Biarawati Senior Polandia Buka Suara Soal Pastor Lecehkan Biarawati

i-malut.com — Seorang biarawati senior di Polandia untuk pertama kalinya buka suara soal para pastor yang melakukan pelecehan seksual terhadap para biarawati di lingkungan gereja. Menurut biarawati senior, praktik semacam itu sudah terjadi sejak lama.

Dikutip dari detikcom via AFP, Kamis (21/2), biarawati senior bernama Joanna Olech ini menjabat sebagai Mother Superior atau Ibu Superior yang merupakan kepala komunitas keagamaan khusus wanita. Olech pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Ordo Keagamaan Wanita di Polandia tahun 1995-2008.

Komentar Olech itu disampaikan setelah awal bulan ini, Paus Fransiskus mengakui adanya pastor yang menjadikan para biarawati sebagai ‘budak seks’ dan mungkin masih terus terjadi hingga sekarang.

“Persoalan kekerasan seksual yang dilakukan para pastor terhadap biarawati juga ada di Polandia sejak lama,” ungkap Olech dalam wawancara dengan kantor berita KAI Catholic News Agency.

Olech lantas mengungkapkan salah satu kasus yang dia ketahui. “Seorang biarawati muda yang hamil, dipaksa meninggalkan ordonya, tapi bapak dari anak itu masih menjadi pastor dan jelas tidak merasakan konsekuensi atas tindakannya,” sebutnya.

“Kasus-kasus ini tidak pernah diungkap ke publik,” imbuh Olech, sembari menyatakan bahwa kasus ini terlebih dulu dilaporkan kepada atasan sang pastor yang melakukan kekerasan seksual.

Ditambahkan Olech bahwa skala tindak kekerasan seksual di Polanda tidak jelas karena ‘tidak pernah ada kajian yang dilakukan sebelumnya’.

Olech yang sudah 50 tahun mengabdi pada ordo keagamaan ini menyatakan bahwa para biarawati yang menjadi korban kekerasan seksual oleh para pastor tidak memiliki tempat mengadu. Namun dia juga bersikeras menyatakan bahwa ‘era saat masalah seperti ini disembunyikan telah mendekati akhir’.

“Waktu telah berubah, mungkin generasi baru para biarawati akan menghadapi isu ini dengan cara berbeda,” imbuhnya.

Menurut data Institut Statistik Gereja Katolik Polandia, sekitar 18 ribu biarawati bertugas di sekitar 100 ordo keagamaan wanita di Polandia hingga tahun 2016.

Pekan ini, para Uskup dari berbagai negara berkumpul di Vatikan untuk menghadiri pertemuan puncak untuk menangkal mengatasi skandal pelecehan seks anak yang menyelimuti Gereja Katolik secara global. Pertemuan itu dicetuskan oleh Paus Fransiskus.

Keuskupan Polandia bersikeras menyatakan pihaknya memiliki ‘nol toleransi’ untuk tindak kriminal semacam itu. Pihak Keuskupan Polandia juga bersumpah untuk mempublikasikan jumlah anak yang menjadi korban pelecehan seks oleh pastor dengan periode mulai tahun 1989 saat komunisme runtuh. (nvc/rna)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Ike Sebut SPSI Malut Bakal Kawal Hak-hak Korban...

Ternate -- Pimpinan Daerah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD-SPSI) Maluku Utara (Malut), menyikapi insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Ketua...

Siap-Siap, Guru yang ‘Lompat’ Duduki Jabatan Struktural Bakal...

Labuha - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bakal mengembalikan sejumlah pegawai fungsional (guru) yang saat ini menduduki jabatan struktural disejumlah SKPD, baik Eselon II, III dan IV,...

Soal Tunggakan 1 Milyar di PDAM, Pemkot Ternate...

Ternate -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate masih menunggak pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) kurang lebih 1 Milyar. Tunggakan tersebut terjadi saat Pemkot Ternate menempati X-Kantor Gubernur. Walikota Ternate M....

Langkah Cepat Nakertrans Malut Selidiki Insiden Kebakaran di...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Selasa, 15 Juni 2021 kemarin, menelan korban luka bakar sebanyak 6 orang karyawannya. Insiden ini langsung...

Usai dilantik Ramli Tidore nyatakan PKS siap bantu...

Sanana -- Acara Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus MPD, DPD dan DED, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kab. Pulau Taliabu (Pultab) yang di...

Babinsa Bajo, PAM Kunker Wabup Kepsul

Sanana -- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bajo-Kec. Sanana Utara, Koptu. Arifin Kemhay, baru-baru ini melakukan Pengamanan (PAM) bersama Bhabinkamtibmas dan Petugas lainnya, mengawal Kunjungan Kerja (Kunker-red) Wakil Bupati (Wabup)...

LSM LIRA Malut Mengutuk Keras Pemukulan Wartawan Binpers...

Ternate -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA) Maluku Utara (Malut), mengutuk keras tindakan pemukulan terhadap salah satu wartawan Berita Investigasi Nasional (Binpers) Biro Maluku Utara. Ketua LSM...

EGP dengan teguran Gubernur, Ningsih terus lakukan Pergantian

Sanana -- Anjing menggongong Kafilah tetap berlalu menjadi pribahasa yang tepat untuk menggambarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dibawah Kepemimpinan Kepala Daerah (Bupati-red) Fifian Adeningsih Mus. Bagaimana tidak,...

F-Demokrat DPRD Kepsul, ingatkan Bupati Penyerapan DAK 2021

Sanana -- Fraksi Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul), mengingatkan Bupati Kepsul, Fifian Adeningsih Mus terkait penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021. Melalui Sekretaris Ajis...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

ARTIKEL TERKAIT

Biarawati Senior Polandia Buka Suara Soal Pastor Lecehkan Biarawati

i-malut.com — Seorang biarawati senior di Polandia untuk pertama kalinya buka suara soal para pastor yang melakukan pelecehan seksual terhadap para biarawati di lingkungan gereja. Menurut biarawati senior, praktik semacam itu sudah terjadi sejak lama.

Dikutip dari detikcom via AFP, Kamis (21/2), biarawati senior bernama Joanna Olech ini menjabat sebagai Mother Superior atau Ibu Superior yang merupakan kepala komunitas keagamaan khusus wanita. Olech pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Ordo Keagamaan Wanita di Polandia tahun 1995-2008.

Komentar Olech itu disampaikan setelah awal bulan ini, Paus Fransiskus mengakui adanya pastor yang menjadikan para biarawati sebagai ‘budak seks’ dan mungkin masih terus terjadi hingga sekarang.

“Persoalan kekerasan seksual yang dilakukan para pastor terhadap biarawati juga ada di Polandia sejak lama,” ungkap Olech dalam wawancara dengan kantor berita KAI Catholic News Agency.

Olech lantas mengungkapkan salah satu kasus yang dia ketahui. “Seorang biarawati muda yang hamil, dipaksa meninggalkan ordonya, tapi bapak dari anak itu masih menjadi pastor dan jelas tidak merasakan konsekuensi atas tindakannya,” sebutnya.

“Kasus-kasus ini tidak pernah diungkap ke publik,” imbuh Olech, sembari menyatakan bahwa kasus ini terlebih dulu dilaporkan kepada atasan sang pastor yang melakukan kekerasan seksual.

Ditambahkan Olech bahwa skala tindak kekerasan seksual di Polanda tidak jelas karena ‘tidak pernah ada kajian yang dilakukan sebelumnya’.

Olech yang sudah 50 tahun mengabdi pada ordo keagamaan ini menyatakan bahwa para biarawati yang menjadi korban kekerasan seksual oleh para pastor tidak memiliki tempat mengadu. Namun dia juga bersikeras menyatakan bahwa ‘era saat masalah seperti ini disembunyikan telah mendekati akhir’.

“Waktu telah berubah, mungkin generasi baru para biarawati akan menghadapi isu ini dengan cara berbeda,” imbuhnya.

Menurut data Institut Statistik Gereja Katolik Polandia, sekitar 18 ribu biarawati bertugas di sekitar 100 ordo keagamaan wanita di Polandia hingga tahun 2016.

Pekan ini, para Uskup dari berbagai negara berkumpul di Vatikan untuk menghadiri pertemuan puncak untuk menangkal mengatasi skandal pelecehan seks anak yang menyelimuti Gereja Katolik secara global. Pertemuan itu dicetuskan oleh Paus Fransiskus.

Keuskupan Polandia bersikeras menyatakan pihaknya memiliki ‘nol toleransi’ untuk tindak kriminal semacam itu. Pihak Keuskupan Polandia juga bersumpah untuk mempublikasikan jumlah anak yang menjadi korban pelecehan seks oleh pastor dengan periode mulai tahun 1989 saat komunisme runtuh. (nvc/rna)

--

BERITA LAINNYA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ...

TERPOPULER

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...