Paksa Istri Melacur, Pria Ini Akhirnya Dapat Karma

i-malut.com — Sudah menjadi kewajiban dari seorang suami sebagai kepala keluarga untuk melindungi dan menafkahi istri dan anak-anak. Namun hal ini nyatanya tidak berlaku bagi seorang pria berusia 27 tahun di Singapura.

Alih-alih menafkahi sang istri dan anak-anaknya yang masih kecil, pria pengangguran satu ini malah memaksa sang istri untuk menjual diri sebagai pelacur agar bisa mendapatkan uang demi bisa membeli susu dan pampers anak laki-laki mereka yang bayi.

Kejahatan sang suami tak berhenti sampai di situ. Ia juga dilaporkan memaksa anak perempuannya yang masih berusia 6 tahun untuk melakukan oral seks pada dirinya, dan juga melakukan pelecehan seksual kepada keponakan sang istri yang masih berusia 13 tahun.

Selama lebih dari tiga bulan, dari periode Juni hingga Agustus 2016, sang istri melacur memberikan jasa pelayanan seksual kurang lebih kepada 138 pria, dengan sehari rata-rata melayani tiga sampai lima orang pria. Dirinya memaksa sang istri untuk menjual dirinya melalui cara online di dunia maya, dengan embel-embel sebagai “single mother” dan juga menyebutkan ukuran payudaranya.

Memaksa istrinya sendiri melacur, pria ini memerintahkan sang istri untuk memasang tarif sekitar USD80 (setara Rp1,1 juta) sampai USD120 (sekira Rp1,6 juta).

Mirisnya, semua uang hasil melacur tersebut yang terkumpul sebanyak USD11000 atau sekira Rp154,6 juta diserahkan kepada sang suami.

Perbuatan biadab pria ini akhirnya terungkap karena laporan yang datang dari ibu kandungnya sendiri pada Agustus 2016. Laporan menyebutkan bahwa sang anak telah melakukan pelecehan seksual kepada putrinya sendiri.

Akibat perbuatan tidak bermoralnya tersebut, alhasil sang pria langsung mendapatkan karma dari perbuatannya. Ia diketahui dijatuhi hukuman oleh pihak berwenang yakni hukuman kurungan penjara selama 25,5 tahun dan 24 kali pukulan dengan tongkat. Hakim juga telah menjatuhkan denda senilai USD12000 atau kurang lebih Rp168,8 juta kepada sang pria, yang mana jika tidak dibayarkan maka masa kurungan penjara akan ditambah lagi selama dua bulan.

Tak habis pikir dengan perbuatan biadab pria tersebut, bahkan hakim pengadilan tinggi setempat menyebut sang pria bukanlah seorang manusia melainkan monster.

“Anda adalah monster,” ujar Chan Seng Onn saat menjatuhkan hukuman kepada pria tersebut seperti dikutip dari Okezone via Straitstimes, Jumat (22/2).

Kasus ini sendiri disebutkan oleh para jaksa penuntut sebagai kasus pertama jenis seperti ini, sekaligus sebagai kasus perdagangan manusia paling parah di Singapura. (tam)

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Ike Sebut SPSI Malut Bakal Kawal Hak-hak Korban...

Ternate -- Pimpinan Daerah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD-SPSI) Maluku Utara (Malut), menyikapi insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Ketua...

Siap-Siap, Guru yang ‘Lompat’ Duduki Jabatan Struktural Bakal...

Labuha - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bakal mengembalikan sejumlah pegawai fungsional (guru) yang saat ini menduduki jabatan struktural disejumlah SKPD, baik Eselon II, III dan IV,...

Soal Tunggakan 1 Milyar di PDAM, Pemkot Ternate...

Ternate -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate masih menunggak pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) kurang lebih 1 Milyar. Tunggakan tersebut terjadi saat Pemkot Ternate menempati X-Kantor Gubernur. Walikota Ternate M....

Langkah Cepat Nakertrans Malut Selidiki Insiden Kebakaran di...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Selasa, 15 Juni 2021 kemarin, menelan korban luka bakar sebanyak 6 orang karyawannya. Insiden ini langsung...

Usai dilantik Ramli Tidore nyatakan PKS siap bantu...

Sanana -- Acara Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus MPD, DPD dan DED, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kab. Pulau Taliabu (Pultab) yang di...

Babinsa Bajo, PAM Kunker Wabup Kepsul

Sanana -- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bajo-Kec. Sanana Utara, Koptu. Arifin Kemhay, baru-baru ini melakukan Pengamanan (PAM) bersama Bhabinkamtibmas dan Petugas lainnya, mengawal Kunjungan Kerja (Kunker-red) Wakil Bupati (Wabup)...

LSM LIRA Malut Mengutuk Keras Pemukulan Wartawan Binpers...

Ternate -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA) Maluku Utara (Malut), mengutuk keras tindakan pemukulan terhadap salah satu wartawan Berita Investigasi Nasional (Binpers) Biro Maluku Utara. Ketua LSM...

EGP dengan teguran Gubernur, Ningsih terus lakukan Pergantian

Sanana -- Anjing menggongong Kafilah tetap berlalu menjadi pribahasa yang tepat untuk menggambarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dibawah Kepemimpinan Kepala Daerah (Bupati-red) Fifian Adeningsih Mus. Bagaimana tidak,...

F-Demokrat DPRD Kepsul, ingatkan Bupati Penyerapan DAK 2021

Sanana -- Fraksi Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul), mengingatkan Bupati Kepsul, Fifian Adeningsih Mus terkait penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021. Melalui Sekretaris Ajis...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

ARTIKEL TERKAIT

Paksa Istri Melacur, Pria Ini Akhirnya Dapat Karma

i-malut.com — Sudah menjadi kewajiban dari seorang suami sebagai kepala keluarga untuk melindungi dan menafkahi istri dan anak-anak. Namun hal ini nyatanya tidak berlaku bagi seorang pria berusia 27 tahun di Singapura.

Alih-alih menafkahi sang istri dan anak-anaknya yang masih kecil, pria pengangguran satu ini malah memaksa sang istri untuk menjual diri sebagai pelacur agar bisa mendapatkan uang demi bisa membeli susu dan pampers anak laki-laki mereka yang bayi.

Kejahatan sang suami tak berhenti sampai di situ. Ia juga dilaporkan memaksa anak perempuannya yang masih berusia 6 tahun untuk melakukan oral seks pada dirinya, dan juga melakukan pelecehan seksual kepada keponakan sang istri yang masih berusia 13 tahun.

Selama lebih dari tiga bulan, dari periode Juni hingga Agustus 2016, sang istri melacur memberikan jasa pelayanan seksual kurang lebih kepada 138 pria, dengan sehari rata-rata melayani tiga sampai lima orang pria. Dirinya memaksa sang istri untuk menjual dirinya melalui cara online di dunia maya, dengan embel-embel sebagai “single mother” dan juga menyebutkan ukuran payudaranya.

Memaksa istrinya sendiri melacur, pria ini memerintahkan sang istri untuk memasang tarif sekitar USD80 (setara Rp1,1 juta) sampai USD120 (sekira Rp1,6 juta).

Mirisnya, semua uang hasil melacur tersebut yang terkumpul sebanyak USD11000 atau sekira Rp154,6 juta diserahkan kepada sang suami.

Perbuatan biadab pria ini akhirnya terungkap karena laporan yang datang dari ibu kandungnya sendiri pada Agustus 2016. Laporan menyebutkan bahwa sang anak telah melakukan pelecehan seksual kepada putrinya sendiri.

Akibat perbuatan tidak bermoralnya tersebut, alhasil sang pria langsung mendapatkan karma dari perbuatannya. Ia diketahui dijatuhi hukuman oleh pihak berwenang yakni hukuman kurungan penjara selama 25,5 tahun dan 24 kali pukulan dengan tongkat. Hakim juga telah menjatuhkan denda senilai USD12000 atau kurang lebih Rp168,8 juta kepada sang pria, yang mana jika tidak dibayarkan maka masa kurungan penjara akan ditambah lagi selama dua bulan.

Tak habis pikir dengan perbuatan biadab pria tersebut, bahkan hakim pengadilan tinggi setempat menyebut sang pria bukanlah seorang manusia melainkan monster.

“Anda adalah monster,” ujar Chan Seng Onn saat menjatuhkan hukuman kepada pria tersebut seperti dikutip dari Okezone via Straitstimes, Jumat (22/2).

Kasus ini sendiri disebutkan oleh para jaksa penuntut sebagai kasus pertama jenis seperti ini, sekaligus sebagai kasus perdagangan manusia paling parah di Singapura. (tam)

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...