Qiro’ah Centre Bekerjasama Dengan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Gelar Training Of Tutor Metode Qiro’ah

i-malut.com, Ternate – Qiro’ah Centre Provinsi Maluku Utara bekerja sama dengan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Pendidikan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, melaksanakan, “Training Of Tutor Metode Qiro’ah”, pada Saptu (16/11), bertajuk, “Metode super cepat, mudah dan menyenangkan, belajar dan mengajar fashih membaca Al-qur’an”. Bertempat di Aula MAN 1 Kota Ternate, kelurahan Toloko, kota Ternate, provinsi Maluku Utara.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Dekan Tarbiyah dan ilmu keguruan, Dr. Rajiman Ismail, M.Pd,. Hadir sebagai narasumber, Andi Suriadi S.Pdi., MQ, dan diikuti oleh peserta sebanyak 100 orang lebih, masing-masing perwakilan dari, Polres Ternate, Guru Pai, TPQ Se Provinsi Malut, PAUD/RA, Majelis Taklim Se-Provinsi Malut, guru ngaji dan penyuluh agama islam seKota Ternate.

Kegiatan berlangsung sekaligus dengan Pendatanganan MoU antara Qiro’ah Centre dan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Ternate.

Suasana Berlangsungnya Kegiatan Qiro’ah.

Ketua Panitia, Agustangka S.Pdi., M.Pdi, yang juga sebagai Kordinator Wilayah (Korwil) Qiro’ah Provinsi Malut, saat diwawancarai media ini di tengah-tengah berlangsungnya kegiatan, mengatakan bahwa, kegiatan training of tutor metode Qiro’ah, metode super cepat menyenangkan, ini diperuntukkan bagi guru-guru yang berkecimpun dalam hal pembelajaran baca tulis alqur’an.

“Untuk pesertanya alhamdulillah ada dari pihak Badan Kintak Majelis Talim (BKMT) dari provinsi ada perwakilan DKNT kota, juga dari guru-guru TPQ, guru-guru majelis taklim, penyuluh agama. Ini diperuntukkan untuk Maluku Utara menjadi langkah awal, karena kita di korwil Maluku Utara ingin tetap buka jaringan supaya metode tersebar di Maluku Utara secara keseluruhan,” ujarnya.

Setelah kegiatan ini, kata Agustangka, pihaknya ingin memantapkan dan wakilnya yakni trainer disini yang akan memgembangkannya. Menurutnya, ada beberapa orang yang akan dipilih nanti untuk dijadikan sebagai trainer di Maluku Utara, setelah itu baru akan disebarkan bersama tim dimasing-masing kabupaten.

“Untuk itu kami bekerjasamanya sekarang dengan fakultas tarbiyah dan ilmu keguruan IAIN ternate yang melibatkan juga kementerian agama termasuk BKMT,” ungkapnya

“Harapan saya mudah-mudahan kegiatan ini nanti menyita perhatian masyarakat yang luar biasa, karena ini masalah baca al-qur’an. Kita ingin menjadi pelopor bagaimana ada sebuah organisasi ada sebuah gerakan yang akan mengembangkan kegiatan ini,” harapnya.

Sementara, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Dr. Rajiman Ismail M.Pd, saat di wawancarai media ini, mengatakan bahwa, problem generasi saat ini adalah dari sisi kemampuan soal baca Al-qur’an. Menurutnya, membaca al-qur’an itu masih kurang, hal ini diindikasikan melalui seleksi masuk perguruan tinggi dengan syarat membaca Al-qur’an kadang ada yang masih dibawah standar.

“Sehingga kami berupaya kita memperbanyak orang-orang yang mengajar ilmu Al-qur’an, apakah orang tua, guru-guru ngaji, guru PAI, guru TPQ dan guru TPA supaya mereka mengajarkan dengan metode ini supaya mereka membaca al-qur’an dengan baik dan benar,” tutupnya.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Qiro’ah Centre Bekerjasama Dengan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Gelar Training Of Tutor Metode Qiro’ah

i-malut.com, Ternate – Qiro’ah Centre Provinsi Maluku Utara bekerja sama dengan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Pendidikan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, melaksanakan, “Training Of Tutor Metode Qiro’ah”, pada Saptu (16/11), bertajuk, “Metode super cepat, mudah dan menyenangkan, belajar dan mengajar fashih membaca Al-qur’an”. Bertempat di Aula MAN 1 Kota Ternate, kelurahan Toloko, kota Ternate, provinsi Maluku Utara.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Dekan Tarbiyah dan ilmu keguruan, Dr. Rajiman Ismail, M.Pd,. Hadir sebagai narasumber, Andi Suriadi S.Pdi., MQ, dan diikuti oleh peserta sebanyak 100 orang lebih, masing-masing perwakilan dari, Polres Ternate, Guru Pai, TPQ Se Provinsi Malut, PAUD/RA, Majelis Taklim Se-Provinsi Malut, guru ngaji dan penyuluh agama islam seKota Ternate.

Kegiatan berlangsung sekaligus dengan Pendatanganan MoU antara Qiro’ah Centre dan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Ternate.

Suasana Berlangsungnya Kegiatan Qiro’ah.

Ketua Panitia, Agustangka S.Pdi., M.Pdi, yang juga sebagai Kordinator Wilayah (Korwil) Qiro’ah Provinsi Malut, saat diwawancarai media ini di tengah-tengah berlangsungnya kegiatan, mengatakan bahwa, kegiatan training of tutor metode Qiro’ah, metode super cepat menyenangkan, ini diperuntukkan bagi guru-guru yang berkecimpun dalam hal pembelajaran baca tulis alqur’an.

“Untuk pesertanya alhamdulillah ada dari pihak Badan Kintak Majelis Talim (BKMT) dari provinsi ada perwakilan DKNT kota, juga dari guru-guru TPQ, guru-guru majelis taklim, penyuluh agama. Ini diperuntukkan untuk Maluku Utara menjadi langkah awal, karena kita di korwil Maluku Utara ingin tetap buka jaringan supaya metode tersebar di Maluku Utara secara keseluruhan,” ujarnya.

Setelah kegiatan ini, kata Agustangka, pihaknya ingin memantapkan dan wakilnya yakni trainer disini yang akan memgembangkannya. Menurutnya, ada beberapa orang yang akan dipilih nanti untuk dijadikan sebagai trainer di Maluku Utara, setelah itu baru akan disebarkan bersama tim dimasing-masing kabupaten.

“Untuk itu kami bekerjasamanya sekarang dengan fakultas tarbiyah dan ilmu keguruan IAIN ternate yang melibatkan juga kementerian agama termasuk BKMT,” ungkapnya

“Harapan saya mudah-mudahan kegiatan ini nanti menyita perhatian masyarakat yang luar biasa, karena ini masalah baca al-qur’an. Kita ingin menjadi pelopor bagaimana ada sebuah organisasi ada sebuah gerakan yang akan mengembangkan kegiatan ini,” harapnya.

Sementara, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Dr. Rajiman Ismail M.Pd, saat di wawancarai media ini, mengatakan bahwa, problem generasi saat ini adalah dari sisi kemampuan soal baca Al-qur’an. Menurutnya, membaca al-qur’an itu masih kurang, hal ini diindikasikan melalui seleksi masuk perguruan tinggi dengan syarat membaca Al-qur’an kadang ada yang masih dibawah standar.

“Sehingga kami berupaya kita memperbanyak orang-orang yang mengajar ilmu Al-qur’an, apakah orang tua, guru-guru ngaji, guru PAI, guru TPQ dan guru TPA supaya mereka mengajarkan dengan metode ini supaya mereka membaca al-qur’an dengan baik dan benar,” tutupnya.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER