelopori Giat Bhakti, ajak Warga dan...

Sanana -- Kelompok Masyarakat Desa yang mempunyai paradigma maju dan berpikir positif adalah suatu kekuatan dan aset untuk membangun sebuah Desa, ditambah lagi dengan Kelompok Mahasiswa dalam satuan tugas...

BERITA UTAMA

Dampingi Luhut Resmi Pabrik Bahan Baku Batrai, Bupati...

Labuha -- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), ikut mendampingi Menteri Koordinator bidang kemaritiman, Luhut Bizar Pandjaitan, dalam peresmian Pabrik...

Maslan Jabat PLH Sekda Halsel, Helmi Dikabarkan Sakit

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), mengangkat Maslan Hi. Hasan,SH,M.Si, Kepala Bagian (Kabag) organisasi sebagai Asisten Perekonomian dan...

ARTIKEL TERKAIT

KMMB dan ASN Kembali Aksi, Pemboikotan Aktifitas Pemkab Lumpuh Total

i-malut.com, MOROTAI – Koalisi Masyarakat Morotai Bersatu (KMMB ), bersama PNS lingkup Pemda Morotai, kembali gelar aksi terkait masalah korupsi dan  peIanggaran kententuan aparatur sipil Negara (ASN) serta dugaan penistaan Agama Kristen yang dilakukan oleh Bupati Pulau Morotai Benny Laos, Rabu (21/11/2018) pukul 09.30 Wit, bertempat di halaman depan kantor Bupati Pulau Morotai desa Darame, kecamatan Morotai Selatan Kabupaten Pulau Morotai.

Demonstrasi tersebut dipimpin oleh Mujril H. Dayan sebagai kordinator lapangan (Korlap) dengan jumlah massa kurang lebih 350 orang, menggunakan satu unit Mobil Pick up dilengkapi sound system, dan membawa spanduk yang bertuliskan “Bupati Morotai segera turun jabatan”.

Dalam aksi unras itu juga, masa aksi menyampaikan pernyataan sikap yang dibacakan oleh korlap yakni :

  1. Mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi, Kejaksaan Agung dan Kepolisian Republik Indonesia agar secepatnya mengusut tuntas dan menangkap keterlibatan Benny Laos dalam kasus korupsi dan Gratifikasi pada kementrian PUPR dalam project jalan lingkar Halmahera dan jalan lingkar selatan masala.
  2. Meminta kepada mentri dalam negeri untuk memberikan teguran keras terhadap bupati morotai dan memberikan sangksi atas pelangaran kententuan aparatur sipil Negara.
  3. Mendesak Komisi Aparatur Sipil Negara untuk melakukan teguran atas pelangaran terhadap UU No. 5 Tahun 2014 serta melakukan eksecutif review terhadap berbagai produk hukum daerah tentang pemberian Hukuman terhadap ASN.
  4. Meminta kepada Benny Laos untuk tidak lagi kembali dan mengajukan surat pengunduran diri selaku bupati pulau morotai. Jika Benny Laos tidak mengindakan tuntutan kami maka, Kami akan melakukan pemboikotan seluruh aktifitas pemerintahan dan pelayanan kemasyarakatan di Pulau Morotai.
  5. Tidak lagi adanya pemberian punhismen terhadap pegawai negeri sipil Kabupaten Pulau Morotai.

Tepat Pukul 10.00 WIT massa melakukan aksi Road show mengelilingi Kota Daruba dan Pukul 10.50 WIT bertempat di Gedung bangsaha Morotai, massa mebubarkan kegiatan pembentukan Tagana Muda dinas sosial Provinsi Maluku utara tahun 2018 dengan melepas spanduk kegiatan dan membubarkan peserta kegiatan.

Pukul 11.05 WIT massa aksi bergeser ke depan kantor DPRD Morotai melakukan orasi secara bergantian.

“Kami datang ke kantor DPRD untuk menagih janji dan komitmen DPRD Morotai.” kata Taufik Sibua salah satu orator

Orator Fandi Latif, dalam orasinya menyampaikan, aksi ini tidak ada tindensi Politik apapun, akan tetapi demi kepentingan masyarakat Morotai, dilakukan secara Kolektif. Pihaknya meminta sikap DPRD dalam perjuangan bersama Rakyat untuk menurunkan Bupati Morotai.

“Kami menguji komitemen DPRD Morotai, jangan cuma bicara dan bertetiak akan tetapi harus ada tindakan yang dilakukan oleh DPRD Morotai.” tantangnya

Sementara korlap aksi Mujril Hi Dayan menegaskan “Jika disekitar massa aksi ada intelijen Bupati maka sampaikan bahwa dalam gerakan ini sama sekali tidak ada tendensi politik sebagaimana yang dituduhkan dikoran-koran. Ini murni panggilan nurani orang Morotai yang telah dicabik-cabik oleh kebijakan Bupati yang tidak berpihak pada rakyat kecil.”

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER