Sat Polair Polres Halut Amankan 2 Kapal Penangkap Ikan di Perairan Lokep

Tobelo — Sat Polair Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) berhasil mengamankan 2 kapal penangkap ikan yakni KM. Kenji dan KM. Jaya Samudraku saat melaksanakan patroli diwilayah Loloda Kepulauan. Kedua kapal tersebut diduga melanggar Izin penangkapan di perairan.

Pengamanan dilakukan sekitar pukul 18.00 WIT tepatnya pada posisi titik koordinat 02′ 16. 653” N -127′ 46. 973” E disekitar perairan loloda utara/pulau doi.

“KP. XXX – 1032 mengamankan dan menangkap KM. Kenji (15 GT) dan KM. Jaya Samudraku (20 GT) kapal penangkap ikan/Hand Line,” ungkapnya

Kapala Sub Bagian (Kasubag) Humas polres Halut, Iptu Mansur Basing melalui keterangan elektroniknya yang diterima awak media, Kamis (06/08), via WhatsApp, bahwa kapal tersebut diduga telah melanggar UU tentang Perikanan.

“Kapal yang di maksud diduga telah melakukan kegiatan penangkapan ikan di wilayah perairan Loloda Utara/P. Doi Provinsi Maluku Utara, dengan menggunakan dokumen SIPI laut Sulawesi dan laut Maluku, sehingga kapal tersebut diduga telah melanggar daerah penangkapan (fishing ground), sebagaimana dimaksud dalam Pasal 100 jo pasal 7 (2) huruf c UU RI No 45 thn 2009 ttg perubahan atas UU RI No 31 thn 2004 tentang perikanan,” terangnya.

Selanjutnya, kata Mansur, kapal KM. Kenji dan KM. Jaya Samudraku dikawal menuju pelabuhan perikanan ternate/kantor subdit gakkum guna dilakukan proses penyelidikan & penyidikan lebih lanjut.

Sementara, Welki Kansil (Nahkoda) dengan jumlah Abk 11 orang diamankan dengan Barang Bukti (BB), 1 unit KM. Kenji, 1 bundel dokumen KM. Kenji, 1 unit Radio, 1 unit GPS, 9 unit pakura, ikan jenis Tuna 21 ekor.

Pun Nahkoda Amath Sihur Rabika dengan Jumlah ABK 13 orang dan barang bukti yang diamankan diantaranya, 1 unit KM. Jaya Samudraku, 1 bendel dokumen KM. Jaya Samudraku, 1 unit radio, 1 unit GPS, 10 unit pakura dan ikan jenis tuna 23 ekor.

“Untuk kapal bersama ABK dikawal dan di adhock ke kantor Dit Polair Polda Malut guna proses lebih lanjut” tutup Mansur.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Ike Sebut SPSI Malut Bakal Kawal Hak-hak Korban...

Ternate -- Pimpinan Daerah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD-SPSI) Maluku Utara (Malut), menyikapi insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Ketua...

Siap-Siap, Guru yang ‘Lompat’ Duduki Jabatan Struktural Bakal...

Labuha - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bakal mengembalikan sejumlah pegawai fungsional (guru) yang saat ini menduduki jabatan struktural disejumlah SKPD, baik Eselon II, III dan IV,...

Soal Tunggakan 1 Milyar di PDAM, Pemkot Ternate...

Ternate -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate masih menunggak pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) kurang lebih 1 Milyar. Tunggakan tersebut terjadi saat Pemkot Ternate menempati X-Kantor Gubernur. Walikota Ternate M....

Langkah Cepat Nakertrans Malut Selidiki Insiden Kebakaran di...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Selasa, 15 Juni 2021 kemarin, menelan korban luka bakar sebanyak 6 orang karyawannya. Insiden ini langsung...

Usai dilantik Ramli Tidore nyatakan PKS siap bantu...

Sanana -- Acara Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus MPD, DPD dan DED, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kab. Pulau Taliabu (Pultab) yang di...

Babinsa Bajo, PAM Kunker Wabup Kepsul

Sanana -- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bajo-Kec. Sanana Utara, Koptu. Arifin Kemhay, baru-baru ini melakukan Pengamanan (PAM) bersama Bhabinkamtibmas dan Petugas lainnya, mengawal Kunjungan Kerja (Kunker-red) Wakil Bupati (Wabup)...

LSM LIRA Malut Mengutuk Keras Pemukulan Wartawan Binpers...

Ternate -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA) Maluku Utara (Malut), mengutuk keras tindakan pemukulan terhadap salah satu wartawan Berita Investigasi Nasional (Binpers) Biro Maluku Utara. Ketua LSM...

EGP dengan teguran Gubernur, Ningsih terus lakukan Pergantian

Sanana -- Anjing menggongong Kafilah tetap berlalu menjadi pribahasa yang tepat untuk menggambarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dibawah Kepemimpinan Kepala Daerah (Bupati-red) Fifian Adeningsih Mus. Bagaimana tidak,...

F-Demokrat DPRD Kepsul, ingatkan Bupati Penyerapan DAK 2021

Sanana -- Fraksi Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul), mengingatkan Bupati Kepsul, Fifian Adeningsih Mus terkait penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021. Melalui Sekretaris Ajis...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

ARTIKEL TERKAIT

Sat Polair Polres Halut Amankan 2 Kapal Penangkap Ikan di Perairan Lokep

Tobelo — Sat Polair Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) berhasil mengamankan 2 kapal penangkap ikan yakni KM. Kenji dan KM. Jaya Samudraku saat melaksanakan patroli diwilayah Loloda Kepulauan. Kedua kapal tersebut diduga melanggar Izin penangkapan di perairan.

Pengamanan dilakukan sekitar pukul 18.00 WIT tepatnya pada posisi titik koordinat 02′ 16. 653” N -127′ 46. 973” E disekitar perairan loloda utara/pulau doi.

“KP. XXX – 1032 mengamankan dan menangkap KM. Kenji (15 GT) dan KM. Jaya Samudraku (20 GT) kapal penangkap ikan/Hand Line,” ungkapnya

Kapala Sub Bagian (Kasubag) Humas polres Halut, Iptu Mansur Basing melalui keterangan elektroniknya yang diterima awak media, Kamis (06/08), via WhatsApp, bahwa kapal tersebut diduga telah melanggar UU tentang Perikanan.

“Kapal yang di maksud diduga telah melakukan kegiatan penangkapan ikan di wilayah perairan Loloda Utara/P. Doi Provinsi Maluku Utara, dengan menggunakan dokumen SIPI laut Sulawesi dan laut Maluku, sehingga kapal tersebut diduga telah melanggar daerah penangkapan (fishing ground), sebagaimana dimaksud dalam Pasal 100 jo pasal 7 (2) huruf c UU RI No 45 thn 2009 ttg perubahan atas UU RI No 31 thn 2004 tentang perikanan,” terangnya.

Selanjutnya, kata Mansur, kapal KM. Kenji dan KM. Jaya Samudraku dikawal menuju pelabuhan perikanan ternate/kantor subdit gakkum guna dilakukan proses penyelidikan & penyidikan lebih lanjut.

Sementara, Welki Kansil (Nahkoda) dengan jumlah Abk 11 orang diamankan dengan Barang Bukti (BB), 1 unit KM. Kenji, 1 bundel dokumen KM. Kenji, 1 unit Radio, 1 unit GPS, 9 unit pakura, ikan jenis Tuna 21 ekor.

Pun Nahkoda Amath Sihur Rabika dengan Jumlah ABK 13 orang dan barang bukti yang diamankan diantaranya, 1 unit KM. Jaya Samudraku, 1 bendel dokumen KM. Jaya Samudraku, 1 unit radio, 1 unit GPS, 10 unit pakura dan ikan jenis tuna 23 ekor.

“Untuk kapal bersama ABK dikawal dan di adhock ke kantor Dit Polair Polda Malut guna proses lebih lanjut” tutup Mansur.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...