Diduga, Kades Padang Manipulasi DD untuk Kepentingan Pribadi

Taliabu — Masyarakat Desa Padang kecamatan Taliabu Utara sebut Kadesnya memanipulasi Dana Dase (DD) untuk kepentingan pribadi.

Kepada media ini, Masran, warga Desa Padang, mengaku bahwa aparat desa dan imam serta staf sara sudah satu tahun tidak terima tunjangan atau gaji

“Kami menduga kades Padang memainkan aggaran dana desa, sebab sampai saat ini staf sara dan aparat desa sudah tidak terimah gaji kurang lebih satu tahun,” ucapnya.

Senada, Pemuda desa Padang yang enggan disebutkan namanya juga mengungkapkan hal yang sama terkait pos anggaran pemuda yang tidak diberikan oleh kades Padang

“Kami tidak lagi menerima pos Pemuda dalam anggaran Dana Desa, padahal kami tahu kalah pos pemuda itu 50 juta pertahunnya sehingga kalau untuk kebutuhan pemuda kami sulit,” keluhnya

Sementara, Saida Piter, seorang ibu rumah tangga mengaku dirinya belum juga menerima bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) hingga saat ini

“Kami penerima BLT di desa Padang baru menerima BLT satu kali ditahap pertama, namun 2 tahap di semester pertama berjumlah 1.200.000 belum terima, kemudian juga di semester ke 2 tiga tahap sebesar Rp. 900.000 belum juga kami terima,” akunya

Saida bilang, ketika ditanyakan kepada kades, ia menjawab nanti dan nanti

“Saat kami tanyakan kades hanya menjanjikan dengan kalimat nanti dan nanti,” cetusnya

Saida mengharapkan agar hal ini secepatnya diselesaikan karena itu hak masyarakat dan tak segan-segan ia akan melaporkan ke pihak berwajib.

“Itu hak kami yang harus kami terima jadi kalau tidak diberikan kami akan lapor ke pihak berwajib,” ucapnya dengan nada marah

Untuk diketahui, sesuai dengan Peraturan Mentri Keuangan (PMK) nomor 50/PMK.07/2020 tentang perubahan kauda di atas 205/PMK.07/20219 tentang pengelolaan Dana Desa, Harusnya Kepala Desa sudah membayarkan BLT kepada masyarakat tepat pada bulan Oktober 2020.

Masyarakat juga di tuntut agar melaporkan oknom kades ketika tidak menyalurkan BLT ke masyarakat sesuai instruksi Presiden Joko Widodo

Sementara itu, hingga berita ini dipublis Kades Padang, Rinto, belum dapat dikonfirmasi.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Ike Sebut SPSI Malut Bakal Kawal Hak-hak Korban...

Ternate -- Pimpinan Daerah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD-SPSI) Maluku Utara (Malut), menyikapi insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Ketua...

Siap-Siap, Guru yang ‘Lompat’ Duduki Jabatan Struktural Bakal...

Labuha - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bakal mengembalikan sejumlah pegawai fungsional (guru) yang saat ini menduduki jabatan struktural disejumlah SKPD, baik Eselon II, III dan IV,...

Soal Tunggakan 1 Milyar di PDAM, Pemkot Ternate...

Ternate -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate masih menunggak pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) kurang lebih 1 Milyar. Tunggakan tersebut terjadi saat Pemkot Ternate menempati X-Kantor Gubernur. Walikota Ternate M....

Langkah Cepat Nakertrans Malut Selidiki Insiden Kebakaran di...

Sofifi -- Insiden terbakarnya tungku smelter PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Selasa, 15 Juni 2021 kemarin, menelan korban luka bakar sebanyak 6 orang karyawannya. Insiden ini langsung...

Usai dilantik Ramli Tidore nyatakan PKS siap bantu...

Sanana -- Acara Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus MPD, DPD dan DED, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Kab. Pulau Taliabu (Pultab) yang di...

Babinsa Bajo, PAM Kunker Wabup Kepsul

Sanana -- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bajo-Kec. Sanana Utara, Koptu. Arifin Kemhay, baru-baru ini melakukan Pengamanan (PAM) bersama Bhabinkamtibmas dan Petugas lainnya, mengawal Kunjungan Kerja (Kunker-red) Wakil Bupati (Wabup)...

LSM LIRA Malut Mengutuk Keras Pemukulan Wartawan Binpers...

Ternate -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA) Maluku Utara (Malut), mengutuk keras tindakan pemukulan terhadap salah satu wartawan Berita Investigasi Nasional (Binpers) Biro Maluku Utara. Ketua LSM...

EGP dengan teguran Gubernur, Ningsih terus lakukan Pergantian

Sanana -- Anjing menggongong Kafilah tetap berlalu menjadi pribahasa yang tepat untuk menggambarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dibawah Kepemimpinan Kepala Daerah (Bupati-red) Fifian Adeningsih Mus. Bagaimana tidak,...

F-Demokrat DPRD Kepsul, ingatkan Bupati Penyerapan DAK 2021

Sanana -- Fraksi Demokrat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Sula (Kepsul), mengingatkan Bupati Kepsul, Fifian Adeningsih Mus terkait penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021. Melalui Sekretaris Ajis...

BERITA UTAMA

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...

ARTIKEL TERKAIT

Diduga, Kades Padang Manipulasi DD untuk Kepentingan Pribadi

Taliabu — Masyarakat Desa Padang kecamatan Taliabu Utara sebut Kadesnya memanipulasi Dana Dase (DD) untuk kepentingan pribadi.

Kepada media ini, Masran, warga Desa Padang, mengaku bahwa aparat desa dan imam serta staf sara sudah satu tahun tidak terima tunjangan atau gaji

“Kami menduga kades Padang memainkan aggaran dana desa, sebab sampai saat ini staf sara dan aparat desa sudah tidak terimah gaji kurang lebih satu tahun,” ucapnya.

Senada, Pemuda desa Padang yang enggan disebutkan namanya juga mengungkapkan hal yang sama terkait pos anggaran pemuda yang tidak diberikan oleh kades Padang

“Kami tidak lagi menerima pos Pemuda dalam anggaran Dana Desa, padahal kami tahu kalah pos pemuda itu 50 juta pertahunnya sehingga kalau untuk kebutuhan pemuda kami sulit,” keluhnya

Sementara, Saida Piter, seorang ibu rumah tangga mengaku dirinya belum juga menerima bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) hingga saat ini

“Kami penerima BLT di desa Padang baru menerima BLT satu kali ditahap pertama, namun 2 tahap di semester pertama berjumlah 1.200.000 belum terima, kemudian juga di semester ke 2 tiga tahap sebesar Rp. 900.000 belum juga kami terima,” akunya

Saida bilang, ketika ditanyakan kepada kades, ia menjawab nanti dan nanti

“Saat kami tanyakan kades hanya menjanjikan dengan kalimat nanti dan nanti,” cetusnya

Saida mengharapkan agar hal ini secepatnya diselesaikan karena itu hak masyarakat dan tak segan-segan ia akan melaporkan ke pihak berwajib.

“Itu hak kami yang harus kami terima jadi kalau tidak diberikan kami akan lapor ke pihak berwajib,” ucapnya dengan nada marah

Untuk diketahui, sesuai dengan Peraturan Mentri Keuangan (PMK) nomor 50/PMK.07/2020 tentang perubahan kauda di atas 205/PMK.07/20219 tentang pengelolaan Dana Desa, Harusnya Kepala Desa sudah membayarkan BLT kepada masyarakat tepat pada bulan Oktober 2020.

Masyarakat juga di tuntut agar melaporkan oknom kades ketika tidak menyalurkan BLT ke masyarakat sesuai instruksi Presiden Joko Widodo

Sementara itu, hingga berita ini dipublis Kades Padang, Rinto, belum dapat dikonfirmasi.

--

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Ningsih diperintahkan kembalikan posisi 57 Pejabat di Pemkab...

QS Al-Baqarah Ayat 153 : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ "Wahai orang-orang yang...