Goyang Tobelo Pecahkan Rekor Dunia

i-malut.com, TOBELO — Goyang Tobelo, Ragam tarian tradisional yang selama ini di populerkan di penjuru tanah air, dengan alunan lagu Hioko Tobelo ciptaan Kevin Fordatkosu, yang dipopulerkan oleh penyanyi kondang Yopi Latul, hari ini, Sabtu (01/12) tercatat dalam Musium Rekor Mury Indonesia dengan melibatkan 1200 peserta yang terdiri dari unsur masyarakat, ASN, dan pelajar se Kabupaten Halmahera Utara.

Tidak ketinggalan Bupati Frans Manery, bersama Istrinya Kristina Lesnusa, dan Istri Wakil Bupati Muchlis TapiTapi dan pimpinan SKPD turut mengambil bagian dalam Toyang Tobelo.

Tim juri dari Rekor Mury Indonesia, Awam, kepada i-malut.com, Sabtu (01/11), mengatakan, bahwa pihaknya sebagai lembaga pencatat Rekor dalam kipranya kurang lebih 8000 Rekor, belum pernah mencatat kegiatan dengan tema kebudayaan seperti saat ini.

“Goyang Tobelo dengan tema Pelangi Nusantara, Kemudian kegiatan ini dilaksanakan di kota asalnya Kota Tobelo. Pagelaran yang dilaksanakan ini dari hasil ferivikasi kami, dari panitia 1195 peserta dari 1206 peserta yang diusulkan, ini sudah termasuk yang terbanyak tidak hanya di indonesia, tetapi kami klaim ini terbanyak didunia.” katanya.

Sambungnya “Karena kami yakin dan percaya bahwa Goyang Tobelo tidak ada di belahan penjuru dunia lain dan hanya ada di persada nusantara Kabupaten Halmahera Utara. Oleh karen itu kami (MURI) mencatat bahwa kegiatan ini adalah kegiatan dengan peserta terbanyak dengan kriteria, keserasian, kekompakan dan keseragaman sehingga MURI mencatat sebagai pemecah Rekok MURI sekaligus Rekor Dunia Goyang Tobelo 2018.”

Tarian Tradisonal Goyang Tobelo yang di gelar Pemda Halut pada rangkaian kegiatan Festifal Wonderful Halmahera 2018

Sementar itu, Bupati Halmahera Utara, Ir. Frans Manery, usai menerima penghargaan Rekor Muri Indonesia, kepada i-malut.com, sabtu (01/11) mengatakan bahwa, selaku pemerintah daerah pihaknya merasa bangga atas capaian ini.

“Goyang Tobelo bukan saja pecahkan Rekor MURI, tetapi juga pecahkan Rekor Dunia, ini masih dalam rangkaian kegiatan Festifal Wonderful Halmahera 2018. Hal terpenting yang harus dicatat adalah hari ini juga goyang terlegitimasi sebagai Budaya Tradisonal asli orang Tobelo.” ucapnya mantap.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Goyang Tobelo Pecahkan Rekor Dunia

i-malut.com, TOBELO — Goyang Tobelo, Ragam tarian tradisional yang selama ini di populerkan di penjuru tanah air, dengan alunan lagu Hioko Tobelo ciptaan Kevin Fordatkosu, yang dipopulerkan oleh penyanyi kondang Yopi Latul, hari ini, Sabtu (01/12) tercatat dalam Musium Rekor Mury Indonesia dengan melibatkan 1200 peserta yang terdiri dari unsur masyarakat, ASN, dan pelajar se Kabupaten Halmahera Utara.

Tidak ketinggalan Bupati Frans Manery, bersama Istrinya Kristina Lesnusa, dan Istri Wakil Bupati Muchlis TapiTapi dan pimpinan SKPD turut mengambil bagian dalam Toyang Tobelo.

Tim juri dari Rekor Mury Indonesia, Awam, kepada i-malut.com, Sabtu (01/11), mengatakan, bahwa pihaknya sebagai lembaga pencatat Rekor dalam kipranya kurang lebih 8000 Rekor, belum pernah mencatat kegiatan dengan tema kebudayaan seperti saat ini.

“Goyang Tobelo dengan tema Pelangi Nusantara, Kemudian kegiatan ini dilaksanakan di kota asalnya Kota Tobelo. Pagelaran yang dilaksanakan ini dari hasil ferivikasi kami, dari panitia 1195 peserta dari 1206 peserta yang diusulkan, ini sudah termasuk yang terbanyak tidak hanya di indonesia, tetapi kami klaim ini terbanyak didunia.” katanya.

Sambungnya “Karena kami yakin dan percaya bahwa Goyang Tobelo tidak ada di belahan penjuru dunia lain dan hanya ada di persada nusantara Kabupaten Halmahera Utara. Oleh karen itu kami (MURI) mencatat bahwa kegiatan ini adalah kegiatan dengan peserta terbanyak dengan kriteria, keserasian, kekompakan dan keseragaman sehingga MURI mencatat sebagai pemecah Rekok MURI sekaligus Rekor Dunia Goyang Tobelo 2018.”

Tarian Tradisonal Goyang Tobelo yang di gelar Pemda Halut pada rangkaian kegiatan Festifal Wonderful Halmahera 2018

Sementar itu, Bupati Halmahera Utara, Ir. Frans Manery, usai menerima penghargaan Rekor Muri Indonesia, kepada i-malut.com, sabtu (01/11) mengatakan bahwa, selaku pemerintah daerah pihaknya merasa bangga atas capaian ini.

“Goyang Tobelo bukan saja pecahkan Rekor MURI, tetapi juga pecahkan Rekor Dunia, ini masih dalam rangkaian kegiatan Festifal Wonderful Halmahera 2018. Hal terpenting yang harus dicatat adalah hari ini juga goyang terlegitimasi sebagai Budaya Tradisonal asli orang Tobelo.” ucapnya mantap.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER