Pembangunan Gedung Rumah Pintar KPU Halut Diduga Bermasalah

i-malut.com, TOBELO — Pembangunan gedung yang berdampingan dengan dengan Kantor Kejaksaan Negeri Tobelo diduga bermasalah. Pasalnya pembangunan gedung yang belakangan ini diketahui sebagai Rumah Pintar tersebut dibangun dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah APBD Halmahera Utara, diduga dikerjakan tidak melalui proses dan mekanisme tender/rekanan.

Jumar Mafoloi, sekertaris umum Pemuda Muhadiyah, Rabu (05/12), kepada sejumlah wartawan mengatakan, bahwa dirinya baru mengetahui gedung yang dibangun oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halmahera Utara, adalah Bangunan Rumah Pintar. Menurut Jumar,  setiap pembangunan yang menggunakan Anggaran APBD maupun APBN harus di sertai dengan papan proyek sehingga masyarakat bisa tahu siapa yang mengerjakan dan berapa besar anggaran yang digunakan dalam pembangunan gedung tersebut.

“Kalau seperti ini maka patut kami menduga ada indikasi ketidakbenaran dalam pembangunan rumah pintar yang dibagun oleh KPU Halmahera Utara, kalau memang ada dugaan terindikasi ke arah itu maka kami Pemuda Muhamadiyah akan mengambil langkah tegas ke penegak hukum.” ucapnya

“Katanya Rumah Pintar, kok dibangun seperti kos-kosan tanpa ada isi apa-apa didalamnya.” sambung Jumar.

Sementara itu, Plt. Sekertaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halmahera Utara, Yusak Bubala, saat dikonfirmasi Via telpon seluler, terkait besaran anggaran pembangunan rumah pintar tersebut mengatakan, bahwa dirinya tidak mengetahui besaran anggarannya.

“Nanti saya tanyakan kepada bendahara Rusli Sebe. yang tahu anggaran itu, Pak Rusli Sebe, nanti saya tanya dulu,” katanya.

Sementara itu, Rusli Sebe, yang duduga mengelola proyek bangunan tersebut.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Drupadi BMI Malut Desak Polda Malut Usut Tuntas...

Ternate -- Drupadi Bintang Muda Indonesia (BIM) Maluku Utara (Malut), desak Polda Malut untuk segera mengusut tuntas kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh salah satu oknum Polisi berpangkat Briptu pada...

Dampingi Luhut Resmi Pabrik Bahan Baku Batrai, Bupati...

Labuha -- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), ikut mendampingi Menteri Koordinator bidang kemaritiman, Luhut Bizar Pandjaitan, dalam peresmian Pabrik bahan baku baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia yang memproduksi...

Lagi, Jembatan Pitago Bailengit Rusak

Tobelo -- Sangat memprihatinkan, jembatan Wailamo yang menghubungkan Desa Pitago dan Desa Bailengit Kecamatan Kao Barat Kabupaten Halmahera Utara, lagi-lagi kembali rusak. Padahal, jembatan tersebut belum lama ini telah...

Dinas P3A Malut Bakal Kawal Kasus Pemerkosaan di...

Sofifi -- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Maluku Utara (Malut) akan mengawal kasus pemerkosaan terhadap korban yang masih dibawah umur, yang diduga dilakukan oknum Polisi di...

Kembali marak, Babinsa Waiman ingatkan warga terkait Bahaya...

Sanana, Perang terhadap Corona Virus Disease atau Covid-19 belum selesai, bahkan kini ada varian baru terkait virus ini. Untuk itu Pemerintah Indonesia, mulai dari Pusat maupun Daerah kembali mengingatkan...

Bergerak Cepat, DPD BMI Malut Mengakar Hingga ke-Pelosok...

Ternate -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bintang Muda Indonesian (BMI) Maluku Utara, gencar melakukan sosialisasi serta konsolidasi dan verifikasi faktual, guna membentuk DPC Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara (Malut). Hal ini...

Besok, Disdik Kota Ternate Lounching Sekolah Insklusif di...

Ternate - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ternate pada Rabu 23 Juni 2021 besok akan Lounching Sekolah Insklusif, bertempat SD Negeri 6 Kota Ternate, Kelurahan Kampung Makasar Barat, Kota Ternate...

Sambut kedatangan Mendagri Tito Karnavian, APMS pasang baliho...

Sanana -- Aliansi Peduli Masyarakat Sula atau APMS kepada media ini memberikan penjelasan terkait Sikap Bupati Sula memutasi dan merotasi 57 jabatan termasuk menon-jobkan Sekda Kepulauan Sula, sebagai perbuatan...

Babinsa Sekom Pelopori Giat Bhakti, ajak Warga dan...

Sanana -- Kelompok Masyarakat Desa yang mempunyai paradigma maju dan berpikir positif adalah suatu kekuatan dan aset untuk membangun sebuah Desa, ditambah lagi dengan Kelompok Mahasiswa dalam satuan tugas...

BERITA UTAMA

Dampingi Luhut Resmi Pabrik Bahan Baku Batrai, Bupati...

Labuha -- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), ikut mendampingi Menteri Koordinator bidang kemaritiman, Luhut Bizar Pandjaitan, dalam peresmian Pabrik...

Maslan Jabat PLH Sekda Halsel, Helmi Dikabarkan Sakit

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), mengangkat Maslan Hi. Hasan,SH,M.Si, Kepala Bagian (Kabag) organisasi sebagai Asisten Perekonomian dan...

ARTIKEL TERKAIT

Pembangunan Gedung Rumah Pintar KPU Halut Diduga Bermasalah

i-malut.com, TOBELO — Pembangunan gedung yang berdampingan dengan dengan Kantor Kejaksaan Negeri Tobelo diduga bermasalah. Pasalnya pembangunan gedung yang belakangan ini diketahui sebagai Rumah Pintar tersebut dibangun dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah APBD Halmahera Utara, diduga dikerjakan tidak melalui proses dan mekanisme tender/rekanan.

Jumar Mafoloi, sekertaris umum Pemuda Muhadiyah, Rabu (05/12), kepada sejumlah wartawan mengatakan, bahwa dirinya baru mengetahui gedung yang dibangun oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halmahera Utara, adalah Bangunan Rumah Pintar. Menurut Jumar,  setiap pembangunan yang menggunakan Anggaran APBD maupun APBN harus di sertai dengan papan proyek sehingga masyarakat bisa tahu siapa yang mengerjakan dan berapa besar anggaran yang digunakan dalam pembangunan gedung tersebut.

“Kalau seperti ini maka patut kami menduga ada indikasi ketidakbenaran dalam pembangunan rumah pintar yang dibagun oleh KPU Halmahera Utara, kalau memang ada dugaan terindikasi ke arah itu maka kami Pemuda Muhamadiyah akan mengambil langkah tegas ke penegak hukum.” ucapnya

“Katanya Rumah Pintar, kok dibangun seperti kos-kosan tanpa ada isi apa-apa didalamnya.” sambung Jumar.

Sementara itu, Plt. Sekertaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halmahera Utara, Yusak Bubala, saat dikonfirmasi Via telpon seluler, terkait besaran anggaran pembangunan rumah pintar tersebut mengatakan, bahwa dirinya tidak mengetahui besaran anggarannya.

“Nanti saya tanyakan kepada bendahara Rusli Sebe. yang tahu anggaran itu, Pak Rusli Sebe, nanti saya tanya dulu,” katanya.

Sementara itu, Rusli Sebe, yang duduga mengelola proyek bangunan tersebut.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER