Putus Cinta, Pegawai Honor Tewas Gantung Diri

i-malut.com, BOLSEL — Hanya gara-gara diputus cinta oleh pacarnya, Ridwan Pakaya alias Iwan (27) nekat gantung diri di dalam kamar mandi rumahnya, Desa Molibagu, Bolaang Uki, Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulut, Jum’at (7/12), sekitar pukul 08.15 Wita. Korban yang diketahui bekerja sebagai tenaga honorer di Dinas PU Kabupaten Bolsel ini, ditemukan pertama kali oleh ayah tirinya, Ahmad Tonggiro.

Saksi menuturkan, sekitar pukul 06.00 Wita dia sempat melihat korban masih bermain handphone di dalam kamarnya.

Kemudian sekitar pukul 08.15 Wita, saat saksi hendak mencuci pakaian di belakang rumah dia terkejut ketika membuka kamar mandi, saksi mendapati korban dalam posisi tergantung di atas bak air.

Saksi langsung berupaya melepas tali yang melilit leher korban yang terikat di balok atap.

Ahmad lalu berteriak meminta pisau untuk memotong tali, yang langsung direspon beberapa tetangganya dengan membawakan pisau.

Korban berhasil diturunkan, namun sayangnya telah meninggal dunia. Korban pun dievakuasi ke RSUD Bolsel.

Hasil pemeriksaan luar oleh pihak RSUD, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga kuat Iwan murni meninggal dunia akibat gantung diri, dengan didapatinya tanda-tanda umum gantung diri, seperti bekas lilitan di leher, lidah terjulur dan mengeluarkan air mani.

Saksi menambahkan, sehari sebelumnya korban sempat bercerita bahwa kekasihnya yang berada di Gorontalo telah memutuskan hubungan asmara. “Dan kekasih korban tersebut telah memiliki kekasih baru,” ujarnya, seperti dilansir dari SINDOnews, Jumat (7/12/2018).

Korban juga menceritakan kepada saksi, Iwan sangat kecewa dan tidak terima dengan perlakuan dari kekasihnya ini. Buntutnya, korban nekat mengakhiri hidupnya secara tragis.

Kapolres Kotamobagu AKBP Gani Siahaan melalui Kasubbag Humas, AKP Syaiful Tammu membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan dan meminta visum et repertum,” ujarnya. “Pihak keluarga menolak proses autopsi, dinyatakan dengan surat pernyataan penolakan,” tandas Syaiful Tammu. (sms/red)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Putus Cinta, Pegawai Honor Tewas Gantung Diri

i-malut.com, BOLSEL — Hanya gara-gara diputus cinta oleh pacarnya, Ridwan Pakaya alias Iwan (27) nekat gantung diri di dalam kamar mandi rumahnya, Desa Molibagu, Bolaang Uki, Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulut, Jum’at (7/12), sekitar pukul 08.15 Wita. Korban yang diketahui bekerja sebagai tenaga honorer di Dinas PU Kabupaten Bolsel ini, ditemukan pertama kali oleh ayah tirinya, Ahmad Tonggiro.

Saksi menuturkan, sekitar pukul 06.00 Wita dia sempat melihat korban masih bermain handphone di dalam kamarnya.

Kemudian sekitar pukul 08.15 Wita, saat saksi hendak mencuci pakaian di belakang rumah dia terkejut ketika membuka kamar mandi, saksi mendapati korban dalam posisi tergantung di atas bak air.

Saksi langsung berupaya melepas tali yang melilit leher korban yang terikat di balok atap.

Ahmad lalu berteriak meminta pisau untuk memotong tali, yang langsung direspon beberapa tetangganya dengan membawakan pisau.

Korban berhasil diturunkan, namun sayangnya telah meninggal dunia. Korban pun dievakuasi ke RSUD Bolsel.

Hasil pemeriksaan luar oleh pihak RSUD, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga kuat Iwan murni meninggal dunia akibat gantung diri, dengan didapatinya tanda-tanda umum gantung diri, seperti bekas lilitan di leher, lidah terjulur dan mengeluarkan air mani.

Saksi menambahkan, sehari sebelumnya korban sempat bercerita bahwa kekasihnya yang berada di Gorontalo telah memutuskan hubungan asmara. “Dan kekasih korban tersebut telah memiliki kekasih baru,” ujarnya, seperti dilansir dari SINDOnews, Jumat (7/12/2018).

Korban juga menceritakan kepada saksi, Iwan sangat kecewa dan tidak terima dengan perlakuan dari kekasihnya ini. Buntutnya, korban nekat mengakhiri hidupnya secara tragis.

Kapolres Kotamobagu AKBP Gani Siahaan melalui Kasubbag Humas, AKP Syaiful Tammu membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan dan meminta visum et repertum,” ujarnya. “Pihak keluarga menolak proses autopsi, dinyatakan dengan surat pernyataan penolakan,” tandas Syaiful Tammu. (sms/red)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER