Kejari Tikep Terus Usut Kasus Dugaan Korupsi DD Desa Lola Tahun 2019

Sofifi — Kasus dugaan penyelewengan Dana Desa tahap dua tahun 2019, yang diduga melibatkan mantan Kepala Desa Lola M. Saleh Abu, terus diusut Kejari Kota Todore Kepulauan.

Saat dikonfirmasi awak media via WhatsApp, Rabu (16/09) Prima salah satu penyidik Kejari Tikep menyampaikan bahwa kasus dugaan penyalahgunaan Dana Desa tahun 2019 Desa Lola Kec. Oba Tengah, masih terus diproses.

Sejauh ini kata Prima, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan, guna mengumpulkan bukti-bukti dan terus melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, terkait dengan kasus dugaan korupsi ini.

“Untuk saksi sudah lebih dari sepuluh orang diperiksa dan barang buktinya pun sudah terkumpul, tinggal menunggu proses lanjutan.” ungkapnya

Prima bilang, jika penyelidikan sudah selesai dan terdapat permulaan bukti yang cukup, maka tahapannya akan ditingkatkan ke-penyidikan.

“Lalu hasilnya akan ditetapkan siapa yang akan dijadikan tersangka,” terangnya.

Sekedar diketahui bahwa dugaan penyalahgunaan DD Desa Lola tahap dua tahun 2019 ini, telah dilaporkan ke-Kejari Tikep oleh Ketua dan Anggota BPD Desa Lola Kec. Oba Tengah pada bulan Juli 2020 kemarin.

Dugaan kasus penyalahgunaan Dana Desa (DD) Desa Lola tahap dua tahun 2019 ini senilai Rp. 460.000.000, dan kasus ini diduga melibatkan mantan Kepala Desa Lola M. Saleh Abu.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Ike Sebut SPSI Malut Bakal Kawal Hak-hak Korban...

Ternate -- Pimpinan Daerah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD-SPSI) Maluku Utara (Malut), menyikapi insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Ketua...

Siap-Siap, Guru yang ‘Lompat’ Duduki Jabatan Struktural Bakal...

Labuha - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bakal mengembalikan sejumlah pegawai fungsional (guru) yang saat ini menduduki jabatan struktural disejumlah SKPD, baik Eselon II, III dan IV,...

Soal Tunggakan 1 Milyar di PDAM, Pemkot Ternate...

Ternate -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate masih menunggak pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) kurang lebih 1 Milyar. Tunggakan tersebut terjadi saat Pemkot Ternate menempati X-Kantor Gubernur. Walikota Ternate M....

Langkah Cepat Nakertrans Malut Selidiki Insiden Kebakaran di...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Selasa, 15 Juni 2021 kemarin, menelan korban luka bakar sebanyak 6 orang karyawannya. Insiden ini langsung...

Usai dilantik Ramli Tidore nyatakan PKS siap bantu...

Sanana -- Acara Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus MPD, DPD dan DED, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kab. Pulau Taliabu (Pultab) yang di...

Babinsa Bajo, PAM Kunker Wabup Kepsul

Sanana -- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bajo-Kec. Sanana Utara, Koptu. Arifin Kemhay, baru-baru ini melakukan Pengamanan (PAM) bersama Bhabinkamtibmas dan Petugas lainnya, mengawal Kunjungan Kerja (Kunker-red) Wakil Bupati (Wabup)...

LSM LIRA Malut Mengutuk Keras Pemukulan Wartawan Binpers...

Ternate -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA) Maluku Utara (Malut), mengutuk keras tindakan pemukulan terhadap salah satu wartawan Berita Investigasi Nasional (Binpers) Biro Maluku Utara. Ketua LSM...

EGP dengan teguran Gubernur, Ningsih terus lakukan Pergantian

Sanana -- Anjing menggongong Kafilah tetap berlalu menjadi pribahasa yang tepat untuk menggambarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dibawah Kepemimpinan Kepala Daerah (Bupati-red) Fifian Adeningsih Mus. Bagaimana tidak,...

F-Demokrat DPRD Kepsul, ingatkan Bupati Penyerapan DAK 2021

Sanana -- Fraksi Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul), mengingatkan Bupati Kepsul, Fifian Adeningsih Mus terkait penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021. Melalui Sekretaris Ajis...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

ARTIKEL TERKAIT

Kejari Tikep Terus Usut Kasus Dugaan Korupsi DD Desa Lola Tahun 2019

Sofifi — Kasus dugaan penyelewengan Dana Desa tahap dua tahun 2019, yang diduga melibatkan mantan Kepala Desa Lola M. Saleh Abu, terus diusut Kejari Kota Todore Kepulauan.

Saat dikonfirmasi awak media via WhatsApp, Rabu (16/09) Prima salah satu penyidik Kejari Tikep menyampaikan bahwa kasus dugaan penyalahgunaan Dana Desa tahun 2019 Desa Lola Kec. Oba Tengah, masih terus diproses.

Sejauh ini kata Prima, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan, guna mengumpulkan bukti-bukti dan terus melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, terkait dengan kasus dugaan korupsi ini.

“Untuk saksi sudah lebih dari sepuluh orang diperiksa dan barang buktinya pun sudah terkumpul, tinggal menunggu proses lanjutan.” ungkapnya

Prima bilang, jika penyelidikan sudah selesai dan terdapat permulaan bukti yang cukup, maka tahapannya akan ditingkatkan ke-penyidikan.

“Lalu hasilnya akan ditetapkan siapa yang akan dijadikan tersangka,” terangnya.

Sekedar diketahui bahwa dugaan penyalahgunaan DD Desa Lola tahap dua tahun 2019 ini, telah dilaporkan ke-Kejari Tikep oleh Ketua dan Anggota BPD Desa Lola Kec. Oba Tengah pada bulan Juli 2020 kemarin.

Dugaan kasus penyalahgunaan Dana Desa (DD) Desa Lola tahap dua tahun 2019 ini senilai Rp. 460.000.000, dan kasus ini diduga melibatkan mantan Kepala Desa Lola M. Saleh Abu.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...