Morotai Bekerja Sama dengan POSSI Anggota Confederation Mondiale Des Activities Subaquatiques (CMAS) Italia

i-malut.com, Morotai – Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai bekerja sama dengan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) dalam pelatihan dan sertifikasi (lisensi) pemandu wisata selam.

Lisensi selam atau lebih sederhana kita kenal dengan izin untuk melakukan kegiatan penyelaman diperlukan untuk memberi kekuatan hukum bagi penyelam atau pemandu yang melakukan aktivitas penyelaman.

Sesuai release yang kirimkan Humas Pemda Pulau Morotai kepada media ini, Jum’at (22/11), menyebutkan bahwa, kegiatan sertifikasi tersebut dilakukan selama 8 hari efektif, sejak 8 November s/d 16 November, yang terdiri dari kegiatan kelas dan praktik selam.

Pariwisata menjadi salah satu sektor unggulan di Kabupaten Pulau Mototai. Sebagaimana Kebijakan Pemerintah Pusat yang menetapkan Morotai sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Morotai telah dicanangkan menjadi satu di antara sepuluh “Bali Baru”.

Sebagai Daerah tujuan wisata, Morotai perlu menyambut wisatawan asing maupun mancanegara dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni. Oleh sebab itu, Pemda mengupayakan pelatihan pengambilan lisensi bagi tiga tingkat kecakapan, yang meliputi:

  1. A1 (Open Water Scuba Diving) 28 orang;
  2. A2 (Advance Scuba Diving) 14 orang;
  3. A3 (Rescue Scuba Diving 14 Orang.

Sertifikasi penyelam menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap potensi wisata selam. Penyelam yang berlisensi akan lebih kredibel dan lebih diminati wisatawan selam. Dengan demikian penyelam-penyelam profesional secara tidak langsung dapat berkontribusi bagi industri pariwisata di Morotai.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Halut...

Tobelo -- AT alias AS, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Halut, pada Rabu (22/9) resmi dilaporkan ke KSPKT Polres setempat. AS dilaporkan karena diduga melakukan...

Kapolda Malut Didampingi Ketum GMIH Pantau Kegiatan Vaksinasi...

Tobelo -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol, Risyapudin Nursin, yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Sinode GMIH, Pdt. Demianus Ice, lakukan pemantauan kegiatan Vaksinasi Nasional yang digelar di Universitas...

Kadispar Tikep; Pariwisata Sumber Penghasilan Penunjang PAD

Tidore -- Jika kita berbicara terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan yang sangat signifikan dalam menunjang PAD pada setiap wilayah pemerintahan...

Mutu Pendidikan Menurun Dimasa Covid-19, Ini Penjelasan Kepala...

Tidore -- Bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, telah melumpuhkan berbagai aktivitas pada semua lini termasuk dunia pendidikan. Kepala...

Ini Jawaban Bupati Usman Sidik Atas Harapan dari...

Labuha – Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, menanggapi permintaan dan juga harapan dari Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB), terkait posisi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sempat menjadi janji Politik...

Kerukunan Masyarakat Bajoe Taruh Harap Usman-Bassam Bisa Realisasi...

Labuha – Kerukunan Masyarakat Bajoe (KMB) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meminta Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) agar bisa merealisasikan janji Politiknya pada Kampanye...

Sejumlah Nama Calon Ketua GAMKI Halut Mulai Bermunculan,...

Tobelo -- Meski momentum Konferensi Cabang (Konfercab) Garekan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Halmahera Utara (Halut), nanti akan digelar pada bulan Oktober mendatang, namun kini sejumlah nama yang...

Prihatin Sikap Kontraktor, Pedagang di Kawasan Kantor Bupati...

Tobelo -- Sejumlah pedagang kecil yang berjualan dikawasan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), pada Jumat (17/9) sore tadi sekitar Pukul, 17.00 WIT, mengamuk sambil menyebut prihatin dengan sikap kontaktor...

PDAM Tikep Nunggak Pajak 8 Bulan, Bapenda Tikep...

Tidore -- Memasuki 9 bulan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tidak melakukan pembayaran pajak, membuat Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tikep kehabisan akal. Sekertaris Bapenda Tikep,...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Morotai Bekerja Sama dengan POSSI Anggota Confederation Mondiale Des Activities Subaquatiques (CMAS) Italia

i-malut.com, Morotai – Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai bekerja sama dengan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) dalam pelatihan dan sertifikasi (lisensi) pemandu wisata selam.

Lisensi selam atau lebih sederhana kita kenal dengan izin untuk melakukan kegiatan penyelaman diperlukan untuk memberi kekuatan hukum bagi penyelam atau pemandu yang melakukan aktivitas penyelaman.

Sesuai release yang kirimkan Humas Pemda Pulau Morotai kepada media ini, Jum’at (22/11), menyebutkan bahwa, kegiatan sertifikasi tersebut dilakukan selama 8 hari efektif, sejak 8 November s/d 16 November, yang terdiri dari kegiatan kelas dan praktik selam.

Pariwisata menjadi salah satu sektor unggulan di Kabupaten Pulau Mototai. Sebagaimana Kebijakan Pemerintah Pusat yang menetapkan Morotai sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Morotai telah dicanangkan menjadi satu di antara sepuluh “Bali Baru”.

Sebagai Daerah tujuan wisata, Morotai perlu menyambut wisatawan asing maupun mancanegara dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni. Oleh sebab itu, Pemda mengupayakan pelatihan pengambilan lisensi bagi tiga tingkat kecakapan, yang meliputi:

  1. A1 (Open Water Scuba Diving) 28 orang;
  2. A2 (Advance Scuba Diving) 14 orang;
  3. A3 (Rescue Scuba Diving 14 Orang.

Sertifikasi penyelam menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap potensi wisata selam. Penyelam yang berlisensi akan lebih kredibel dan lebih diminati wisatawan selam. Dengan demikian penyelam-penyelam profesional secara tidak langsung dapat berkontribusi bagi industri pariwisata di Morotai.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER