Selangkah Lagi Pulau Rao Jadi Kecamatan

i-malut.com, MOROTAI – Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai telah mengusulkan Pulau Rao ke Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara, untuk di kaji, bila layak akan ditindak lanjuti ke Kemendagri, selanjutnya di proses menjadi daerah administrasi baru Kecamatan Pulau Rao.

Asisten I bidang Hukum dan Pemerintahan Setda Pulau Morotai, Muchlis Baay, saat dikonfirmasi i-malut.com, Sabtu 5 januari 2019, terkait pengusulan tersebut, menjelaskan bahwa, baru-baru ini Ia bersama Kabag Hukum sudah ke Pemerintah Provinsi Maluku Utara memasukan seluruh administrasi yang menjadi syarat pemekaran Kecamatan.

“Usulannya kita sudah masukkan ke Karo Pemerintahan Pemda Provinsi Maluku Utara untuk dikaji, bila layak dilanjutkan ke Kemendagri untuk di proses,” ungkapnya

Lanjut Muchlis, ditinjau dari aturan yang ada maka ada ruang untuk Pulau Rao dimekarkan.

“Kalau dilihat pada PP Nomor 19 tahun 2008 syarat dasar pasal 3 di kecualikan bagi pulau terpisah diatur dalam pasal 8 ayat 1, tetapi kalau di PP nomor 17 tahun 2018 syarat dasar jumlah desa harus 10 desa untuk minimal per kecamatan maka belum memenuhi syarat, Namun ada ruang di pasal 7 PP nomor 17 tahun 2018, dijelaskan bagi daerah strategis perbatasan, terluar dan kawasan khusus dapat dimekarkan, pasal ini yang kita pakai mengusulkan ke pemda Provinsi Maluku Utara untuk di pelajari dan dikaji kemudian teruskan ke kemendagri karena layak,” paparnya

Pulau Rao Kecamatan Morotai Barat akan menjadi Kecamatan baru

Ditegaskan, atas dasar itu Pemekaran Pulau Rao diusulkan kembali sesuai syarat yang ditetapkan PP nomor 17 tahun 2018 tentang kecamatan, dengan 3 syarat administrasi, syarat tehnis dan syarat dasar.

“Dan, sudah di paripurnakan DPRD, saat ini prosesnya telaah masuk di Biro pemerintahahan Pemprov Malut, selanjutnya ke pemerintah pusat kalau sudah dianggap memenuhi syarat.” cetusnya

Sementara Kepala Biro (Karo) Pemerintahan Pemda Provinsi Maluku Utara, Mifta Baay, saat dikonfirmasi Sabtu 5 Januari 2019 melalui telpon seluler menjelaskan, usulan Pemkab Pulau Morotai sudah diterima dan telah dikaji, hasilnya memenuhi syarat untuk ditindak lanjuti ke Mendagri.

“Kami di Biro Pemerintahahan sudah selesai mengkajinya, dan memenuhi syarat untuk di mekarkan Pulau Rao menjadi Kecamatan baru, saat ini prosesnya sudah sampai di Karo Kukum, setelah itu akan di proses ke Kemendagri,” katanya

Sedangkan Asisten I Muchlis Baay berharap agar proses ini bisa berjalan lancar, karena ini menjadi kerinduan dan kebutuhan masyarakat di Pulau Rao.

“Semoga mendagri bisa menyetujui Pulau Rao menjadi Kecamatan dan diberikan nomor kode wilayah,” harapnya

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Siap-Siap, Guru yang ‘Lompat’ Duduki Jabatan Struktural Bakal...

Labuha - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bakal mengembalikan sejumlah pegawai fungsional (guru) yang saat ini menduduki jabatan struktural disejumlah SKPD, baik Eselon II, III dan IV,...

Soal Tunggakan 1 Milyar di PDAM, Pemkot Ternate...

Ternate -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate masih menunggak pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) kurang lebih 1 Milyar. Tunggakan tersebut terjadi saat Pemkot Ternate menempati X-Kantor Gubernur. Walikota Ternate M....

Langkah Cepat Nakertrans Malut Selidiki Insiden Kebakaran di...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Selasa, 15 Juni 2021 kemarin, menelan korban luka bakar sebanyak 6 orang karyawannya. Insiden ini langsung...

Usai dilantik Ramli Tidore nyatakan PKS siap bantu...

Sanana -- Acara Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus MPD, DPD dan DED, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kab. Pulau Taliabu (Pultab) yang di...

Babinsa Bajo, PAM Kunker Wabup Kepsul

Sanana -- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bajo-Kec. Sanana Utara, Koptu. Arifin Kemhay, baru-baru ini melakukan Pengamanan (PAM) bersama Bhabinkamtibmas dan Petugas lainnya, mengawal Kunjungan Kerja (Kunker-red) Wakil Bupati (Wabup)...

LSM LIRA Malut Mengutuk Keras Pemukulan Wartawan Binpers...

Ternate -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA) Maluku Utara (Malut), mengutuk keras tindakan pemukulan terhadap salah satu wartawan Berita Investigasi Nasional (Binpers) Biro Maluku Utara. Ketua LSM...

EGP dengan teguran Gubernur, Ningsih terus lakukan Pergantian

Sanana -- Anjing menggongong Kafilah tetap berlalu menjadi pribahasa yang tepat untuk menggambarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dibawah Kepemimpinan Kepala Daerah (Bupati-red) Fifian Adeningsih Mus. Bagaimana tidak,...

F-Demokrat DPRD Kepsul, ingatkan Bupati Penyerapan DAK 2021

Sanana -- Fraksi Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul), mengingatkan Bupati Kepsul, Fifian Adeningsih Mus terkait penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021. Melalui Sekretaris Ajis...

Geser Jabatan Disdukcapil, Masyarakat Jadi Korban

Sanana -- Ketika muncul pertanyaan, apakah Kebijakan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM) melakukan Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan yang tidak sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

ARTIKEL TERKAIT

Selangkah Lagi Pulau Rao Jadi Kecamatan

i-malut.com, MOROTAI – Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai telah mengusulkan Pulau Rao ke Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara, untuk di kaji, bila layak akan ditindak lanjuti ke Kemendagri, selanjutnya di proses menjadi daerah administrasi baru Kecamatan Pulau Rao.

Asisten I bidang Hukum dan Pemerintahan Setda Pulau Morotai, Muchlis Baay, saat dikonfirmasi i-malut.com, Sabtu 5 januari 2019, terkait pengusulan tersebut, menjelaskan bahwa, baru-baru ini Ia bersama Kabag Hukum sudah ke Pemerintah Provinsi Maluku Utara memasukan seluruh administrasi yang menjadi syarat pemekaran Kecamatan.

“Usulannya kita sudah masukkan ke Karo Pemerintahan Pemda Provinsi Maluku Utara untuk dikaji, bila layak dilanjutkan ke Kemendagri untuk di proses,” ungkapnya

Lanjut Muchlis, ditinjau dari aturan yang ada maka ada ruang untuk Pulau Rao dimekarkan.

“Kalau dilihat pada PP Nomor 19 tahun 2008 syarat dasar pasal 3 di kecualikan bagi pulau terpisah diatur dalam pasal 8 ayat 1, tetapi kalau di PP nomor 17 tahun 2018 syarat dasar jumlah desa harus 10 desa untuk minimal per kecamatan maka belum memenuhi syarat, Namun ada ruang di pasal 7 PP nomor 17 tahun 2018, dijelaskan bagi daerah strategis perbatasan, terluar dan kawasan khusus dapat dimekarkan, pasal ini yang kita pakai mengusulkan ke pemda Provinsi Maluku Utara untuk di pelajari dan dikaji kemudian teruskan ke kemendagri karena layak,” paparnya

Pulau Rao Kecamatan Morotai Barat akan menjadi Kecamatan baru

Ditegaskan, atas dasar itu Pemekaran Pulau Rao diusulkan kembali sesuai syarat yang ditetapkan PP nomor 17 tahun 2018 tentang kecamatan, dengan 3 syarat administrasi, syarat tehnis dan syarat dasar.

“Dan, sudah di paripurnakan DPRD, saat ini prosesnya telaah masuk di Biro pemerintahahan Pemprov Malut, selanjutnya ke pemerintah pusat kalau sudah dianggap memenuhi syarat.” cetusnya

Sementara Kepala Biro (Karo) Pemerintahan Pemda Provinsi Maluku Utara, Mifta Baay, saat dikonfirmasi Sabtu 5 Januari 2019 melalui telpon seluler menjelaskan, usulan Pemkab Pulau Morotai sudah diterima dan telah dikaji, hasilnya memenuhi syarat untuk ditindak lanjuti ke Mendagri.

“Kami di Biro Pemerintahahan sudah selesai mengkajinya, dan memenuhi syarat untuk di mekarkan Pulau Rao menjadi Kecamatan baru, saat ini prosesnya sudah sampai di Karo Kukum, setelah itu akan di proses ke Kemendagri,” katanya

Sedangkan Asisten I Muchlis Baay berharap agar proses ini bisa berjalan lancar, karena ini menjadi kerinduan dan kebutuhan masyarakat di Pulau Rao.

“Semoga mendagri bisa menyetujui Pulau Rao menjadi Kecamatan dan diberikan nomor kode wilayah,” harapnya

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...