Bejat, Bapak Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil 6 Bulan

i-malut.com, MALANG — Seorang bapak di Kabupaten Malang menghamili anak perempuannya. Usia kandungan korban kini sudah enam bulan. Pelaku yang dilaporkan ke polisi, kini telah dijebloskan ke sel tahanan.

Pelaku adalah BE (41), warga Ampelgading, Kabupaten Malang. Kepada polisi, Budi mengakui perbuatannya. Pemerkosaan itu dilakukannya pada Desember 2017 lalu.

Namun, perbuatan bejat itu tidak hanya sekali dilakukan. Putrinya yang masih berusia 17 tahun itu menjadi pelampiasan birahi si bapak bejat ini meski istrinya masih ada di rumah.

“Mulai Desember 2017, berlanjut pada Juni hingga Juli 2018. Kami melakukannya di ruang tengah, sementara istri tidur di kamar belakang,” ungkap BE saat dihadirkan dalam rilis di Unit PPA Satreskrim Polres Malang Jalan Ahmad Yani, Kepanjen, seperti dikutip dari detikNews, Senin (7/1).

BE mengaku telah berpisah dengan istrinya sejak beberapa tahun yang lalu. Tak lama kemudian, BE kemudian menikah lagi dan mengajak korban turut tinggal bersama istri barunya.

“Istri tidur, dia (korban) saya ajak melakukan begitu. Seingat saya lima kali,” terang BE di hadapan penyidik.

Korban yang saat itu tengah bekerja di Surabaya memilih pulang saat usia kandungannya semakin besar. Kepulangan korban, sekaligus mengungkap perbuatan bapaknya sendiri. Mendapati hal itu, keluarga pun melaporkannya ke polisi.

“Pelaku kami kenakan Pasal 81 dan Pasal 82 tentang perlindungan anak, ancaman hukuman 15 tahun penjara. Korban sendiri sebelum melapor pulang dari Surabaya, selama disana, tak pernah berhubungan intim dengan siapapun,” ungkap Kanit UPPA Polres Malang Ipda Yulistiana Sri Iriana.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Siap-Siap, Guru yang ‘Lompat’ Duduki Jabatan Struktural Bakal...

Labuha - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bakal mengembalikan sejumlah pegawai fungsional (guru) yang saat ini menduduki jabatan struktural disejumlah SKPD, baik Eselon II, III dan IV,...

Soal Tunggakan 1 Milyar di PDAM, Pemkot Ternate...

Ternate -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate masih menunggak pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) kurang lebih 1 Milyar. Tunggakan tersebut terjadi saat Pemkot Ternate menempati X-Kantor Gubernur. Walikota Ternate M....

Langkah Cepat Nakertrans Malut Selidiki Insiden Kebakaran di...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Selasa, 15 Juni 2021 kemarin, menelan korban luka bakar sebanyak 6 orang karyawannya. Insiden ini langsung...

Usai dilantik Ramli Tidore nyatakan PKS siap bantu...

Sanana -- Acara Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus MPD, DPD dan DED, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kab. Pulau Taliabu (Pultab) yang di...

Babinsa Bajo, PAM Kunker Wabup Kepsul

Sanana -- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bajo-Kec. Sanana Utara, Koptu. Arifin Kemhay, baru-baru ini melakukan Pengamanan (PAM) bersama Bhabinkamtibmas dan Petugas lainnya, mengawal Kunjungan Kerja (Kunker-red) Wakil Bupati (Wabup)...

LSM LIRA Malut Mengutuk Keras Pemukulan Wartawan Binpers...

Ternate -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA) Maluku Utara (Malut), mengutuk keras tindakan pemukulan terhadap salah satu wartawan Berita Investigasi Nasional (Binpers) Biro Maluku Utara. Ketua LSM...

EGP dengan teguran Gubernur, Ningsih terus lakukan Pergantian

Sanana -- Anjing menggongong Kafilah tetap berlalu menjadi pribahasa yang tepat untuk menggambarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dibawah Kepemimpinan Kepala Daerah (Bupati-red) Fifian Adeningsih Mus. Bagaimana tidak,...

F-Demokrat DPRD Kepsul, ingatkan Bupati Penyerapan DAK 2021

Sanana -- Fraksi Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul), mengingatkan Bupati Kepsul, Fifian Adeningsih Mus terkait penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021. Melalui Sekretaris Ajis...

Geser Jabatan Disdukcapil, Masyarakat Jadi Korban

Sanana -- Ketika muncul pertanyaan, apakah Kebijakan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM) melakukan Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan yang tidak sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,...

BERITA UTAMA

Langkah Cepat Nakertrans Malut Selidiki Insiden Kebakaran di...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Selasa, 15 Juni 2021 kemarin,...

APHS datangi Kantor Bupati, Sebut FAM Tidak Tau...

Sanana -- Aksi Jilid II Aliansi Peduli Hai Sua atau APHS di Kantor di Bupati, jln. Paskah Suzeta-Desa Pohea,...

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

ARTIKEL TERKAIT

Bejat, Bapak Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil 6 Bulan

i-malut.com, MALANG — Seorang bapak di Kabupaten Malang menghamili anak perempuannya. Usia kandungan korban kini sudah enam bulan. Pelaku yang dilaporkan ke polisi, kini telah dijebloskan ke sel tahanan.

Pelaku adalah BE (41), warga Ampelgading, Kabupaten Malang. Kepada polisi, Budi mengakui perbuatannya. Pemerkosaan itu dilakukannya pada Desember 2017 lalu.

Namun, perbuatan bejat itu tidak hanya sekali dilakukan. Putrinya yang masih berusia 17 tahun itu menjadi pelampiasan birahi si bapak bejat ini meski istrinya masih ada di rumah.

“Mulai Desember 2017, berlanjut pada Juni hingga Juli 2018. Kami melakukannya di ruang tengah, sementara istri tidur di kamar belakang,” ungkap BE saat dihadirkan dalam rilis di Unit PPA Satreskrim Polres Malang Jalan Ahmad Yani, Kepanjen, seperti dikutip dari detikNews, Senin (7/1).

BE mengaku telah berpisah dengan istrinya sejak beberapa tahun yang lalu. Tak lama kemudian, BE kemudian menikah lagi dan mengajak korban turut tinggal bersama istri barunya.

“Istri tidur, dia (korban) saya ajak melakukan begitu. Seingat saya lima kali,” terang BE di hadapan penyidik.

Korban yang saat itu tengah bekerja di Surabaya memilih pulang saat usia kandungannya semakin besar. Kepulangan korban, sekaligus mengungkap perbuatan bapaknya sendiri. Mendapati hal itu, keluarga pun melaporkannya ke polisi.

“Pelaku kami kenakan Pasal 81 dan Pasal 82 tentang perlindungan anak, ancaman hukuman 15 tahun penjara. Korban sendiri sebelum melapor pulang dari Surabaya, selama disana, tak pernah berhubungan intim dengan siapapun,” ungkap Kanit UPPA Polres Malang Ipda Yulistiana Sri Iriana.

--

BERITA LAINNYA

Kajari Halut Buka Sosialisasi Kepatuhan BPJS

Tobelo -- Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Halmahera Utara (Halut), Agus Wirawan Eko Saputro, dipercayakan membuka...

SMK Negeri 2 Kota Ternate Laksanakan Ujian Semester...

Ternate -- SMK Negeri 2 Kota Ternate telah melangsungkan Ujian Semester Genap Tahun Pelajaran 2020-2022...

Langkah Cepat Nakertrans Malut Selidiki Insiden Kebakaran di...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Selasa,...

F-Demokrat DPRD Kepsul, ingatkan Bupati Penyerapan DAK 2021

Sanana -- Fraksi Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul), mengingatkan Bupati Kepsul,...

APHS datangi Kantor Bupati, Sebut FAM Tidak Tau...

Sanana -- Aksi Jilid II Aliansi Peduli Hai Sua atau APHS di Kantor di Bupati,...

Lagi, Kemenag Malut Gelar Coffee Morning Bersama Awak...

Ternate -– Untuk kesekian kalinya, Kantor Wilayah Kementrian Agama Maluku Utara melalui Sub Bagian Ortala...

TERPOPULER

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

Beri Sinyal Tidak Ada Dendam Politik, Bupati: Siapa...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik memiliki kebiasaan melakukkan Inspeksi Mendadak (Sidak) di kantor Dinas/Badan, kantor desa,...