Soal Pembatalan Haji 1442 H/2021 M, Ini Penjelasan Kakanwil Kemenag Malut

Sofifi — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku Utara (Kakanwil Kemenag Malut), H. Sarbin Sehe menghadiri dialog interaktif yang diselenggarakan oleh RRI Cabang Ternate dalam acara Dinamika Maluku Utara dengan topik pembatalan keberangkatan jamaah haji 1442 H/2021 M, Jum’at (04/06).

Hadir pula, Kakankemenag Kota Ternate Amir Tomagola dan Kakankemenag Pulau Taliabu H. Nasarudin Aly.

Dalam keterangan tertulis yang di terima awak media malalui Humas kanwil kemenag, Kakanwil Kemenag Malut mengatakan, pemerintah pusat melalui Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) telah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah calon haji 1442 H/2021M.

“Kita semua tentunya merasa sedih karena tahun ini keberangkatan jemaah haji kembali ditunda, keputusan ini memang pahit rasanya, namun kita yakini keputusan yang ditetapkan merupakan keputusan terbaik, keputusan yang diambil pemerintah merupakan jaminan keselamatan dan kesehatan jemaah calon haji,” kata Kakanwil.

Kakanwil pun kembali menegaskan, keputusan menteri agama nomor 660 tahun 2021 tentang tidak diberangkatkan jemaah haji semata-mata karena pandemi Covid-19, oleh karena itu, lanjut Beliau, masyarakat terutama jemaah calon haji agar tidak mudah menerima informasi-informasi yang diragukan kebenaranya.

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA

Kakanwil menuturkan, setiap informasi yang berkaitan dengan haji akan terus di update melalui kantor Kemenag kabupaten/kota.

“Kita memang perlu media sosial, elektronik, dan media cetak dalam rangka mendapatkan informasi, namun informasi yang didapatkan perlu konsultasi dan di koordinasikan sehingga dapat dipastikan kebenaranya,” tambah Kakanwil.

Kakanwil juga menyampaikan, pembatalan keberangkatan haji berlaku untuk semua jenis kuota baik kuota reguler, kuota khusus, maupun kuota lainya, sementara itu kuota untuk tahun 2020 yang gagal berangkat ditahun yang sama dan tahun 2021 dipastikan berangkat di tahun 2022 ketika pemerintah Arab Saudi telah membuka layanan haji untuk Indonesia.

“Bagi jemaah calon haji yang telah melunasi Biaya Penyelenggaran Ibadah Haji (BPIH) dipersilahkan jika ingin menarik atau mengambil dana terebut,” imbuhnya

Namun Kakanwil berharap kepada seluruh jamaah sebaiknya tidak perlu menarik dana tersebut seingga pada waktu keberangkatan tidak muncul kendala-kendala yang kaitanya dengan BPIH.

__

Iklan Layanan

Komentar disini

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Satu Karyawan PT IWIP Meninggal Dunia, SPSI Bakal...

Sofifi -- Satu karyawan yang merupakan korban pada insiden ledakan tungku Smelter A PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, dinyatakan telah menghembuskan napas...

Kadis Tersangka, simak Komentar mereka Eks. Kadisdik Sula

Sanana -- Permasalahan Hukum yang tengah dihadapi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kepulauan Sula (Kepsul), Rifai Haitami, mendapat komentar beragam dari ASN Senior yang pernah juga menjabat sebagai Kadisdik Kepsul. Rifai...

Berkas Perkara menuju P21, Pelapor berharap Kadisdik Sula...

Sanana -- Berkas Kasus dugaan Pengancaman lewat media Elektronik yang dilaporkan oleh Saudara La Onyong Ode Ali alias Nyong alias Ongen dengan Terlapor Saudara Rifai Haitami alias Kafu, Oknum...

Bupati Sula atau Ajudannya yang berbohong, ini Kronologisnya

Sanana -- Polemik Surat Gubernur Maluku Utara (Malut) Abd. Gani Kasuba melalui Sekprov yang ditujukan kepada Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) mulai mendapatkan titik terang. Infomasi yang berhasil dihimpun...

Soal Surat dari Sekprov, Kader Nasdem menduga Bupati...

Sanana -- Pernyataan Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus (FAM) yang menyatakan bahwa belum menerima surat dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Drs. Hasanuddin Abdul Kadir, menuai tanggapan...

Kompak dengan Jersey Kuning Golkar, Bupati FAM terima...

Sanana -- Berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu-Sanana, sekilas orang mengira ini adalah acara Partai Golkar, setelah mendekat perkiraan itu keliru, karena ini adalah acara Vaksinasi Covid-19 ke dua...

Kota Ternate Bakal Punya Pasar Hewan, Ini Rencana...

Ternate – Dinas Pertanian Kota Ternate berencana membangun pasar  hewan di Kelurahan Sulamadaha kecamatan Ternate Barat, di Tahun 2021. Hal ini dianggap sangat penting guna mengatur dan menertibkan para...

Misteri Surat Sekprov ke Bupati Sula, siapa yang...

Sanana -- Baru-baru ini diacara Pelantikan dan Rakerda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD. Kepulauan Sula (Kepsul) dan Pulau Taliabu (Pultab) Rabu 16/6/2021, Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus, mengeluarkan pernyataan...

Ali Kembali Pimpin Dinas PUPR, Dahrun Tetap Dalam...

Labuha – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, kembali melakukan pergantian ditingkat Pimpinan SKPD. Kali ini Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dahrun Kasuba harus...

BERITA UTAMA

ARTIKEL TERKAIT

Soal Pembatalan Haji 1442 H/2021 M, Ini Penjelasan Kakanwil Kemenag Malut

Sofifi — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku Utara (Kakanwil Kemenag Malut), H. Sarbin Sehe menghadiri dialog interaktif yang diselenggarakan oleh RRI Cabang Ternate dalam acara Dinamika Maluku Utara dengan topik pembatalan keberangkatan jamaah haji 1442 H/2021 M, Jum’at (04/06).

Hadir pula, Kakankemenag Kota Ternate Amir Tomagola dan Kakankemenag Pulau Taliabu H. Nasarudin Aly.

Dalam keterangan tertulis yang di terima awak media malalui Humas kanwil kemenag, Kakanwil Kemenag Malut mengatakan, pemerintah pusat melalui Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) telah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah calon haji 1442 H/2021M.

“Kita semua tentunya merasa sedih karena tahun ini keberangkatan jemaah haji kembali ditunda, keputusan ini memang pahit rasanya, namun kita yakini keputusan yang ditetapkan merupakan keputusan terbaik, keputusan yang diambil pemerintah merupakan jaminan keselamatan dan kesehatan jemaah calon haji,” kata Kakanwil.

Kakanwil pun kembali menegaskan, keputusan menteri agama nomor 660 tahun 2021 tentang tidak diberangkatkan jemaah haji semata-mata karena pandemi Covid-19, oleh karena itu, lanjut Beliau, masyarakat terutama jemaah calon haji agar tidak mudah menerima informasi-informasi yang diragukan kebenaranya.

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA