Piala AFF 2018: Indonesia Terhenti di Fase Grup

i-malut.com, JAKARTA — Indonesia dipastikan gagal lolos fase grup Piala AFF 2018. Hasil imbang Filipina versus Thailand membuat skuat Garuda tersingkir meski masih menyisakan satu laga.

Dikutip dari detiksport.com, Rabu (21/11/2018), hasil pertandingan di Panaad, Bacolod, Rabu (21/11) malam WIB, The Azkals bermain imbang 1-1 dengan The War Elephants.

Thailand mencetak gol lebih dulu via gol Supachai Jaided pada menit ke-56. Filipina baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-81 via tendangan Jovin Bedic.

Dengan tambahan satu poin ini, Thailand dan Filipina masih berbagi posisi teratas Grup B Piala AFF 2018. Keduanya sama-sama membukukan tujuh angka.

Indonesia, yang baru mengumpulkan tiga poin, sudah tak bisa mengejar raihan poin Thailand dan Filipina. Tim Merah-Putih tetap ada di posisi keempat, di pertandingan lainnya Singapura bisa mengalahkan Timor Leste. The Lions mengumpulkan enam poin.

Dalam 12 kali keikutsertaan di Piala AFF, pencapaian kali ini merupakan kegagalan melaju ke babak semifinal. Kegagalan lain dibukukan pada 2007, 2012, dan 2014.

Bima Sakti Minta Maaf

Langkah timnas Indonesia di Piala AFF 2018 terhenti di fase grup. Pelatih timnas, Bima Sakti, menyampaikan permohonan maaf. Bima mengaku sangat sedih dan kecewa dengan hasil tersebut. Dia pun meminta maaf yang sebesar-besarnya.

“Pertama saya menyampaikan permintaan maaf kepada PSSI dan juga pencinta sepakbola Indonesia. Kami semua sedih dengan hasil ini,” kata Bima.

Pelatih asal Balikpapan itu berharap para pemain tetap semangat menatap laga pamungkas melawan Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (25/11/2018). Hansamu Yama dkk telah bertekad menutup laga terakhir dengan kemenangan.

“Saya sudah berpesan kepada pemain agar untuk pertandingan Minggu nanti harus ditutup dengan kemenangan,” katanya.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Piala AFF 2018: Indonesia Terhenti di Fase Grup

i-malut.com, JAKARTA — Indonesia dipastikan gagal lolos fase grup Piala AFF 2018. Hasil imbang Filipina versus Thailand membuat skuat Garuda tersingkir meski masih menyisakan satu laga.

Dikutip dari detiksport.com, Rabu (21/11/2018), hasil pertandingan di Panaad, Bacolod, Rabu (21/11) malam WIB, The Azkals bermain imbang 1-1 dengan The War Elephants.

Thailand mencetak gol lebih dulu via gol Supachai Jaided pada menit ke-56. Filipina baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-81 via tendangan Jovin Bedic.

Dengan tambahan satu poin ini, Thailand dan Filipina masih berbagi posisi teratas Grup B Piala AFF 2018. Keduanya sama-sama membukukan tujuh angka.

Indonesia, yang baru mengumpulkan tiga poin, sudah tak bisa mengejar raihan poin Thailand dan Filipina. Tim Merah-Putih tetap ada di posisi keempat, di pertandingan lainnya Singapura bisa mengalahkan Timor Leste. The Lions mengumpulkan enam poin.

Dalam 12 kali keikutsertaan di Piala AFF, pencapaian kali ini merupakan kegagalan melaju ke babak semifinal. Kegagalan lain dibukukan pada 2007, 2012, dan 2014.

Bima Sakti Minta Maaf

Langkah timnas Indonesia di Piala AFF 2018 terhenti di fase grup. Pelatih timnas, Bima Sakti, menyampaikan permohonan maaf. Bima mengaku sangat sedih dan kecewa dengan hasil tersebut. Dia pun meminta maaf yang sebesar-besarnya.

“Pertama saya menyampaikan permintaan maaf kepada PSSI dan juga pencinta sepakbola Indonesia. Kami semua sedih dengan hasil ini,” kata Bima.

Pelatih asal Balikpapan itu berharap para pemain tetap semangat menatap laga pamungkas melawan Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (25/11/2018). Hansamu Yama dkk telah bertekad menutup laga terakhir dengan kemenangan.

“Saya sudah berpesan kepada pemain agar untuk pertandingan Minggu nanti harus ditutup dengan kemenangan,” katanya.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER