38 Ledis di Halsel Bebas HIV AIDS, Beberapa Lainnya Masih Diraguakan

i-malut.com, LABUHA – Puskesmas Labuha Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) melakukan Pemeriksaan Kesehatan skirining Human Immuno Deefecciency Virus (HIV) di tempat-tempat hiburan yang berada di seputar Kota Kabuha. Pemeriksaan tersebut melibatkan 2 anggota Polres Halsel, Sabtu (24/11) malam.

Dari pantauan media ini, pemeriksaan berlangsung di tempat hiburan malam yakni di Rama Karaoke, Buana Lipu Karaoke, Incana Caffe dan di Bungalou. Hanya ada 38 orang ledis yang berhasil di skrining HIV, sementara beberapa ledis lainnya yang tak terdata tidak mau melakukan pemeriksaan kesehatan tersebut. Dari hasil skrining HIV ke 38 ledis tersebut tak terjangkit penyakit HIV

KTU Puskesmas Labuha, Asmawaty Amin ,S.kep.Ns.MM mengatakan di kabupaten Halmahera Selatan sudah ada yang terinfeksi virus HIV, ditahun 2017 kemarin ada 2 orang pendatang dan lokal yang terjangkit HIV.

“Khususnya Puskesmas Labuha setiap tahun kami punya program penyuluhan, pendataan dan skrining pada kelompok resiko tinggi dan rentan tertular penyakit infeksi menular seksual (IMS ) dan HIV/AIDS. Tahun 2017 kemarin ada 2 orang yang terinfeksi, Pendatang dan orang lokal”

Lanjut dia, Langkah tepat yang dapat dilakukan dengan skrining HIV harusnya sejak dini agar bisa dilakukan penanganan lebih awal untuk mengontrol perkembangan virus dan mempertahankan kualitas hidup bagi penggunanya

“HIV akan menyerang sistim kekebalan tubuh dan melemahkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi dan penyakit tetapi sudah terdapat pengobatan yang bisa digunakan untuk memperlambat perkembangan penyakit dengan mengetahui gejala HIV sejak dini dan penanganan efektif sehingga pengidap HIV tidak akan mengalami AIDS yaitu gejala dan infeksi yang timbul karena rusaknya sistim kekebalan tubuh akibat infeksi HIV” jelas Bu As sapaan Akrabnya.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

38 Ledis di Halsel Bebas HIV AIDS, Beberapa Lainnya Masih Diraguakan

i-malut.com, LABUHA – Puskesmas Labuha Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) melakukan Pemeriksaan Kesehatan skirining Human Immuno Deefecciency Virus (HIV) di tempat-tempat hiburan yang berada di seputar Kota Kabuha. Pemeriksaan tersebut melibatkan 2 anggota Polres Halsel, Sabtu (24/11) malam.

Dari pantauan media ini, pemeriksaan berlangsung di tempat hiburan malam yakni di Rama Karaoke, Buana Lipu Karaoke, Incana Caffe dan di Bungalou. Hanya ada 38 orang ledis yang berhasil di skrining HIV, sementara beberapa ledis lainnya yang tak terdata tidak mau melakukan pemeriksaan kesehatan tersebut. Dari hasil skrining HIV ke 38 ledis tersebut tak terjangkit penyakit HIV

KTU Puskesmas Labuha, Asmawaty Amin ,S.kep.Ns.MM mengatakan di kabupaten Halmahera Selatan sudah ada yang terinfeksi virus HIV, ditahun 2017 kemarin ada 2 orang pendatang dan lokal yang terjangkit HIV.

“Khususnya Puskesmas Labuha setiap tahun kami punya program penyuluhan, pendataan dan skrining pada kelompok resiko tinggi dan rentan tertular penyakit infeksi menular seksual (IMS ) dan HIV/AIDS. Tahun 2017 kemarin ada 2 orang yang terinfeksi, Pendatang dan orang lokal”

Lanjut dia, Langkah tepat yang dapat dilakukan dengan skrining HIV harusnya sejak dini agar bisa dilakukan penanganan lebih awal untuk mengontrol perkembangan virus dan mempertahankan kualitas hidup bagi penggunanya

“HIV akan menyerang sistim kekebalan tubuh dan melemahkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi dan penyakit tetapi sudah terdapat pengobatan yang bisa digunakan untuk memperlambat perkembangan penyakit dengan mengetahui gejala HIV sejak dini dan penanganan efektif sehingga pengidap HIV tidak akan mengalami AIDS yaitu gejala dan infeksi yang timbul karena rusaknya sistim kekebalan tubuh akibat infeksi HIV” jelas Bu As sapaan Akrabnya.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER