Provinisi Malut Tidak Termasuk Daerah Inovatif Pembangun Infrastruktur

i-malut.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan penghargaan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota yang berprestasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan infrastruktur bidang PUPR di wilayahnya. Beberapa daerah yang menerima penghargaan tersebut, diantaranya; Provinsi Kalimantan Timur, Jawa Tengah dan Sulawesi Utara. Sementara provinsi Maluku Utara (Malut) tidak termasuk daerah inovatif. Apresiasi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam acara Penghargaan PUPR 2018.

Penghargaan diberikan kepada pemerintah daerah yang inovatif dalam penyelenggaraan, pelayanan, dan penyediaan infrastruktur PUPR. Indikator penilaian meliputi inovasi, kebaruan, dan praktik terbaik (best practice) dalam penyelenggaraan infrastruktur.

Menteri Basuki mengatakan penghargaan akan memberikan gambaran kepada pemerintah pusat mengenai kinerja dan kapabilitas pemerintah daerah dalam penyelenggaraan infrastruktur PUPR. Dengan demikian, akan memudahkan pemerintah pusat dalam melakukan pembinaan dan perencanaan pembangunan secara nasional di masa mendatang.

“Ini merupakan hasil kerja Bapak semuanya yang perlu kami apresiasi dalam pelayanan masyarakat,” kata Basuki dalam acara Penghargaan PUPR 2018, Jumat (7/12).

Basuki melanjutkan sinergi menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur sebagai program prioritas Pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam empat tahun terakhir.

“Pembangunan infrastruktur yang telah banyak dirasakan manfaatnya dan memperoleh apresiasi dari masyarakat, tidak akan terwujud tanpa adanya kerjasama yang baik antara Kementerian PUPR, pemerintah daerah, serta keterlibatan dunia usaha dan masyarakat,” ujarnya, seperti dilansir CNNIndonesia, Sabtu (8/12/2018).

Penghargaan PUPR tahun 2018 ini mengambil tema Inovasi Penyelenggaraan Pembangunan Infrastruktur untuk Pertumbuhan dan Pemerataan. Tahun ini merupakan tahun kedua setelah sebelumnya dilaksanakan pada tahun 2016. Semula penghargaan ini dinamakan sebagai Penghargaan Kinerja Pemerintah Daerah (PKPD) Pekerjaan Umum, yang diberikan setiap tahun.

Sejak tahun 2015, Penghargaan PUPR diberikan setiap dua tahun sekali, yang disesuaikan dengan dinamika perubahan kelembagaan kementerian, yaitu penyatuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan Rakyat menjadi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Penghargaan PUPR 2018 terbagi dalam tiga kategori, yaitu Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), Waste to Energy, dan Inovasi Penerapan Teknologi Penyelenggaraan Infrastruktur PUPR.

Basuki menuturkan Kementerian PUPR akan memberikan apresiasi dalam bentuk program pembangunan infrastruktur PUPR masing-masing sebesar Rp20 miliar. Program infrastruktur PUPR tersebut akan disesuaikan dengan program prioritas di masing-masing daerah.

“Jadi pemenangnya nanti segera mengusulkan program sehingga pada 2019 bisa kami bisa bangun baik jalan, irigasi, atau bendungan dengan anggaran sebesar Rp20 miliar,” kata Basuki.

Kementerian PUPR juga memberikan penghargaan kepada mitra kerja yang dinilai berprestasi, yaitu mitra kerja yang berpartisipasi dalam pembinaan jasa konstruksi, Komunitas Peduli Sungai (KPS), dan Perusahaan Daerah Air Minum.

Berikut adalah daftar daerah dan mitra kerja yang meraih penghargaan dalam Penghargaan PUPR 2018:

Pemenang Penghargaan PUPR 2018

I. Kategori Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) Jalan Tol
Tingkat Provinsi
Peringkat 1 : Provinsi Kalimantan timur
Peringkat 2 : Provinsi Jawa Tengah
Peringkat 3 : Provinsi Sulawesi Utara

Tingkat Kabupaten/Kota
Peringkat 1 : Kabupaten Probolinggo
Peringkat 2 : Kabupaten Semarang
Peringkat 3 : Kabupaten Nganjuk

II. Kategori Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) SPAM
Tingkat Provinsi
Peringkat 1 : Provinsi Jawa Timur

Tingkat Kabupaten/Kota
Peringkat 1 : Kota Bandar Lampung

III. Kategori Waste to Energy
Peringkat 1 : Kota Surabaya
Peringkat 2 : Kota Balikpapan
Peringkat 3 : Kabupaten Malang

IV. Kategori Inovasi Penerapan Teknologi Penyelenggaraan Infrastruktur PUPR
Tingkat Provinsi
Peringkat 1 : Provinsi Nusa Tenggara Barat
Peringkat 2 : Provinsi Jawa Tengah
Peringkat 3 : Provinsi Riau

Tingkat Kabupaten/Kota
Peringkat 1 : Kabupaten Kendal
Peringkat 2 : Kabupaten Morotai
Peringkat 3 : Kabupaten Musi Banyu Asin

Pemenang Penghargaan Mitra Kerja PUPR

Penghargaan PDAM Terbaik 2018
Kategori Jumlah Pelanggan lebih dari 100.000 Sambungan Rumah : PDAM Tirta Pakuan, Kota Bogor
Kategori Jumlah Pelanggan 50.001 – 100.000 Sambungan Rumah : PDAM Tirta Asasta, Kota Depok
Kategori Jumlah Pelanggan 20.001 – 50.000 Sambungan Rumah : PDAM Buleleng, Kabupaten Buleleng
Kategori Jumlah Pelanggan 10.000 – 20.000 Sambungan Rumah : PDAM Tirta Segah Berau. Kabupaten Berau
Kategori Jumlah Pelanggan kurang dari 10.000 Sambungan Rumah : PDAM Apa’ Mening, Kabupaten Malinau

Penghargaan Penilaian Kinerja Penyelenggara Pembinaan Jasa Konstruksi
Kategori Mitra Kerja Terbaik dalam Pembinaan Jasa Konstruksi Nasional : PT. Brantas Abipraya (Persero)

Kategori LPJK Tingkat Provinsi dengan Kinerja Terbaik
Peringkat 1 : LPJK Provinsi Jawa Tengah
Peringkat 2 : LPJK Provinsi Sulawesi Tenggara
Peringkat 3 : LPJK Provinsi Maluku

Penghargaan Komunitas Peduli Sungai (KPS)
Provinsi DKI Jakarta : KPS Mat Peci (Masyarakat Peduli Ciliwung)
Provinsi Kalimantan Timur : KPS Gerakan Memungut Sehelai Sampah Sungai Karang Mumus (GMSS SKM)
Provinsi Bali : KPS Tukad Bindu
Provinsi Nusa Tenggara Barat : KPS KMPS Ibra
Provinsi Jawa Timur : KPS Ecoton
Provinsi Kalimantan Barat : KPS Komunitas Sungai Putat Pontianak (ulf/red)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

Babinsa Fuata ikut Sosialisasikan Filariasis ke Warga Desa

Sanana -- Baru-baru ini Bintara Pemuda Desa (Babinsa), di Desa Fuata-Kec. Sulabesi Selatan, Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Serda. Yusran Fataruba ikut mensosialisasikan penyakit Kaki Gajah (Filariasis) kepada Masyarakat Desa,...

Akhirnya Pemprov Malut Hentikan Proses Produksi Dilokasi Smelter...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), ditanggapi serius oleh Pemprov melalui Dinas Tenaga...

KASN sebut mutasi massal pejabat di Sula sebagai...

Sanana -- Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN akhirnya angkat bicara terkait mutasi massal yang dilakukan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM). Sumardi, S.E., M.Si asisten Komisioner KASN...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Provinisi Malut Tidak Termasuk Daerah Inovatif Pembangun Infrastruktur

i-malut.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan penghargaan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota yang berprestasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan infrastruktur bidang PUPR di wilayahnya. Beberapa daerah yang menerima penghargaan tersebut, diantaranya; Provinsi Kalimantan Timur, Jawa Tengah dan Sulawesi Utara. Sementara provinsi Maluku Utara (Malut) tidak termasuk daerah inovatif. Apresiasi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam acara Penghargaan PUPR 2018.

Penghargaan diberikan kepada pemerintah daerah yang inovatif dalam penyelenggaraan, pelayanan, dan penyediaan infrastruktur PUPR. Indikator penilaian meliputi inovasi, kebaruan, dan praktik terbaik (best practice) dalam penyelenggaraan infrastruktur.

Menteri Basuki mengatakan penghargaan akan memberikan gambaran kepada pemerintah pusat mengenai kinerja dan kapabilitas pemerintah daerah dalam penyelenggaraan infrastruktur PUPR. Dengan demikian, akan memudahkan pemerintah pusat dalam melakukan pembinaan dan perencanaan pembangunan secara nasional di masa mendatang.

“Ini merupakan hasil kerja Bapak semuanya yang perlu kami apresiasi dalam pelayanan masyarakat,” kata Basuki dalam acara Penghargaan PUPR 2018, Jumat (7/12).

Basuki melanjutkan sinergi menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur sebagai program prioritas Pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam empat tahun terakhir.

“Pembangunan infrastruktur yang telah banyak dirasakan manfaatnya dan memperoleh apresiasi dari masyarakat, tidak akan terwujud tanpa adanya kerjasama yang baik antara Kementerian PUPR, pemerintah daerah, serta keterlibatan dunia usaha dan masyarakat,” ujarnya, seperti dilansir CNNIndonesia, Sabtu (8/12/2018).

Penghargaan PUPR tahun 2018 ini mengambil tema Inovasi Penyelenggaraan Pembangunan Infrastruktur untuk Pertumbuhan dan Pemerataan. Tahun ini merupakan tahun kedua setelah sebelumnya dilaksanakan pada tahun 2016. Semula penghargaan ini dinamakan sebagai Penghargaan Kinerja Pemerintah Daerah (PKPD) Pekerjaan Umum, yang diberikan setiap tahun.

Sejak tahun 2015, Penghargaan PUPR diberikan setiap dua tahun sekali, yang disesuaikan dengan dinamika perubahan kelembagaan kementerian, yaitu penyatuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan Rakyat menjadi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Penghargaan PUPR 2018 terbagi dalam tiga kategori, yaitu Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), Waste to Energy, dan Inovasi Penerapan Teknologi Penyelenggaraan Infrastruktur PUPR.

Basuki menuturkan Kementerian PUPR akan memberikan apresiasi dalam bentuk program pembangunan infrastruktur PUPR masing-masing sebesar Rp20 miliar. Program infrastruktur PUPR tersebut akan disesuaikan dengan program prioritas di masing-masing daerah.

“Jadi pemenangnya nanti segera mengusulkan program sehingga pada 2019 bisa kami bisa bangun baik jalan, irigasi, atau bendungan dengan anggaran sebesar Rp20 miliar,” kata Basuki.

Kementerian PUPR juga memberikan penghargaan kepada mitra kerja yang dinilai berprestasi, yaitu mitra kerja yang berpartisipasi dalam pembinaan jasa konstruksi, Komunitas Peduli Sungai (KPS), dan Perusahaan Daerah Air Minum.

Berikut adalah daftar daerah dan mitra kerja yang meraih penghargaan dalam Penghargaan PUPR 2018:

Pemenang Penghargaan PUPR 2018

I. Kategori Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) Jalan Tol
Tingkat Provinsi
Peringkat 1 : Provinsi Kalimantan timur
Peringkat 2 : Provinsi Jawa Tengah
Peringkat 3 : Provinsi Sulawesi Utara

Tingkat Kabupaten/Kota
Peringkat 1 : Kabupaten Probolinggo
Peringkat 2 : Kabupaten Semarang
Peringkat 3 : Kabupaten Nganjuk

II. Kategori Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) SPAM
Tingkat Provinsi
Peringkat 1 : Provinsi Jawa Timur

Tingkat Kabupaten/Kota
Peringkat 1 : Kota Bandar Lampung

III. Kategori Waste to Energy
Peringkat 1 : Kota Surabaya
Peringkat 2 : Kota Balikpapan
Peringkat 3 : Kabupaten Malang

IV. Kategori Inovasi Penerapan Teknologi Penyelenggaraan Infrastruktur PUPR
Tingkat Provinsi
Peringkat 1 : Provinsi Nusa Tenggara Barat
Peringkat 2 : Provinsi Jawa Tengah
Peringkat 3 : Provinsi Riau

Tingkat Kabupaten/Kota
Peringkat 1 : Kabupaten Kendal
Peringkat 2 : Kabupaten Morotai
Peringkat 3 : Kabupaten Musi Banyu Asin

Pemenang Penghargaan Mitra Kerja PUPR

Penghargaan PDAM Terbaik 2018
Kategori Jumlah Pelanggan lebih dari 100.000 Sambungan Rumah : PDAM Tirta Pakuan, Kota Bogor
Kategori Jumlah Pelanggan 50.001 – 100.000 Sambungan Rumah : PDAM Tirta Asasta, Kota Depok
Kategori Jumlah Pelanggan 20.001 – 50.000 Sambungan Rumah : PDAM Buleleng, Kabupaten Buleleng
Kategori Jumlah Pelanggan 10.000 – 20.000 Sambungan Rumah : PDAM Tirta Segah Berau. Kabupaten Berau
Kategori Jumlah Pelanggan kurang dari 10.000 Sambungan Rumah : PDAM Apa’ Mening, Kabupaten Malinau

Penghargaan Penilaian Kinerja Penyelenggara Pembinaan Jasa Konstruksi
Kategori Mitra Kerja Terbaik dalam Pembinaan Jasa Konstruksi Nasional : PT. Brantas Abipraya (Persero)

Kategori LPJK Tingkat Provinsi dengan Kinerja Terbaik
Peringkat 1 : LPJK Provinsi Jawa Tengah
Peringkat 2 : LPJK Provinsi Sulawesi Tenggara
Peringkat 3 : LPJK Provinsi Maluku

Penghargaan Komunitas Peduli Sungai (KPS)
Provinsi DKI Jakarta : KPS Mat Peci (Masyarakat Peduli Ciliwung)
Provinsi Kalimantan Timur : KPS Gerakan Memungut Sehelai Sampah Sungai Karang Mumus (GMSS SKM)
Provinsi Bali : KPS Tukad Bindu
Provinsi Nusa Tenggara Barat : KPS KMPS Ibra
Provinsi Jawa Timur : KPS Ecoton
Provinsi Kalimantan Barat : KPS Komunitas Sungai Putat Pontianak (ulf/red)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER