Paslon Helmi-La Ode: Halsel Sebagai Kota Budaya

Labuha — Ajang Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah serentak tahun 2020 menjadi ajang curah gagasan visi dan misi demi kemajuan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Dalam masa tahapan Kampanye, Pasangan Calon (Paslon) Helmi Umar Muchsin dan La Ode Arfan yang diusung Partai Nasdem dan Partai Hanura serta dukungan dari Partai Non sheat yakni, Partai Gelora lebih memilih banyak berinteraksi langsung dengan Masyarakat guna, mendengar dan menyerap aspirasi serta keluhan dari Masyarakat Halmahera Selatan untuk lima tahun ke depan.

Mengedepankan politik gagasan, Helmi-La Ode jadikan kebutuhan dasar seperti Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur jalan dan jembatan menjadi prioritas utama jika, dipercayakan oleh Masyarakat, untuk memimpin Kabupaten Halmahera Selatan lima Tahun ke depan.

Selain kebutuhan dasar, Kearifan lokal Budaya menjadi prioritas Palson Helmi-La Ode serta menjadikan Pulau Bacan sebagai Kota Budaya.

Helmi Umar Muchsin ketika menyampaikan orasi Politik kepada Masyarakat Mandioli jika, kelak terpilih dan diamanatkan oleh masyarakat Halmahera Selatan maka, dirinya yang notabene memiliki garis keturunan Kesultanan Bacan bertekad untuk memanfaatkan cagar-cagar Budaya sejarah yang sudah ada semisal Benteng Barnaveld, Rumah Kuning, Rumah Barangka Dolong dan masih banyak lagi untuk kegiatan-kegiatan seni/budaya yang memberikan ruang kepada anak muda/generasi milenial untuk berkreasi.

“Libatkan mereka para generasi muda. Dengan demikian semakin mendekatkan mereka kepada akar budaya serta ketertarikan pada sejarah kejayaan daerah Kesultanan Bacan di masa lalu maupun peninggalan sejarah yang saat ini sudah mulai hilang di telan zaman,” ungkap Pria murah senyum ini.

Ia pun menambahkan, jika kelak Halmahera Selatan berkembang dan sudah terkenal dengan eventnya Seni/Budaya maka, akan menjadi salah satu alasan bagi orang yang di luar Halsel untuk datang berkunjung. Sehingga dengan sendirinya akan mendorong iklim Pariwisata berkembang degan baik dan berpengaruh secara langsung bagi perekonomian daerah. Jadi tidak selalu yang ditawarkan hanya sebatas panorama alamnya saja.

“Kami sangat terkesan dengan sejarah Benteng Barnaveld sebagai benteng bersejarah yang memiliki nilai strategis di masa lampau sehingga diperebutkan oleh Bangsa Portugis, Spanyol serta Belanda berikut bangunannya. Spacenya cukup memadai untuk dijadikan tempat penyelenggaraan event Budaya/Seni. Daripada dibiarkan terbengkalai dan menjadi bangunan usang tak bernilai. Bahkan ada penduduk lokal yang sampai menyebutnya bangunan tara model!..Sayang sekali,” Tukasnya.

Reporter : Akbar Ahad

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Ike Sebut SPSI Malut Bakal Kawal Hak-hak Korban...

Ternate -- Pimpinan Daerah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD-SPSI) Maluku Utara (Malut), menyikapi insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Ketua...

Siap-Siap, Guru yang ‘Lompat’ Duduki Jabatan Struktural Bakal...

Labuha - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bakal mengembalikan sejumlah pegawai fungsional (guru) yang saat ini menduduki jabatan struktural disejumlah SKPD, baik Eselon II, III dan IV,...

Soal Tunggakan 1 Milyar di PDAM, Pemkot Ternate...

Ternate -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate masih menunggak pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) kurang lebih 1 Milyar. Tunggakan tersebut terjadi saat Pemkot Ternate menempati X-Kantor Gubernur. Walikota Ternate M....

Langkah Cepat Nakertrans Malut Selidiki Insiden Kebakaran di...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Selasa, 15 Juni 2021 kemarin, menelan korban luka bakar sebanyak 6 orang karyawannya. Insiden ini langsung...

Usai dilantik Ramli Tidore nyatakan PKS siap bantu...

Sanana -- Acara Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus MPD, DPD dan DED, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kab. Pulau Taliabu (Pultab) yang di...

Babinsa Bajo, PAM Kunker Wabup Kepsul

Sanana -- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bajo-Kec. Sanana Utara, Koptu. Arifin Kemhay, baru-baru ini melakukan Pengamanan (PAM) bersama Bhabinkamtibmas dan Petugas lainnya, mengawal Kunjungan Kerja (Kunker-red) Wakil Bupati (Wabup)...

LSM LIRA Malut Mengutuk Keras Pemukulan Wartawan Binpers...

Ternate -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA) Maluku Utara (Malut), mengutuk keras tindakan pemukulan terhadap salah satu wartawan Berita Investigasi Nasional (Binpers) Biro Maluku Utara. Ketua LSM...

EGP dengan teguran Gubernur, Ningsih terus lakukan Pergantian

Sanana -- Anjing menggongong Kafilah tetap berlalu menjadi pribahasa yang tepat untuk menggambarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dibawah Kepemimpinan Kepala Daerah (Bupati-red) Fifian Adeningsih Mus. Bagaimana tidak,...

F-Demokrat DPRD Kepsul, ingatkan Bupati Penyerapan DAK 2021

Sanana -- Fraksi Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul), mengingatkan Bupati Kepsul, Fifian Adeningsih Mus terkait penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021. Melalui Sekretaris Ajis...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

ARTIKEL TERKAIT

Paslon Helmi-La Ode: Halsel Sebagai Kota Budaya

Labuha — Ajang Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah serentak tahun 2020 menjadi ajang curah gagasan visi dan misi demi kemajuan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Dalam masa tahapan Kampanye, Pasangan Calon (Paslon) Helmi Umar Muchsin dan La Ode Arfan yang diusung Partai Nasdem dan Partai Hanura serta dukungan dari Partai Non sheat yakni, Partai Gelora lebih memilih banyak berinteraksi langsung dengan Masyarakat guna, mendengar dan menyerap aspirasi serta keluhan dari Masyarakat Halmahera Selatan untuk lima tahun ke depan.

Mengedepankan politik gagasan, Helmi-La Ode jadikan kebutuhan dasar seperti Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur jalan dan jembatan menjadi prioritas utama jika, dipercayakan oleh Masyarakat, untuk memimpin Kabupaten Halmahera Selatan lima Tahun ke depan.

Selain kebutuhan dasar, Kearifan lokal Budaya menjadi prioritas Palson Helmi-La Ode serta menjadikan Pulau Bacan sebagai Kota Budaya.

Helmi Umar Muchsin ketika menyampaikan orasi Politik kepada Masyarakat Mandioli jika, kelak terpilih dan diamanatkan oleh masyarakat Halmahera Selatan maka, dirinya yang notabene memiliki garis keturunan Kesultanan Bacan bertekad untuk memanfaatkan cagar-cagar Budaya sejarah yang sudah ada semisal Benteng Barnaveld, Rumah Kuning, Rumah Barangka Dolong dan masih banyak lagi untuk kegiatan-kegiatan seni/budaya yang memberikan ruang kepada anak muda/generasi milenial untuk berkreasi.

“Libatkan mereka para generasi muda. Dengan demikian semakin mendekatkan mereka kepada akar budaya serta ketertarikan pada sejarah kejayaan daerah Kesultanan Bacan di masa lalu maupun peninggalan sejarah yang saat ini sudah mulai hilang di telan zaman,” ungkap Pria murah senyum ini.

Ia pun menambahkan, jika kelak Halmahera Selatan berkembang dan sudah terkenal dengan eventnya Seni/Budaya maka, akan menjadi salah satu alasan bagi orang yang di luar Halsel untuk datang berkunjung. Sehingga dengan sendirinya akan mendorong iklim Pariwisata berkembang degan baik dan berpengaruh secara langsung bagi perekonomian daerah. Jadi tidak selalu yang ditawarkan hanya sebatas panorama alamnya saja.

“Kami sangat terkesan dengan sejarah Benteng Barnaveld sebagai benteng bersejarah yang memiliki nilai strategis di masa lampau sehingga diperebutkan oleh Bangsa Portugis, Spanyol serta Belanda berikut bangunannya. Spacenya cukup memadai untuk dijadikan tempat penyelenggaraan event Budaya/Seni. Daripada dibiarkan terbengkalai dan menjadi bangunan usang tak bernilai. Bahkan ada penduduk lokal yang sampai menyebutnya bangunan tara model!..Sayang sekali,” Tukasnya.

Reporter : Akbar Ahad

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...