Dinas PPPA Malut Gelar Bimtek Peningkatan SDM Penyediaan Pelayanan UPTD PPA

i-malut.com, Ternate – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Maluku Utara (Malut), Gelar Bimbingan Teknik (Bimtek), Peningkatan Sumberdaya Manusia (SDM) Penyedia Layanan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA), Selasa (19/11), bertempat di Kieraha IV lantai 5, Muara Hotel, kelurahan Gamalama, kota Ternate Tengah, Provinsi Maluku Utara.

Bimtek tersebut dibuka oleh Kepala Dinas PPPA Provinsi Maluku Utara, Hj. Musyrifah Alhadar S.Pi., M.Si,. Hadirkan sebagai narasumber, Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi DKI Jakarta, Sylvia, serta diikuti peserta PPPA se kabupaten kota dan keterwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, yang berjumlah kurang lebih 40 orang.

Dalam sambutannya, ketua panitia kegiatan Bimtek, Imam Ruamat Abd Kadir S.Sos, menyampaikan, sesuai dengan Undang-Undang No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, UU no 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, dan peraturan menteri pemberdayaan perempuan RI no 4 tahun 2018 tentang pedoman pembentukan UPTD PPA, maka hasil yang diharapkan disini adalah meningkatkan pemahamam SDM bagi para pengelola UPTD PPA/P2TP2A, tentang penyelenggaraaan penyedia layanan bagi korban yang responsif gender dan peka terhadap kebutuhan korban untuk pemulihan.

Sementara, Kadis PPPA Provinsi Malut, Hj. Musyrifah Alhadar S.Pi., M.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa, kekerasan terhadap perempuan dan anak, dipandang dari segala segi norma kehidupan, jelas tindakan yang tidak dapat dibenarkan dengan dasar alasan apapun karena telah melanggar hak dasarnya sebagai manusia.

“Selama ini tindakan kekerasan sering terjadi pada pihak perempuan dan anak dengan berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi dalam lingkup sosial dan budaya, baik dalam rumah tangga atau ranah privat maupun diluar rumah tangga atau ranah publik yang berlangsung kapan dan dimana saja baik dilingkungan keluarga, tempat kerja dan masyarakat dengan berbagai bentuk kekerasan seperti fisik, psikis, seksual maupun ekonomi,” paparnya

Lanjut Dia, disadari bahwa sampai saat ini masih banyak perempuan dan anak, yang menjadi korban tindak kekerasan yang belum terlaporkan baik di tempat-tempat pelayanan yang telah tersedia, karena rasa takut atau merasa terancam keamanannya, serta masih adanya anggapan sebagai ramah privat dan merupakan aib keluarga bila diketahui oleh orang lain.

Foto Bersama Usai Kegiatan.

Terpisah, Kepala P2TP2A Provinsi DKI Jakarta, Sylvia, saat di wawancarai mengatakan bahwa, dirinya menyambut baik dengan adanya kegiatan Bimtek Peningkatan SDM Penyedia Layanan UPTD PPA se Provinsi Maluku Utara yang dilaksanakan hari ini.

“Yang mana ini juga sudah menjadi program nasional dari kementerian PPA, jadi sangat baik sekali apalagi memang kekerasan terhadap perempuan dan anak itu kan tidak mengenal tempat, jadi di semua tempat, bukan hanya di Jakarta di Maluku Utara pun ada,” tandasnya.

Menurutnya, hai ini perlu adanya dukungan terutama oleh para pengambil kebijakan sehingga yang memberikan layanan nantinya bukan hanya dari UPTD PPA tapi juga dari sektor-sektor lain, seperti dari kesehatan, pendidikan, sosial dan juga kepolisian serta sektor-sektor SKPD yang lain yang bisa membantu untuk penyelesaian atau penanganan dari korban kekerasan perempuan dan anak.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Dinas PPPA Malut Gelar Bimtek Peningkatan SDM Penyediaan Pelayanan UPTD PPA

i-malut.com, Ternate – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Maluku Utara (Malut), Gelar Bimbingan Teknik (Bimtek), Peningkatan Sumberdaya Manusia (SDM) Penyedia Layanan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA), Selasa (19/11), bertempat di Kieraha IV lantai 5, Muara Hotel, kelurahan Gamalama, kota Ternate Tengah, Provinsi Maluku Utara.

Bimtek tersebut dibuka oleh Kepala Dinas PPPA Provinsi Maluku Utara, Hj. Musyrifah Alhadar S.Pi., M.Si,. Hadirkan sebagai narasumber, Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi DKI Jakarta, Sylvia, serta diikuti peserta PPPA se kabupaten kota dan keterwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, yang berjumlah kurang lebih 40 orang.

Dalam sambutannya, ketua panitia kegiatan Bimtek, Imam Ruamat Abd Kadir S.Sos, menyampaikan, sesuai dengan Undang-Undang No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, UU no 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, dan peraturan menteri pemberdayaan perempuan RI no 4 tahun 2018 tentang pedoman pembentukan UPTD PPA, maka hasil yang diharapkan disini adalah meningkatkan pemahamam SDM bagi para pengelola UPTD PPA/P2TP2A, tentang penyelenggaraaan penyedia layanan bagi korban yang responsif gender dan peka terhadap kebutuhan korban untuk pemulihan.

Sementara, Kadis PPPA Provinsi Malut, Hj. Musyrifah Alhadar S.Pi., M.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa, kekerasan terhadap perempuan dan anak, dipandang dari segala segi norma kehidupan, jelas tindakan yang tidak dapat dibenarkan dengan dasar alasan apapun karena telah melanggar hak dasarnya sebagai manusia.

“Selama ini tindakan kekerasan sering terjadi pada pihak perempuan dan anak dengan berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi dalam lingkup sosial dan budaya, baik dalam rumah tangga atau ranah privat maupun diluar rumah tangga atau ranah publik yang berlangsung kapan dan dimana saja baik dilingkungan keluarga, tempat kerja dan masyarakat dengan berbagai bentuk kekerasan seperti fisik, psikis, seksual maupun ekonomi,” paparnya

Lanjut Dia, disadari bahwa sampai saat ini masih banyak perempuan dan anak, yang menjadi korban tindak kekerasan yang belum terlaporkan baik di tempat-tempat pelayanan yang telah tersedia, karena rasa takut atau merasa terancam keamanannya, serta masih adanya anggapan sebagai ramah privat dan merupakan aib keluarga bila diketahui oleh orang lain.

Foto Bersama Usai Kegiatan.

Terpisah, Kepala P2TP2A Provinsi DKI Jakarta, Sylvia, saat di wawancarai mengatakan bahwa, dirinya menyambut baik dengan adanya kegiatan Bimtek Peningkatan SDM Penyedia Layanan UPTD PPA se Provinsi Maluku Utara yang dilaksanakan hari ini.

“Yang mana ini juga sudah menjadi program nasional dari kementerian PPA, jadi sangat baik sekali apalagi memang kekerasan terhadap perempuan dan anak itu kan tidak mengenal tempat, jadi di semua tempat, bukan hanya di Jakarta di Maluku Utara pun ada,” tandasnya.

Menurutnya, hai ini perlu adanya dukungan terutama oleh para pengambil kebijakan sehingga yang memberikan layanan nantinya bukan hanya dari UPTD PPA tapi juga dari sektor-sektor lain, seperti dari kesehatan, pendidikan, sosial dan juga kepolisian serta sektor-sektor SKPD yang lain yang bisa membantu untuk penyelesaian atau penanganan dari korban kekerasan perempuan dan anak.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER