Halsel Kembali Raih Rekor MURI Pada Seni Beladiri

i-malut.com, Labuha – Halmahera Selatan kembali meraih prestasi dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) pada Seni Beladiri Terbesar di Indonesia yang menghadirkan 1750 Atlet Silat, Taekwondo, Karate, Hapkido dan Young Modo. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Penyerahan Donasi 2000 Buku Untuk Korban Tsunami Palu dan Donggala oleh Bupati Halsel kepada ketua Umum PPI.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Purna Paskibraka Indonesia (PPI), Aksi Anak Bangsa dan Gabungan Seni Beladiri di Halsel ini dalam rangka Hari Ulang Tahun (Hut) PPI ke 29 dengan mengusung tema “Satu Niat Satu Tekad Satu Tujuan ” One For All”. Dengan tujuan untuk meregenerasi bibit atlet jelang pekan olahraga tahun 2019. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 31/12/2018, yang dipusatkan di Suering Pantai Mandaong.

Sebelumnya Halsel juga pernah mencatat Rekor MURI untuk beberapa kategori diantaranya peserta renang terbanyak, turnamen mancing dengan kapal nelayan terbanyak dan peserta mancing terbanyak serta sebagai daerah yang pertama kali mendeklarasikan turnamen mancing bertaraf internasional yaitu Widi Fishing Tournament.

Dan di penghujung Tahun 2018 ini, Halsel kembali lagi menciptakan prestasi baru yang tercatat pada Museum Rekor Indonesia di urutan ke 8802.

Pagelaran bergengsi ini dihadiri oleh Bupati Halsel Hi. Bahrain Kasuba, Wakil Bupati Iswan Hasjim, Forkopimda Halsel, Dewan Penilai Rekor MURI Ariyani Siregar dan Ridwansyah Ade Fadila, Ketua Umum PPI Pusat Gustaf Feriza, Pimpinan Bank di Halsel, Pejabat Eselon II dan III di Lingkup Pemkab Halsel, Bendahara PPI Pusat Inelda Novita, Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia di Halsel, Ketua PPI Provinsi Maluku Utara, Ketua dan Pelatih Silat, Taekwondo, Karate, Hapkido dan Young Modo di Halsel

Bupati Halsel Bahrain Kasuba dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Dewan Penilai Rekor MURI dan Ketua Umum PPI di Bumi Saruma

“Saya atas nama Pemerintah Daerah dan Masyarakat Halmahera Selatan mengucapkan selamat datang kepada Dewan Penilai dan Ketua Umum Purna Paskibraka Indonesia di Bumi Saruma”, tutur Bupati

Orang nomor satu di Halsel ini berharap Pagelaran Rekor MURI yang telah dilaksanakan akan menjadi proses untuk membangun bangsa dan semangat pada setiap orang secara turun temurun dengan proses Babari atau saling bekerjasama dan menolong satu dengan yang lain agar tercipta negeri yang aman dan damai kedepannya.

Pada kesempatan yang sama, Ariyani Siregar selaku Dewan Penilai Rekor MURI menyampaikan bahwa, Kami dari MURI sangat mengapresiasi kegiatan ini, dimana pada 31 Desember 2018 kami telah menyaksikan Turnamen Seni Beladiri dengan peserta terbanyak yaitu 1750 peserta. Rekor ini tercatat pada Museum Rekor Indonesia pada urutan ke 8802″, jelasnya

Sementara itu Gustaf Feriza selaku Ketua Umum PPI Pusat menyampaikan bahwa program Pemerintah Halsel sejalan dengan program Purna Paskibraka Indonesia yaitu Bersahaja Inovasi Global.

“Hal ini ditunjukkan dengan sambutan baik Pemerintah Halsel khususnya Bupati yang sangat bersahaja menyambut kami di Bumi Saruma. Sedangkan dari sisi inovasi Pemerintah Halsel telah membangun Taman Budaya dari Hutan Karet yang luar biasa indahnya”, jelas Gustaf

Lanjut Ketua Umum PPI, ini membuktikan bahwa Pemerintah Halsel sangat luar biasa dalam membangun daerah ini dengan memanfaatkan segala potensi dan kekayaan sumber daya alamnya.

“Sehingga saya berharap Kabupaten lainnya di Indonesia bisa mencontoh Kabupaten Halmahera Selatan yang juga memiliki kekayaan destinasi wisata bertaraf internasional yang bisa menjadi perhatian dunia terhadap destinasi wisata tersebut”, pungkas Ketum PPI

Gustaf juga berharap agar PPI bisa bersinergi dengan pemerintah daerah untuk membangun Kabupaten Halmahera Selatan.

Selanjutnya penilaian oleh Dewan Penilai Rekor MURI terhadap atraksi dari 5 cabang seni beladiri di Halsel, sekaligus penyerahan sertifikat MURI kepada Bupati Halsel, Pimpinan Aksi Anak Bangsa Kabupaten Halsel, PPI Halsel, Ketua IPSI Halsel, Younmodo Kompi 732 Banau, Pelatih Karate, Taekwondo dan Hapkido.

Kemudian penyerahan sertifikat penghargaan untuk Kepala Sekolah peserta MURI diantaranya SMA N. 1 Halsel, SMA N 7 Halsel, SMA N 8 Halsel, SMA Alkhairat Labuha, Madrasah Aliyah Babang, SMP N 6 Halsel, SMP N 1 Halsel, SMP 14 Halsel, SMP N 22 Halsel, SMP IT Insan Kamil, SMP Islam Samargalila, MTS Babang, SMP Alkhairat Labuha, SD N 80 Halsel, SD N 250 Halsel, SD N 213 Halsel, SD N 68 Halsel, SD Alkhairat Babang dan SD Alkhairat Labuha.

Acara diakhiri dengan eksebisi oleh atlet Taekwondo, Hapkido dan Silat.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Satu Karyawan PT IWIP Meninggal Dunia, SPSI Bakal...

Sofifi -- Satu karyawan yang merupakan korban pada insiden ledakan tungku Smelter A PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, dinyatakan telah menghembuskan napas...

Kadis Tersangka, simak Komentar mereka Eks. Kadisdik Sula

Sanana -- Permasalahan Hukum yang tengah dihadapi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kepulauan Sula (Kepsul), Rifai Haitami, mendapat komentar beragam dari ASN Senior yang pernah juga menjabat sebagai Kadisdik Kepsul. Rifai...

Berkas Perkara menuju P21, Pelapor berharap Kadisdik Sula...

Sanana -- Berkas Kasus dugaan Pengancaman lewat media Elektronik yang dilaporkan oleh Saudara La Onyong Ode Ali alias Nyong alias Ongen dengan Terlapor Saudara Rifai Haitami alias Kafu, Oknum...

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Halsel Kembali Raih Rekor MURI Pada Seni Beladiri

i-malut.com, Labuha – Halmahera Selatan kembali meraih prestasi dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) pada Seni Beladiri Terbesar di Indonesia yang menghadirkan 1750 Atlet Silat, Taekwondo, Karate, Hapkido dan Young Modo. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Penyerahan Donasi 2000 Buku Untuk Korban Tsunami Palu dan Donggala oleh Bupati Halsel kepada ketua Umum PPI.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Purna Paskibraka Indonesia (PPI), Aksi Anak Bangsa dan Gabungan Seni Beladiri di Halsel ini dalam rangka Hari Ulang Tahun (Hut) PPI ke 29 dengan mengusung tema “Satu Niat Satu Tekad Satu Tujuan ” One For All”. Dengan tujuan untuk meregenerasi bibit atlet jelang pekan olahraga tahun 2019. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 31/12/2018, yang dipusatkan di Suering Pantai Mandaong.

Sebelumnya Halsel juga pernah mencatat Rekor MURI untuk beberapa kategori diantaranya peserta renang terbanyak, turnamen mancing dengan kapal nelayan terbanyak dan peserta mancing terbanyak serta sebagai daerah yang pertama kali mendeklarasikan turnamen mancing bertaraf internasional yaitu Widi Fishing Tournament.

Dan di penghujung Tahun 2018 ini, Halsel kembali lagi menciptakan prestasi baru yang tercatat pada Museum Rekor Indonesia di urutan ke 8802.

Pagelaran bergengsi ini dihadiri oleh Bupati Halsel Hi. Bahrain Kasuba, Wakil Bupati Iswan Hasjim, Forkopimda Halsel, Dewan Penilai Rekor MURI Ariyani Siregar dan Ridwansyah Ade Fadila, Ketua Umum PPI Pusat Gustaf Feriza, Pimpinan Bank di Halsel, Pejabat Eselon II dan III di Lingkup Pemkab Halsel, Bendahara PPI Pusat Inelda Novita, Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia di Halsel, Ketua PPI Provinsi Maluku Utara, Ketua dan Pelatih Silat, Taekwondo, Karate, Hapkido dan Young Modo di Halsel

Bupati Halsel Bahrain Kasuba dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Dewan Penilai Rekor MURI dan Ketua Umum PPI di Bumi Saruma

“Saya atas nama Pemerintah Daerah dan Masyarakat Halmahera Selatan mengucapkan selamat datang kepada Dewan Penilai dan Ketua Umum Purna Paskibraka Indonesia di Bumi Saruma”, tutur Bupati

Orang nomor satu di Halsel ini berharap Pagelaran Rekor MURI yang telah dilaksanakan akan menjadi proses untuk membangun bangsa dan semangat pada setiap orang secara turun temurun dengan proses Babari atau saling bekerjasama dan menolong satu dengan yang lain agar tercipta negeri yang aman dan damai kedepannya.

Pada kesempatan yang sama, Ariyani Siregar selaku Dewan Penilai Rekor MURI menyampaikan bahwa, Kami dari MURI sangat mengapresiasi kegiatan ini, dimana pada 31 Desember 2018 kami telah menyaksikan Turnamen Seni Beladiri dengan peserta terbanyak yaitu 1750 peserta. Rekor ini tercatat pada Museum Rekor Indonesia pada urutan ke 8802″, jelasnya

Sementara itu Gustaf Feriza selaku Ketua Umum PPI Pusat menyampaikan bahwa program Pemerintah Halsel sejalan dengan program Purna Paskibraka Indonesia yaitu Bersahaja Inovasi Global.

“Hal ini ditunjukkan dengan sambutan baik Pemerintah Halsel khususnya Bupati yang sangat bersahaja menyambut kami di Bumi Saruma. Sedangkan dari sisi inovasi Pemerintah Halsel telah membangun Taman Budaya dari Hutan Karet yang luar biasa indahnya”, jelas Gustaf

Lanjut Ketua Umum PPI, ini membuktikan bahwa Pemerintah Halsel sangat luar biasa dalam membangun daerah ini dengan memanfaatkan segala potensi dan kekayaan sumber daya alamnya.

“Sehingga saya berharap Kabupaten lainnya di Indonesia bisa mencontoh Kabupaten Halmahera Selatan yang juga memiliki kekayaan destinasi wisata bertaraf internasional yang bisa menjadi perhatian dunia terhadap destinasi wisata tersebut”, pungkas Ketum PPI

Gustaf juga berharap agar PPI bisa bersinergi dengan pemerintah daerah untuk membangun Kabupaten Halmahera Selatan.

Selanjutnya penilaian oleh Dewan Penilai Rekor MURI terhadap atraksi dari 5 cabang seni beladiri di Halsel, sekaligus penyerahan sertifikat MURI kepada Bupati Halsel, Pimpinan Aksi Anak Bangsa Kabupaten Halsel, PPI Halsel, Ketua IPSI Halsel, Younmodo Kompi 732 Banau, Pelatih Karate, Taekwondo dan Hapkido.

Kemudian penyerahan sertifikat penghargaan untuk Kepala Sekolah peserta MURI diantaranya SMA N. 1 Halsel, SMA N 7 Halsel, SMA N 8 Halsel, SMA Alkhairat Labuha, Madrasah Aliyah Babang, SMP N 6 Halsel, SMP N 1 Halsel, SMP 14 Halsel, SMP N 22 Halsel, SMP IT Insan Kamil, SMP Islam Samargalila, MTS Babang, SMP Alkhairat Labuha, SD N 80 Halsel, SD N 250 Halsel, SD N 213 Halsel, SD N 68 Halsel, SD Alkhairat Babang dan SD Alkhairat Labuha.

Acara diakhiri dengan eksebisi oleh atlet Taekwondo, Hapkido dan Silat.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER