Viral, Persahabatan Petani dan Kerbau Berakhir Manis

i-malut.com, JAKARTA — Manusia kerap menjadikan hewan peliharaan sebagai sahabat. Tapi, bagaimana jika hewan peliharaan yang dimaksud bukan anjing atau kucing melainkan kerbau?

Seorang petani Thailand bernama Surat Paewkate awalnya tidak menyangka bisa bersahabat dengan kerbau bernama Thong Kham. Sehari-hari, Paewkate dibayar untuk merawat kerbau itu.

“Thong Kam sangat manis dan baik. Dia senang jalan-jalan di sawah sambil saya tunggangi,” kata Paewkate seperti dilansir BBC dan dikutip dari detik.com, Minggu (25/11/2018).

Saking akrabnya, Paewkate mengajak kerbau itu untuk foto selfie dan mengunggahnya ke Facebook. Setelah beberapa kali jepretan, Paewkate sadar Thong Kam ternyata ‘sadar kamera’ dan ikut berpose.

“Thong Kam mulai meniru pose saya. Dia melihat ke kamera, mendekat ke saya, dan terlihat tersenyum,” ucap Paewkate.

Paewkate dan Thong Kam / Foto: Facebook Surat Paewkate

Foto-foto mereka berdua pun viral di Thailand. Netizen pun meminta lebih banyak foto petani dan kerbau itu.

Tapi, persahabatan manusia dan kerbau itu hampir terpisahkan saat Thong Kam hendak dijual pemiliknya. Meski sedih, Paewkate tidak bisa berbuat apa-apa karena tidak punya uang.

Hal itu lalu dia sampaikan ke Facebook. Paewkate mengaku butuh 100.000 Thai Baht (sekitar Rp 43 juta) untuk membeli kerbau kesayangannya itu.

Netizen pun ramai-ramai mendonasikan uang untuk Paewkate dan Thong Kam. Dalam 2 hari, dia berhasil mengumpulkan 135.969 Thai Baht dan menutup pengumpulan donasi.

Mimpi Paewkate pun jadi nyata. Dia akan resmi menjadi pemilik Thong Kam lewat sebuah prosesi.

“Saya harus mengucapkan terima kasih kepada semua orang. Saya akan menjaga Thong Kam untuk selalu bahagia sepanjang hidupnya,” ucap Paewkate.

“Saya pernah bermimpi punya sawah, rumah, dan kerbau yang bisa saya tunggangi saat berangkat kerja. Bersama Thong Kam, mimpi terakhir saya jadi nyata,” sambungnya. (imk/dnu/red)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Viral, Persahabatan Petani dan Kerbau Berakhir Manis

i-malut.com, JAKARTA — Manusia kerap menjadikan hewan peliharaan sebagai sahabat. Tapi, bagaimana jika hewan peliharaan yang dimaksud bukan anjing atau kucing melainkan kerbau?

Seorang petani Thailand bernama Surat Paewkate awalnya tidak menyangka bisa bersahabat dengan kerbau bernama Thong Kham. Sehari-hari, Paewkate dibayar untuk merawat kerbau itu.

“Thong Kam sangat manis dan baik. Dia senang jalan-jalan di sawah sambil saya tunggangi,” kata Paewkate seperti dilansir BBC dan dikutip dari detik.com, Minggu (25/11/2018).

Saking akrabnya, Paewkate mengajak kerbau itu untuk foto selfie dan mengunggahnya ke Facebook. Setelah beberapa kali jepretan, Paewkate sadar Thong Kam ternyata ‘sadar kamera’ dan ikut berpose.

“Thong Kam mulai meniru pose saya. Dia melihat ke kamera, mendekat ke saya, dan terlihat tersenyum,” ucap Paewkate.

Paewkate dan Thong Kam / Foto: Facebook Surat Paewkate

Foto-foto mereka berdua pun viral di Thailand. Netizen pun meminta lebih banyak foto petani dan kerbau itu.

Tapi, persahabatan manusia dan kerbau itu hampir terpisahkan saat Thong Kam hendak dijual pemiliknya. Meski sedih, Paewkate tidak bisa berbuat apa-apa karena tidak punya uang.

Hal itu lalu dia sampaikan ke Facebook. Paewkate mengaku butuh 100.000 Thai Baht (sekitar Rp 43 juta) untuk membeli kerbau kesayangannya itu.

Netizen pun ramai-ramai mendonasikan uang untuk Paewkate dan Thong Kam. Dalam 2 hari, dia berhasil mengumpulkan 135.969 Thai Baht dan menutup pengumpulan donasi.

Mimpi Paewkate pun jadi nyata. Dia akan resmi menjadi pemilik Thong Kam lewat sebuah prosesi.

“Saya harus mengucapkan terima kasih kepada semua orang. Saya akan menjaga Thong Kam untuk selalu bahagia sepanjang hidupnya,” ucap Paewkate.

“Saya pernah bermimpi punya sawah, rumah, dan kerbau yang bisa saya tunggangi saat berangkat kerja. Bersama Thong Kam, mimpi terakhir saya jadi nyata,” sambungnya. (imk/dnu/red)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER