Warga Desa Upa Nekat Akhiri Hidupnya Dengan Cara Gantung Diri

i-malut.com, TOBELO — Entah setan apa yang merasuki ST, alias Sefnat Tabaga (39) warga Desa Upa, kecamatan Tobelo Tengah, nekat mengakhiri hidupnya dengan mengantungkan diri pada sebuah pohon.

Kejadian ini terungkap ketika, Matelda Barati (55) warga desa kali upa, hendak pergi ke kali (sungai) dengan maksud mencuci pakaian tepatnya pukul 05.30 Wit. Pada saat brrjalan melewati kebun/dusun kelapa milik Keluarga Rai Rai, dirinya melihat sosok seseorang sedang duduk.

Ia kemudia bermaksud ingin melihat siapa orang tersebut, ternyata sosok lelaki yang dalam keadaan tak bernyawa dengan seutas tali dilehernya. Matelda, pun berteriak seraya minta tolong dan lari memanggil warga disekitar untuk datang ke tempat kejadian,  diantaranya, Kalfin Dorohungi (45), Kalindote Dano (32), dan Feri Harawede (46) yang dengan serentak merka pun melapor ke pemerintah desa dan pihak kepolisian.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Halmaera Utara, AKP. Rusli Mangoda, saat dikonfirmasi,  kepada i-malut.com, menjelaskan bahwa, peristiwa yang terjadi murni gantung diri, sebab sebelum korban melakukan aksi nekat tersebut, korban sudah menyampaikan kepada salah satu kerabat bahwa dirinya akan gantung diri.

“Namun kerabatnya menyampaikan bahwa kalau mau gantung diri pergi dibawah pohon tomat, ” Ungkap Rusli

Namun lanjut Rusli, walaupun peristiwa ini murni gantung diri, pihak kepolisian tetap akan melakukan penyidikan.

“Sampai saat ini, belum diketahui motif dari peristiwa nekatnya Sefnat, mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.” Ungkap Rusli.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Siap-Siap, Guru yang ‘Lompat’ Duduki Jabatan Struktural Bakal...

Labuha - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bakal mengembalikan sejumlah pegawai fungsional (guru) yang saat ini menduduki jabatan struktural disejumlah SKPD, baik Eselon II, III dan IV,...

Soal Tunggakan 1 Milyar di PDAM, Pemkot Ternate...

Ternate -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate masih menunggak pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) kurang lebih 1 Milyar. Tunggakan tersebut terjadi saat Pemkot Ternate menempati X-Kantor Gubernur. Walikota Ternate M....

Langkah Cepat Nakertrans Malut Selidiki Insiden Kebakaran di...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Selasa, 15 Juni 2021 kemarin, menelan korban luka bakar sebanyak 6 orang karyawannya. Insiden ini langsung...

Usai dilantik Ramli Tidore nyatakan PKS siap bantu...

Sanana -- Acara Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus MPD, DPD dan DED, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kab. Pulau Taliabu (Pultab) yang di...

Babinsa Bajo, PAM Kunker Wabup Kepsul

Sanana -- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bajo-Kec. Sanana Utara, Koptu. Arifin Kemhay, baru-baru ini melakukan Pengamanan (PAM) bersama Bhabinkamtibmas dan Petugas lainnya, mengawal Kunjungan Kerja (Kunker-red) Wakil Bupati (Wabup)...

LSM LIRA Malut Mengutuk Keras Pemukulan Wartawan Binpers...

Ternate -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA) Maluku Utara (Malut), mengutuk keras tindakan pemukulan terhadap salah satu wartawan Berita Investigasi Nasional (Binpers) Biro Maluku Utara. Ketua LSM...

EGP dengan teguran Gubernur, Ningsih terus lakukan Pergantian

Sanana -- Anjing menggongong Kafilah tetap berlalu menjadi pribahasa yang tepat untuk menggambarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dibawah Kepemimpinan Kepala Daerah (Bupati-red) Fifian Adeningsih Mus. Bagaimana tidak,...

F-Demokrat DPRD Kepsul, ingatkan Bupati Penyerapan DAK 2021

Sanana -- Fraksi Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul), mengingatkan Bupati Kepsul, Fifian Adeningsih Mus terkait penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021. Melalui Sekretaris Ajis...

Geser Jabatan Disdukcapil, Masyarakat Jadi Korban

Sanana -- Ketika muncul pertanyaan, apakah Kebijakan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM) melakukan Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan yang tidak sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

ARTIKEL TERKAIT

Warga Desa Upa Nekat Akhiri Hidupnya Dengan Cara Gantung Diri

i-malut.com, TOBELO — Entah setan apa yang merasuki ST, alias Sefnat Tabaga (39) warga Desa Upa, kecamatan Tobelo Tengah, nekat mengakhiri hidupnya dengan mengantungkan diri pada sebuah pohon.

Kejadian ini terungkap ketika, Matelda Barati (55) warga desa kali upa, hendak pergi ke kali (sungai) dengan maksud mencuci pakaian tepatnya pukul 05.30 Wit. Pada saat brrjalan melewati kebun/dusun kelapa milik Keluarga Rai Rai, dirinya melihat sosok seseorang sedang duduk.

Ia kemudia bermaksud ingin melihat siapa orang tersebut, ternyata sosok lelaki yang dalam keadaan tak bernyawa dengan seutas tali dilehernya. Matelda, pun berteriak seraya minta tolong dan lari memanggil warga disekitar untuk datang ke tempat kejadian,  diantaranya, Kalfin Dorohungi (45), Kalindote Dano (32), dan Feri Harawede (46) yang dengan serentak merka pun melapor ke pemerintah desa dan pihak kepolisian.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Halmaera Utara, AKP. Rusli Mangoda, saat dikonfirmasi,  kepada i-malut.com, menjelaskan bahwa, peristiwa yang terjadi murni gantung diri, sebab sebelum korban melakukan aksi nekat tersebut, korban sudah menyampaikan kepada salah satu kerabat bahwa dirinya akan gantung diri.

“Namun kerabatnya menyampaikan bahwa kalau mau gantung diri pergi dibawah pohon tomat, ” Ungkap Rusli

Namun lanjut Rusli, walaupun peristiwa ini murni gantung diri, pihak kepolisian tetap akan melakukan penyidikan.

“Sampai saat ini, belum diketahui motif dari peristiwa nekatnya Sefnat, mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.” Ungkap Rusli.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...