Tidak Ada Penyertaan Dana Tahun 2020, PT. Alga Kastela Bahari Berkesan Kota Ternate Tutup

Ternate — Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Alga Kastela Bahari Berkesan Kota Ternate, sejak Desember 2019 lalu telah ditutup pihak manajemen.

Hal ini diungkapkan Direktur Utama (Dirut) PT. Alga Kastela Bahari Berkesan Sarman Saroden, saat dikonfirmasi awak media via telepon seluler, Jum’at (28/08), membenarkan soal penutupan perusahan plat merah tersebut.

Sarman mengatakan, penutupan ini terpaksa dilakukan oleh pihak manajemen PT. Alga Kastela Bahari Berkesan, setelah pihaknya mengetahui hasil pembahasan anggaran oleh DPRD dan Pemkot Ternate pada tahun 2019 kemarin.

“Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Ternate tidak lagi dicantumkan anggarannya dalam APBD tahu 2020,” ungkap dia.

“Artinya jika BUMD tidak lagi dianggarkan dalam APBD, maka secara otomatis PT. Alga pun kena imbasnya, dikarenakan PT. Alga Kastela Bahari Berkesan adalah salah satu anak perusahan dari BUMD Kota Ternate,” terang Sarman.

Ketika ditanya siapa yang bertanggungjawab atas penutupan perusahan plat merah ini, jelas Sarman, selaku Direktur Utama dirinya memiliki tanggungjawab atas penutupan PT. Alga ini.

Namun Sarman merasa kesal dengan keputusan M. Tauhid Soleman yang saat itu mewakili Pemkot Ternate dalam pembahasan anggaran bersama DPRD Kota Ternate.

“Tauhid yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Daeerah Kota Ternate dan juga salah satu Komisaris Utama PT. Alga Kastela Bahari Berkesan tidak mencantumkan anggaran BUMD pada pembahasan APBD tersebut,” akunya.

Lanjut Sarman, menurut Tauhid waktu itu, bahwa tidak perlu ada penyertaan dana tahun 2020 untuk PT. Alga Kastela Bahari Berkesan, dikarenakan PT. Alga telah mengalami kerugian dan tidak mampu mendongkrak PAD kota Ternate.

“Padahal Walikota Ternate H. Burhan Abdurahman, sudah menginstruksikan agar ada penyertaan dana untuk BUMD Kota Ternate,” pungkasnya Sarman.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Ike Sebut SPSI Malut Bakal Kawal Hak-hak Korban...

Ternate -- Pimpinan Daerah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD-SPSI) Maluku Utara (Malut), menyikapi insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Ketua...

Siap-Siap, Guru yang ‘Lompat’ Duduki Jabatan Struktural Bakal...

Labuha - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bakal mengembalikan sejumlah pegawai fungsional (guru) yang saat ini menduduki jabatan struktural disejumlah SKPD, baik Eselon II, III dan IV,...

Soal Tunggakan 1 Milyar di PDAM, Pemkot Ternate...

Ternate -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate masih menunggak pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) kurang lebih 1 Milyar. Tunggakan tersebut terjadi saat Pemkot Ternate menempati X-Kantor Gubernur. Walikota Ternate M....

Langkah Cepat Nakertrans Malut Selidiki Insiden Kebakaran di...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Selasa, 15 Juni 2021 kemarin, menelan korban luka bakar sebanyak 6 orang karyawannya. Insiden ini langsung...

Usai dilantik Ramli Tidore nyatakan PKS siap bantu...

Sanana -- Acara Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus MPD, DPD dan DED, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kab. Pulau Taliabu (Pultab) yang di...

Babinsa Bajo, PAM Kunker Wabup Kepsul

Sanana -- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bajo-Kec. Sanana Utara, Koptu. Arifin Kemhay, baru-baru ini melakukan Pengamanan (PAM) bersama Bhabinkamtibmas dan Petugas lainnya, mengawal Kunjungan Kerja (Kunker-red) Wakil Bupati (Wabup)...

LSM LIRA Malut Mengutuk Keras Pemukulan Wartawan Binpers...

Ternate -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA) Maluku Utara (Malut), mengutuk keras tindakan pemukulan terhadap salah satu wartawan Berita Investigasi Nasional (Binpers) Biro Maluku Utara. Ketua LSM...

EGP dengan teguran Gubernur, Ningsih terus lakukan Pergantian

Sanana -- Anjing menggongong Kafilah tetap berlalu menjadi pribahasa yang tepat untuk menggambarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dibawah Kepemimpinan Kepala Daerah (Bupati-red) Fifian Adeningsih Mus. Bagaimana tidak,...

F-Demokrat DPRD Kepsul, ingatkan Bupati Penyerapan DAK 2021

Sanana -- Fraksi Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul), mengingatkan Bupati Kepsul, Fifian Adeningsih Mus terkait penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021. Melalui Sekretaris Ajis...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

ARTIKEL TERKAIT

Tidak Ada Penyertaan Dana Tahun 2020, PT. Alga Kastela Bahari Berkesan Kota Ternate Tutup

Ternate — Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Alga Kastela Bahari Berkesan Kota Ternate, sejak Desember 2019 lalu telah ditutup pihak manajemen.

Hal ini diungkapkan Direktur Utama (Dirut) PT. Alga Kastela Bahari Berkesan Sarman Saroden, saat dikonfirmasi awak media via telepon seluler, Jum’at (28/08), membenarkan soal penutupan perusahan plat merah tersebut.

Sarman mengatakan, penutupan ini terpaksa dilakukan oleh pihak manajemen PT. Alga Kastela Bahari Berkesan, setelah pihaknya mengetahui hasil pembahasan anggaran oleh DPRD dan Pemkot Ternate pada tahun 2019 kemarin.

“Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Ternate tidak lagi dicantumkan anggarannya dalam APBD tahu 2020,” ungkap dia.

“Artinya jika BUMD tidak lagi dianggarkan dalam APBD, maka secara otomatis PT. Alga pun kena imbasnya, dikarenakan PT. Alga Kastela Bahari Berkesan adalah salah satu anak perusahan dari BUMD Kota Ternate,” terang Sarman.

Ketika ditanya siapa yang bertanggungjawab atas penutupan perusahan plat merah ini, jelas Sarman, selaku Direktur Utama dirinya memiliki tanggungjawab atas penutupan PT. Alga ini.

Namun Sarman merasa kesal dengan keputusan M. Tauhid Soleman yang saat itu mewakili Pemkot Ternate dalam pembahasan anggaran bersama DPRD Kota Ternate.

“Tauhid yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Daeerah Kota Ternate dan juga salah satu Komisaris Utama PT. Alga Kastela Bahari Berkesan tidak mencantumkan anggaran BUMD pada pembahasan APBD tersebut,” akunya.

Lanjut Sarman, menurut Tauhid waktu itu, bahwa tidak perlu ada penyertaan dana tahun 2020 untuk PT. Alga Kastela Bahari Berkesan, dikarenakan PT. Alga telah mengalami kerugian dan tidak mampu mendongkrak PAD kota Ternate.

“Padahal Walikota Ternate H. Burhan Abdurahman, sudah menginstruksikan agar ada penyertaan dana untuk BUMD Kota Ternate,” pungkasnya Sarman.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...