Perkosa Adik Ipar di Kebun Sawit, Pria Bejat Dibekuk Polisi

i-malut.com, PEKANBARU – Entah apa yang ada dipikiran Ag warga Perumahan Surya Salsabila Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Riau. Pria berusia 36 tahun tega memperkosa adik iparnya yang masih remaja.

Kasus ini baru terungkap setelah korban S (17) menceritakan perkosaan yang dialaminya kepada kakaknya N yang tidak lain istri dari AG. Kepada kakaknya, N bercerita, kalau dirinya diperkosa di sebuah perkebunan kelapa sawit di daerah Tambang.

“Pihak Polsek Tambang sudah berhasil menangkap AG setelah mendapat laporan dari pihak keluarga,” kata Kasubbag Humas Polres Kampar Iptu Deni Yusra Kamis, seperti dikutip i-malut dari SINDOnews, Senin (7/12).

Penuturan S kepada kakaknya, bahwa AG pada 30 Desember 2018 malam mengajaknya pergi untuk sesuatu kepentingan. Karena percaya dia pun menuruti apa yang diminta AG. Dengan sepeda motor, AG menjemput korban dari Desa Sikebau, Tambang yang merupakan rumah S menuju rumah AG . AG sendiri sering berkunjung ke Desa Sikebau karena di sana merupakan rumah mertuanya.

Dalam perjalanan, tepatnya di perkebunan kelapa sawit, AG menhentikan sepeda motor. Di sanalah korban diseret dan di bawa ke dalam perkebunan kelapa sawit. S berusuha meronta. Namun abang iparnya mengancancam akan membunuhnya jika tidak mau melayani nafsu bejatnya.

Usai merudapaksa korban, AG kembali membawa AG ke rumahnya. Namun AG kembali mengancam S agar jangan bercerita kepada sapa pun jika ingin selamat. Tidak tahan dengan apa yang dialaminya, S lansung curhat kepada kakaknya N saat sampai rumah.

Kakak korban pun marah dan langsung melaporkan peristiwa itu ke Syam, ayah mereka. Pihak keluargapun sepakat melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Usai memperkosa adik iparnya AG sempat menghilang. “Namun kemarin tersangka terlihat di satu tempat di Desa Rimbo Panjang. Tim langsung membekuk tersangka,” imbuhnya.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

Babinsa Fuata ikut Sosialisasikan Filariasis ke Warga Desa

Sanana -- Baru-baru ini Bintara Pemuda Desa (Babinsa), di Desa Fuata-Kec. Sulabesi Selatan, Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Serda. Yusran Fataruba ikut mensosialisasikan penyakit Kaki Gajah (Filariasis) kepada Masyarakat Desa,...

Akhirnya Pemprov Malut Hentikan Proses Produksi Dilokasi Smelter...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut), ditanggapi serius oleh Pemprov melalui Dinas Tenaga...

KASN sebut mutasi massal pejabat di Sula sebagai...

Sanana -- Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN akhirnya angkat bicara terkait mutasi massal yang dilakukan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus (FAM). Sumardi, S.E., M.Si asisten Komisioner KASN...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Perkosa Adik Ipar di Kebun Sawit, Pria Bejat Dibekuk Polisi

i-malut.com, PEKANBARU – Entah apa yang ada dipikiran Ag warga Perumahan Surya Salsabila Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Riau. Pria berusia 36 tahun tega memperkosa adik iparnya yang masih remaja.

Kasus ini baru terungkap setelah korban S (17) menceritakan perkosaan yang dialaminya kepada kakaknya N yang tidak lain istri dari AG. Kepada kakaknya, N bercerita, kalau dirinya diperkosa di sebuah perkebunan kelapa sawit di daerah Tambang.

“Pihak Polsek Tambang sudah berhasil menangkap AG setelah mendapat laporan dari pihak keluarga,” kata Kasubbag Humas Polres Kampar Iptu Deni Yusra Kamis, seperti dikutip i-malut dari SINDOnews, Senin (7/12).

Penuturan S kepada kakaknya, bahwa AG pada 30 Desember 2018 malam mengajaknya pergi untuk sesuatu kepentingan. Karena percaya dia pun menuruti apa yang diminta AG. Dengan sepeda motor, AG menjemput korban dari Desa Sikebau, Tambang yang merupakan rumah S menuju rumah AG . AG sendiri sering berkunjung ke Desa Sikebau karena di sana merupakan rumah mertuanya.

Dalam perjalanan, tepatnya di perkebunan kelapa sawit, AG menhentikan sepeda motor. Di sanalah korban diseret dan di bawa ke dalam perkebunan kelapa sawit. S berusuha meronta. Namun abang iparnya mengancancam akan membunuhnya jika tidak mau melayani nafsu bejatnya.

Usai merudapaksa korban, AG kembali membawa AG ke rumahnya. Namun AG kembali mengancam S agar jangan bercerita kepada sapa pun jika ingin selamat. Tidak tahan dengan apa yang dialaminya, S lansung curhat kepada kakaknya N saat sampai rumah.

Kakak korban pun marah dan langsung melaporkan peristiwa itu ke Syam, ayah mereka. Pihak keluargapun sepakat melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Usai memperkosa adik iparnya AG sempat menghilang. “Namun kemarin tersangka terlihat di satu tempat di Desa Rimbo Panjang. Tim langsung membekuk tersangka,” imbuhnya.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER