BKKBN Malut Gelar Kegiatan Pembahasan/Pertemuan Pokja Kampung KB

i-malut.com, Ternate – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku Utara, Gelar kegiatan Pembahasan/Pertemuan Kelompok Kerja (Pokja) Kampung Keluarga Berencana (KB) tingkat Provinsi Maluku Utara Tahun 2019, pada Senin (18/11) tadi, bertempat Aula Surya Pagi Hotel, kelurahan Stadion, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, yang diikuti oleh 42 peserta, terdiri dari 9 orang Kepala OPD kab/kota, 9 orang Kabid KB OPD-KB kab/kota, 15 orang Mitra kerja provinsi, 7 orang Mitra kerja Kota Ternate dan 2 orang Mitra Kerja Kota Tikep.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Malut, Puput Riyanto, sekaligus sebagai narasumber. Pun Widyaiswara BKKBN Provinsi Malut, Rusmin Fachruddin SE. M.Si juga diundang sebagai sebagai narasumber pada kegiatan itu.

Kepala BKKBN Provinsi Malut, Puput Riyanto, saat diwawancarai media ini usai pembukaan, mengatakan bahwa, pertemuan untuk voucher kampung KB tingkat Provinsi Maluku Utara hari ini diikuti oleh kepala dinas OPD-KB kabupaten kota, juga dinas terkait di tingkat provinsi, yakni Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Pemberdayaan Perempuan, Dinas Sosial termasuk juga dari PKK.

“Tujuannya adalah untuk membahas bahwa kampung KB itu sangat penting, tidak sekedar menyangkut Keluarga Berencana tapi juga menyangkut dengan program-program lintas sektor lainnya, misalnya dari Dinas Kesehatan, Pendidikan, dari Dinas Sosial,” ungkapnya.

Melalui pertemuan ini, harap Puput, pihaknya mengingin ada komitmen dari semua dinas/instansi terkait untuk bersama-sama mengembangkan dan memberdayakan. Ini menjadi salah satu strategi pembangunan di wilayah pedesaan dan di wilayah pinggiran.

“Harapan kita, semua instansi terkait itu bisa berperan aktif berkontribusi pada kegiatan di kampung KB ini,” pintanya.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

BKKBN Malut Gelar Kegiatan Pembahasan/Pertemuan Pokja Kampung KB

i-malut.com, Ternate – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku Utara, Gelar kegiatan Pembahasan/Pertemuan Kelompok Kerja (Pokja) Kampung Keluarga Berencana (KB) tingkat Provinsi Maluku Utara Tahun 2019, pada Senin (18/11) tadi, bertempat Aula Surya Pagi Hotel, kelurahan Stadion, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, yang diikuti oleh 42 peserta, terdiri dari 9 orang Kepala OPD kab/kota, 9 orang Kabid KB OPD-KB kab/kota, 15 orang Mitra kerja provinsi, 7 orang Mitra kerja Kota Ternate dan 2 orang Mitra Kerja Kota Tikep.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Malut, Puput Riyanto, sekaligus sebagai narasumber. Pun Widyaiswara BKKBN Provinsi Malut, Rusmin Fachruddin SE. M.Si juga diundang sebagai sebagai narasumber pada kegiatan itu.

Kepala BKKBN Provinsi Malut, Puput Riyanto, saat diwawancarai media ini usai pembukaan, mengatakan bahwa, pertemuan untuk voucher kampung KB tingkat Provinsi Maluku Utara hari ini diikuti oleh kepala dinas OPD-KB kabupaten kota, juga dinas terkait di tingkat provinsi, yakni Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Pemberdayaan Perempuan, Dinas Sosial termasuk juga dari PKK.

“Tujuannya adalah untuk membahas bahwa kampung KB itu sangat penting, tidak sekedar menyangkut Keluarga Berencana tapi juga menyangkut dengan program-program lintas sektor lainnya, misalnya dari Dinas Kesehatan, Pendidikan, dari Dinas Sosial,” ungkapnya.

Melalui pertemuan ini, harap Puput, pihaknya mengingin ada komitmen dari semua dinas/instansi terkait untuk bersama-sama mengembangkan dan memberdayakan. Ini menjadi salah satu strategi pembangunan di wilayah pedesaan dan di wilayah pinggiran.

“Harapan kita, semua instansi terkait itu bisa berperan aktif berkontribusi pada kegiatan di kampung KB ini,” pintanya.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER