Dikbud Halsel Gelar Sosialisasi Dana BOS

i-malut.com, LABUHA – Diawal Tahun 2019, tepatnya Rabu, (02/01/19) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menggelar Sosialisasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Rapat Kerja di Aula Kantor Bupati.

Kegiatan Sosisalisasi yang berlangsung selama 2 hari ini, juga dirangkaikan dengan Lounching Aplikasi E-RKAS (Rencana Kerja Anggaran Sekolah) Tahun 2019 yang dibuka langsung oleh Bupati Halsel Hi Bahrain Kasuba.

Turut hadir juga pada kegiatan ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nurlela Muhammad, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Fatma Usman Syah, Kabag Humas dan Protokoler Mujiburrahman, Pejabat Eselon III dan IV di Lingkup Dikbud serta Peserta Sosialisasi yang terdiri dari Kepala UPTD, Kepala Sekolah dan Bendahara BOS Se-Kabupaten Halsel

Dalam sambutannya Bupati Halsel Bahrain Kasuba menyampaikan kepada Para Kepala Sekolah dan bendahara agar mampu membina masyarakat melalui dunia pendidikan

“Sebagai Pimpinan Sekolah tentunya harus mampu mencerdaskan masyarakat khususnya yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan”, pungkas Bupati

Bupati Halsel, Bahraen Kasuba saat memberikan sambutan.

Orang nomor satu di Halsel ini juga mengatakan perlunya ketulusan dan keikhlasan hati untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat serta dapat berkomitmen dalam membangun sistem yang sesuai dengan ketentuan negara melalui bantuan operasional sekolah.

“Saya sebagai kepala daerah berharap Para Kepsek dapat bekerja dengan rasa penuh tanggungjawab sehingga Generasi Halsel bisa mendapatkan pendidikan yang bermutu untuk masa depannya. Ucap Bupati

Pada kesempatan yang sama Nurlela Muhammad selaku Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan menyampaikan terkait kondisi pendidikan di Halsel, yakni jenjang Sekolah Dasar (SD) berjumlah 288 yang terdiri dari 264 SD Negeri dan 24 SD Swasta, sedangkan untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) berjumlah 114 sekolah yang terdiri dari 72 SMP Negeri dan 42 SMP Swasta.

“Saat ini jumlah keseluruhan siswa SD sebanyak 36.333 dan SMP sebanyak 12.641 siswa. Adapun untuk persiapan ujian nasional anggaran tahun 2019-2020, peserta ujian untuk SD sebanyak 6.663 dan SMP sebanyak 4.236”, jelas Kadis Dikbud

Nurlela juga menambahkan di tahun 2018, kami telah menyelesaikan kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan sekolah dan rehabilisasi maupun kegiatan melalui bantuan sosial yaitu rehabilisasi dan pembangunan ruang baru.

“E-RKAS ini juga merupakan program BOS yang secara online dilaporkan langsung ke pusat”, lanjut Nurlela

Nurlela berharap tidak ada lagi masalah dalam dunia pendidikan khususnya terkait dana BOS di Kabupaten Halsel.

Dimana, BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembinaan pendidikan yang bermutu dalam rangka wajib belajar 9 tahun.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Satu Karyawan PT IWIP Meninggal Dunia, SPSI Bakal...

Sofifi -- Satu karyawan yang merupakan korban pada insiden ledakan tungku Smelter A PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, dinyatakan telah menghembuskan napas...

Kadis Tersangka, simak Komentar mereka Eks. Kadisdik Sula

Sanana -- Permasalahan Hukum yang tengah dihadapi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kepulauan Sula (Kepsul), Rifai Haitami, mendapat komentar beragam dari ASN Senior yang pernah juga menjabat sebagai Kadisdik Kepsul. Rifai...

Berkas Perkara menuju P21, Pelapor berharap Kadisdik Sula...

Sanana -- Berkas Kasus dugaan Pengancaman lewat media Elektronik yang dilaporkan oleh Saudara La Onyong Ode Ali alias Nyong alias Ongen dengan Terlapor Saudara Rifai Haitami alias Kafu, Oknum...

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Dikbud Halsel Gelar Sosialisasi Dana BOS

i-malut.com, LABUHA – Diawal Tahun 2019, tepatnya Rabu, (02/01/19) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menggelar Sosialisasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Rapat Kerja di Aula Kantor Bupati.

Kegiatan Sosisalisasi yang berlangsung selama 2 hari ini, juga dirangkaikan dengan Lounching Aplikasi E-RKAS (Rencana Kerja Anggaran Sekolah) Tahun 2019 yang dibuka langsung oleh Bupati Halsel Hi Bahrain Kasuba.

Turut hadir juga pada kegiatan ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nurlela Muhammad, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Fatma Usman Syah, Kabag Humas dan Protokoler Mujiburrahman, Pejabat Eselon III dan IV di Lingkup Dikbud serta Peserta Sosialisasi yang terdiri dari Kepala UPTD, Kepala Sekolah dan Bendahara BOS Se-Kabupaten Halsel

Dalam sambutannya Bupati Halsel Bahrain Kasuba menyampaikan kepada Para Kepala Sekolah dan bendahara agar mampu membina masyarakat melalui dunia pendidikan

“Sebagai Pimpinan Sekolah tentunya harus mampu mencerdaskan masyarakat khususnya yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan”, pungkas Bupati

Bupati Halsel, Bahraen Kasuba saat memberikan sambutan.

Orang nomor satu di Halsel ini juga mengatakan perlunya ketulusan dan keikhlasan hati untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat serta dapat berkomitmen dalam membangun sistem yang sesuai dengan ketentuan negara melalui bantuan operasional sekolah.

“Saya sebagai kepala daerah berharap Para Kepsek dapat bekerja dengan rasa penuh tanggungjawab sehingga Generasi Halsel bisa mendapatkan pendidikan yang bermutu untuk masa depannya. Ucap Bupati

Pada kesempatan yang sama Nurlela Muhammad selaku Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan menyampaikan terkait kondisi pendidikan di Halsel, yakni jenjang Sekolah Dasar (SD) berjumlah 288 yang terdiri dari 264 SD Negeri dan 24 SD Swasta, sedangkan untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) berjumlah 114 sekolah yang terdiri dari 72 SMP Negeri dan 42 SMP Swasta.

“Saat ini jumlah keseluruhan siswa SD sebanyak 36.333 dan SMP sebanyak 12.641 siswa. Adapun untuk persiapan ujian nasional anggaran tahun 2019-2020, peserta ujian untuk SD sebanyak 6.663 dan SMP sebanyak 4.236”, jelas Kadis Dikbud

Nurlela juga menambahkan di tahun 2018, kami telah menyelesaikan kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan sekolah dan rehabilisasi maupun kegiatan melalui bantuan sosial yaitu rehabilisasi dan pembangunan ruang baru.

“E-RKAS ini juga merupakan program BOS yang secara online dilaporkan langsung ke pusat”, lanjut Nurlela

Nurlela berharap tidak ada lagi masalah dalam dunia pendidikan khususnya terkait dana BOS di Kabupaten Halsel.

Dimana, BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembinaan pendidikan yang bermutu dalam rangka wajib belajar 9 tahun.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER