Tingkatkan Wawasan Kebangsaan dan Pendidikan Masyarakat, Pemkab Morotai Gelar Sosialisasi

i-malut.com, Morotai – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai melalui Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) melaksanakan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Pendidikan Bela Negara tahun 2019. Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pulau morotai, terutama generasi muda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula kantor Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Kamis pagi, 21 Nopember 2019. Mengusung tema “wawasan kebangsaan bersama kita memupuk persatuan dan kesatuan masyarakat di Kabupaten Pulau Morotai”

Dengan menghadirkan pemateri dari sejumlah instansi, diantaranya; Forkopimda Pulau Morotai, BNNK dan Kaban Kesbangpol.

Sementara yang menjadi peserta dalam sosialisasi itu adalah Siswa-siswi SMK Nautika, SMK Bumimoro, SMK Ambassador, SMA Negeri 1, Madrasah Aliyah Negeri, Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan unsur Pemuda.

Suasana sosialisasi di aula kantor Desa Darame Kecamatan Morotai Selatan.

Asisten I Bidang Hukum dan Pemerintahan Setda Pulau Morotai, Muchlis Baay, sebelum membuka acara tersebut, mewakili Bupati Benny Laos, menyampaikan bahwa;
Wawasan kebangsaan
adalah cara pandang masyarakat atau bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Untuk itu, Muchlis, sangat mengingatkan bagi generasi muda agar selalu terpatri dalam dirinya cinta tanah air maka, anak muda harus paham ideologi negara yaitu Pancasila dan UUD 1945.

Lanjutnya, atas dasar itu, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak bole memandang orang rendah dan harus memandang orang sesuai dengan Pancasila dan UUD 45.

“Di era moderen saat ini, banyak masyarakat dan anak-anak muda yang kurang paham terhadap Pancasila. Sehingga, mudah terkontaminasi dengan paham-paham radikal. Dimana sekarang lagi trend di bangsa Indonesia yaitu bom bunuh diri yang di lakukan oleh kebanyakan anak-anak muda,” terangnya

Asisten I Setda Pulau Morotai, Muchlis Baay, berharap, dengan adanya acara ini dapat menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan dengan mengamalkan wawasan kebangsaan demi terwujudnya masyarakat yang kondusif, khususnya di Kabupaten Pulau Morotai.

“Bagi peserta yang ikut sosialisasi ini, terutama anak anak sekolah diharapkan bisa mencermati dan memahami ini dengan baik setiap materi yang di sampaikan. Agar bisa mengambil ilmu dari para narasumber yang didapat hari ini. Sehingga bisa diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat.” Pungkasnya

Sementara Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Kabupaten Pulau Morotai, Lauhin Goraahe, sebagai penyelenggara kegiatan, secara terpisah menyampaikan tujuan dari kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Pendidikan Bela Negara tahun 2019.

“Tujuan dari sosialisasi ini dilaksanakan, untuk memberikan pemahaman bagi peserta, terutama siswa-siswi, akan pentingnya hidup keberagaman yang merupakan ciri khas di Morotai khususnya dan Indonesia umumnya. Selain itu, menguatkan rasa nasionalisme, menjaga dan memelihara NKRI serta meredam menonjolnya primordialisme untuk menangkal radikalisme.” Tegasnya.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Tingkatkan Wawasan Kebangsaan dan Pendidikan Masyarakat, Pemkab Morotai Gelar Sosialisasi

i-malut.com, Morotai – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai melalui Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) melaksanakan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Pendidikan Bela Negara tahun 2019. Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pulau morotai, terutama generasi muda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula kantor Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Kamis pagi, 21 Nopember 2019. Mengusung tema “wawasan kebangsaan bersama kita memupuk persatuan dan kesatuan masyarakat di Kabupaten Pulau Morotai”

Dengan menghadirkan pemateri dari sejumlah instansi, diantaranya; Forkopimda Pulau Morotai, BNNK dan Kaban Kesbangpol.

Sementara yang menjadi peserta dalam sosialisasi itu adalah Siswa-siswi SMK Nautika, SMK Bumimoro, SMK Ambassador, SMA Negeri 1, Madrasah Aliyah Negeri, Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan unsur Pemuda.

Suasana sosialisasi di aula kantor Desa Darame Kecamatan Morotai Selatan.

Asisten I Bidang Hukum dan Pemerintahan Setda Pulau Morotai, Muchlis Baay, sebelum membuka acara tersebut, mewakili Bupati Benny Laos, menyampaikan bahwa;
Wawasan kebangsaan
adalah cara pandang masyarakat atau bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Untuk itu, Muchlis, sangat mengingatkan bagi generasi muda agar selalu terpatri dalam dirinya cinta tanah air maka, anak muda harus paham ideologi negara yaitu Pancasila dan UUD 1945.

Lanjutnya, atas dasar itu, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak bole memandang orang rendah dan harus memandang orang sesuai dengan Pancasila dan UUD 45.

“Di era moderen saat ini, banyak masyarakat dan anak-anak muda yang kurang paham terhadap Pancasila. Sehingga, mudah terkontaminasi dengan paham-paham radikal. Dimana sekarang lagi trend di bangsa Indonesia yaitu bom bunuh diri yang di lakukan oleh kebanyakan anak-anak muda,” terangnya

Asisten I Setda Pulau Morotai, Muchlis Baay, berharap, dengan adanya acara ini dapat menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan dengan mengamalkan wawasan kebangsaan demi terwujudnya masyarakat yang kondusif, khususnya di Kabupaten Pulau Morotai.

“Bagi peserta yang ikut sosialisasi ini, terutama anak anak sekolah diharapkan bisa mencermati dan memahami ini dengan baik setiap materi yang di sampaikan. Agar bisa mengambil ilmu dari para narasumber yang didapat hari ini. Sehingga bisa diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat.” Pungkasnya

Sementara Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Kabupaten Pulau Morotai, Lauhin Goraahe, sebagai penyelenggara kegiatan, secara terpisah menyampaikan tujuan dari kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Pendidikan Bela Negara tahun 2019.

“Tujuan dari sosialisasi ini dilaksanakan, untuk memberikan pemahaman bagi peserta, terutama siswa-siswi, akan pentingnya hidup keberagaman yang merupakan ciri khas di Morotai khususnya dan Indonesia umumnya. Selain itu, menguatkan rasa nasionalisme, menjaga dan memelihara NKRI serta meredam menonjolnya primordialisme untuk menangkal radikalisme.” Tegasnya.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER