Viar Desa Dibuat Angkutan Pribadi, Sampah Terbengkalai dan Membusuk, Masyarakat Keluhkan Kinerja Camat

i-malut.com, Morotai – Pemerintah Kecamatan Morotai Utara gencar mensosialisasikan program Pemerintahan Benny-Asrun soal Morotai Bersih dari sampah. Kurang lebih dalam sepekan sosialisasi itu gencar dilakukan. Namun, sangat disayangkan apa yang di dengungkan camat Morotai Utara, Marwan Sidasi, bahwa Desa di Kecamatan Morotai Utara bersih dari sampah hanya isapan jempol belaka.

Karena, bertolak belakang dengan fakta yang ada. Dimana saat ini masyarakat Desa Guahira, Kecamatan Morotai Utara Keluhkan sampah yang sudah memasuki dua minggu tidak diangkut oleh satgas sampah. Padahal kata mereka bupati telah memberikan tiga Viar untuk mengangkut sampah.

Hal tersebut di sampaikan warga Desa Guahira Kecamatan Morotai Utara, Usman Munandar, saat di konfirmasi, Kamis siang, 21 Nopember 2019.

“Saya warga Desa Guahira jadi saya tau kondisi Desa, sampah dimuka rumah saya sudah menimbulkan kan bau busuk karena sudah dua kali Jumat belum diangkut,” tegasnya

Sampah di depan rumah warga Desa Guahira Kecamatan Morotai Utara.

Namun, Camat Morotai Utara, Marwan Sidasi, membantah fakta tersebut, dengan berkilah dirinya baru saja kelilingi Desa- Desa di pusat Kecamatan dan sampah sudah terangkut semuanya.

“Saya pagi tadi baru mengililingi Desa-Desa di Pusat Kecamatan seluruh sampah sudah terangkut,” tangkisnya

Tetapi, Ketika di tunjukan fakta foto sampah, Marwan berjanji sore hari sudah di angkut. Tapi dirinya kembali mengklarifikasi.

“Saya sudah telpon pejabat kades bahwa viar hanya 2, bukan 3, tetapi satunya rusak dan hanya satu yang beroperasi. Selain itu saya sudah panggil pejabat kades dan Ingatkan soal program bupati dan segera mengangkut sampah,” terang Marwan

Sampah di Depan kantor Desa.

Namun, Usman, yang akrab disapa Aba ini, mematahkan alasan Camat Morut, Marwan Sidasi, dengan menunjukan bukti, dengan mem-Foto sampah sampah yang belum diangkut dan dikirim ke media ini.

“Coba lia itu foto sampah di depan kantor desa dan depan muka rumah saya belum diangkut. Karena, kami warga sudah tidak mampu jadi mempublikasi,” tegasnya

Lanjutnya, padahal di Desa ini ada 3 Viar yang diberikan Bupati untuk mengangkut sampah. Tapi sayang tidak di gunakan semaksimal mungkin untuk mengangkut sampah.

“Kalau minta angkut sampah alasannya rusak, kalau dipakai pribadi tidak rusak,” Semburnya

Usman menyebutkan, masalah sampah yang kurang lebih 2 minggu tidak di angkut oleh petugas kebersihan dan penanganan sampah Desa Goahira Kecamatan morotai Utara.

“Pak Camat dan kades Goahira tolong dong di carikan solusi agar sampahnya segera di angkut. Ini yang pak bupati bilang nanti so dapa marah baru bakage.” Pungkas Aba Usman.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

DPM-PTSP Tikep Sebut Banyak Pengusaha Ilegal di Kota...

Tidore -- Ternyata masih banyak pengusaha di wilayah Tikep yang belum memiliki ijin usaha atau masih ilegal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan...

Diknas Tikep Ketat Lakukan Pengawas Pengelolaan Dana BOS

Tidore -- Terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak main-main dalam pengawasan pengelolaannya. Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Tidore Kepulauan, Zainuddin...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Viar Desa Dibuat Angkutan Pribadi, Sampah Terbengkalai dan Membusuk, Masyarakat Keluhkan Kinerja Camat

i-malut.com, Morotai – Pemerintah Kecamatan Morotai Utara gencar mensosialisasikan program Pemerintahan Benny-Asrun soal Morotai Bersih dari sampah. Kurang lebih dalam sepekan sosialisasi itu gencar dilakukan. Namun, sangat disayangkan apa yang di dengungkan camat Morotai Utara, Marwan Sidasi, bahwa Desa di Kecamatan Morotai Utara bersih dari sampah hanya isapan jempol belaka.

Karena, bertolak belakang dengan fakta yang ada. Dimana saat ini masyarakat Desa Guahira, Kecamatan Morotai Utara Keluhkan sampah yang sudah memasuki dua minggu tidak diangkut oleh satgas sampah. Padahal kata mereka bupati telah memberikan tiga Viar untuk mengangkut sampah.

Hal tersebut di sampaikan warga Desa Guahira Kecamatan Morotai Utara, Usman Munandar, saat di konfirmasi, Kamis siang, 21 Nopember 2019.

“Saya warga Desa Guahira jadi saya tau kondisi Desa, sampah dimuka rumah saya sudah menimbulkan kan bau busuk karena sudah dua kali Jumat belum diangkut,” tegasnya

Sampah di depan rumah warga Desa Guahira Kecamatan Morotai Utara.

Namun, Camat Morotai Utara, Marwan Sidasi, membantah fakta tersebut, dengan berkilah dirinya baru saja kelilingi Desa- Desa di pusat Kecamatan dan sampah sudah terangkut semuanya.

“Saya pagi tadi baru mengililingi Desa-Desa di Pusat Kecamatan seluruh sampah sudah terangkut,” tangkisnya

Tetapi, Ketika di tunjukan fakta foto sampah, Marwan berjanji sore hari sudah di angkut. Tapi dirinya kembali mengklarifikasi.

“Saya sudah telpon pejabat kades bahwa viar hanya 2, bukan 3, tetapi satunya rusak dan hanya satu yang beroperasi. Selain itu saya sudah panggil pejabat kades dan Ingatkan soal program bupati dan segera mengangkut sampah,” terang Marwan

Sampah di Depan kantor Desa.

Namun, Usman, yang akrab disapa Aba ini, mematahkan alasan Camat Morut, Marwan Sidasi, dengan menunjukan bukti, dengan mem-Foto sampah sampah yang belum diangkut dan dikirim ke media ini.

“Coba lia itu foto sampah di depan kantor desa dan depan muka rumah saya belum diangkut. Karena, kami warga sudah tidak mampu jadi mempublikasi,” tegasnya

Lanjutnya, padahal di Desa ini ada 3 Viar yang diberikan Bupati untuk mengangkut sampah. Tapi sayang tidak di gunakan semaksimal mungkin untuk mengangkut sampah.

“Kalau minta angkut sampah alasannya rusak, kalau dipakai pribadi tidak rusak,” Semburnya

Usman menyebutkan, masalah sampah yang kurang lebih 2 minggu tidak di angkut oleh petugas kebersihan dan penanganan sampah Desa Goahira Kecamatan morotai Utara.

“Pak Camat dan kades Goahira tolong dong di carikan solusi agar sampahnya segera di angkut. Ini yang pak bupati bilang nanti so dapa marah baru bakage.” Pungkas Aba Usman.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER